MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 24 Desember 2018 08:54
ABG Ilegal Akan Dideportasi
NUGRAHA AGUSTIAN. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, IMIGRASI Kelas II Nunukan akan memulangkan anak perempuan di bawah umur berkewarganegaraan Malaysia yang diamankan di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Jumat (14/12) lalu.

Anak baru gede (ABG) berinisial DD tersebut akan diberikan akuan cemas atau paspor sekali jalan dari Konsulat Jenderal Malaysia. Sehingga, DD pun akan dipulangkan ke Tawau melalui Pelabuhan Nunukan hari ini.

Kepala Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian (Lalintalkim) Imigrasi Kelas II Nunukan, Nugraha Agustian mengatakan, pemulangan dilakukan setelah atase Imigrasi pada Konsulat Jenderal Malaysia di Pontianak memberikan informasi akan datang ke Imigrasi Nunukan untuk bertemu DD hari ini. 

“Ya, rencananya besok (hari ini, Red) setelah dikunjungi perwakilan dari Konsulat Malaysia, yang bersangkutan akan langsung kami deportasi,” ungkap Nugraha ketika dikonfirmasi, kemarin (21/12).

Dijelaskan Nugraha, sebelum mengambil keputusan memulangkan DD, yang bersangkutan sudah melalui proses pemeriksaan. Setidaknya DD sempat ditahan selama tujuh hari hingga akhirnya dipulangkan hari ini.

Sebelumnya, orangtua DD sudah mengunjungi anaknya di Imigrasi Kelas II Nunukan. Namun, DD belum bisa dipulangkan jika tidak memiliki paspor sekali jalan dari Konsulat Jendral Malaysia. Untuk itu, mereka pun tidak keberatan menunggu acuan cemas dari pihak Malaysia.

“Jadi akan langsung kami serahkan kepada Konsulat Jendral Malaysia dan pemulangan mereka pun juga didampingi mereka (Konsulat Jendral Malaysia, Red),” beber Nugraha.

Sebelumnya DD terpaksa diamankan pihak kepolisian lantaran masuk ke Nunukan secara ilegal. Tujuan anak berumur 14 tahun tersebut ternyata hanya berniat melihat-lihat atau sekadar jalan-jalan. Dirinya hanya dibekali Identity Card (ID) atau kartu indentitas penduduk Malaysia tanpa adanya paspor.

DD masuk ke Nunukan bersama temannya seorang Warga Negara Indonesia (WNI). Ia sendiri memang tidak tahu jika hendak ke Nunukan sebagai WNA, harus memiliki dokumen seperti paspor. (raw/ana)

 


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:21

Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, putra asal Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai…

Kamis, 21 Maret 2019 10:41

Narkoba Ancaman Terbesar di Perbatasan

NUNUKAN – Sebagai wilayah perbatasan, Kabupaten Nunukan menjadi salah satu…

Kamis, 21 Maret 2019 10:39

Masih Sering Terjadi, DLH Klaim Sudah Mengimbau

NUNUKAN – Menghadapi maraknya pembakaran hutan dan lahan, yang sebelumnya…

Rabu, 20 Maret 2019 17:12

Baku Tembak dengan KKSB, Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, Putra Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai salah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…

Rabu, 20 Maret 2019 10:46

25 Maret, Terbang Perdana ke Krayan

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang tujuan Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 20 Maret 2019 10:43

Terlambat, Bupati Tegur ASN di Acara Musrenbang

NUNUKAN – Sikap dan tingkah laku aparatur sipil negara (ASN)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Data KPM Tak Menjadi Dasar Penyaluran LPG 3 Kg

NUNUKAN – Meskipun diklaim tak langka, keberadaan Liquefied Petroleum Gas…

Rabu, 20 Maret 2019 10:38

Persediaan Air Bersih PDAM Menipis

NUNUKAN – Persediaan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum…

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*