MANAGED BY:
SELASA
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 24 Desember 2018 08:54
ABG Ilegal Akan Dideportasi
NUGRAHA AGUSTIAN. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, IMIGRASI Kelas II Nunukan akan memulangkan anak perempuan di bawah umur berkewarganegaraan Malaysia yang diamankan di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Jumat (14/12) lalu.

Anak baru gede (ABG) berinisial DD tersebut akan diberikan akuan cemas atau paspor sekali jalan dari Konsulat Jenderal Malaysia. Sehingga, DD pun akan dipulangkan ke Tawau melalui Pelabuhan Nunukan hari ini.

Kepala Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian (Lalintalkim) Imigrasi Kelas II Nunukan, Nugraha Agustian mengatakan, pemulangan dilakukan setelah atase Imigrasi pada Konsulat Jenderal Malaysia di Pontianak memberikan informasi akan datang ke Imigrasi Nunukan untuk bertemu DD hari ini. 

“Ya, rencananya besok (hari ini, Red) setelah dikunjungi perwakilan dari Konsulat Malaysia, yang bersangkutan akan langsung kami deportasi,” ungkap Nugraha ketika dikonfirmasi, kemarin (21/12).

Dijelaskan Nugraha, sebelum mengambil keputusan memulangkan DD, yang bersangkutan sudah melalui proses pemeriksaan. Setidaknya DD sempat ditahan selama tujuh hari hingga akhirnya dipulangkan hari ini.

Sebelumnya, orangtua DD sudah mengunjungi anaknya di Imigrasi Kelas II Nunukan. Namun, DD belum bisa dipulangkan jika tidak memiliki paspor sekali jalan dari Konsulat Jendral Malaysia. Untuk itu, mereka pun tidak keberatan menunggu acuan cemas dari pihak Malaysia.

“Jadi akan langsung kami serahkan kepada Konsulat Jendral Malaysia dan pemulangan mereka pun juga didampingi mereka (Konsulat Jendral Malaysia, Red),” beber Nugraha.

Sebelumnya DD terpaksa diamankan pihak kepolisian lantaran masuk ke Nunukan secara ilegal. Tujuan anak berumur 14 tahun tersebut ternyata hanya berniat melihat-lihat atau sekadar jalan-jalan. Dirinya hanya dibekali Identity Card (ID) atau kartu indentitas penduduk Malaysia tanpa adanya paspor.

DD masuk ke Nunukan bersama temannya seorang Warga Negara Indonesia (WNI). Ia sendiri memang tidak tahu jika hendak ke Nunukan sebagai WNA, harus memiliki dokumen seperti paspor. (raw/ana)

 


BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 13:04

Nama Fasum dan Jalan Mulai Dilirik Pemerintah

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan akhirnya tergerak memberikan nama…

Senin, 20 Mei 2019 13:03

Renovasi Pasar Inhutani Disarankan Lewat CSR Perusahaan

NUNUKAN – Meskipun sebagai pusat distributor pangan di Kabupaten Nunukan.…

Senin, 20 Mei 2019 12:59

Ditinggal ke ATM, Anak Dicabuli Tamu

NUNUKAN – Entah apa yang dipikirkan AR (38)  sehingga tega…

Senin, 20 Mei 2019 11:16

Perindo Akui Terlambat Serahkan LPDK

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kembali menggelar sidang lanjutan…

Senin, 20 Mei 2019 11:15

Ditinggal Beli Takjil, Rumah Ludes Terbakar

NUNUKAN – Insiden kebakaran terjadi lagi pasca insiden kebakaran hutan…

Sabtu, 18 Mei 2019 09:45

Empat Hektare Lahan Ludes

NUNUKAN – Momen Ramadan, kebakaran lahan dan hutan (karhutla) kembali…

Sabtu, 18 Mei 2019 09:42

Pertengahan Ramadan, Pekerja Migran Indonesia Tetap Dideportasi dari Malaysia

NUNUKAN – Meski menghadapi bulan Ramadan, Pemerintah Malaysia tetap memulangkan…

Sabtu, 18 Mei 2019 09:39

Di Kabupaten Ini, Untuk Gaji Ke-13 dan THR Butuh Rp 13 Miliar

NUNUKAN – Gaji ke-13 dan tunjangan hari raya (THR), dipastikan…

Jumat, 17 Mei 2019 10:34

Bupati Pastikan Kenaikan Harga Masih Wajar

NUNUKAN – Beberapa harga sembilan bahan pokok (sembako) selama Ramadan…

Jumat, 17 Mei 2019 10:34

Nusron Pastikan Penanganan TKI Tak Bebankan Keuangan Daerah

NUNUKAN – Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*