MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 24 Desember 2018 08:47
Datangi Sekolah, Ajak Pemilih Pemula

Penyandang Disabilitas Punya Hak Memilih

SOSIALISASI: KPU Tana Tidung belum lama ini menggelar sosialisasi kepada pemilih pemula di beberapa sekolah tingkat menengah (SMA) yang ada di Kabupaten Tana Tidung. RIKO / RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG - Potensi pemilih pemula dan pemuda yang cukup besar, diharapkan bisa menyumbang suara dalam pesta demokrasi Indonesia pada 2019 mendatang. Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Tidung memberikan sosialisasi pemilihan umum kepada pemilih pemula kepada seluruh siswa-siswi SMA.

“Peserta diajak untuk memahami esensi dari potensi besar suara pemilih pemula dan muda dalam proses demokrasi. Apalagi, khususnya di Kabupaten Tana Tidung, jumlah pemilih muda lumayan bnyak,”  ungkap Hendra Wahyudi, Divisi Teknis pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Tidung (KTT).

Para peserta juga merasa antusias mengikuti kegiatan sosialisasi pemilu ini. Mereka mengaku jadi tahu proses pemilihan, dari mulai masuk tempat pemungutan suara, mencoblos, sampai akhir pemilihan. Bahkan, mereka menyatakan pasti memilih setelah diberi pemahaman pemilu. “Saya berharap jika para pemimpin dan wakil rakyat yang terpilih bisa bebas dari korupsi,” ujar Rani (18), salah seorang siswa yang ditemui media ini, Jumat (21/12).

Sementara itu, Divisi Program dan Data pada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kabupaten Tana Tidung (KTT), Asbullah mengatakan, selain pemilih pemula, juga menyasar pemilih pemula penyandang disabilitas. Menurutnya, pendidikan politik kepada pemilih pemula penyandang disabilitas ini bertujuan agar kaum disabilitas paham hak-haknya sebagai pemilih. Sehingga, mereka aktif menyalurkan hak pilih pada pemilu 2019.

“Mereka (Siswa-siswi) sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT)) Kabupaten Tana Tidung. Untuk itu, pendidikan ini perlu diberikan kepada mereka agar tahu hak-hak mereka sebagai pemilih. Dengan demikian, nanti tingkat partisipasi pemilih utamanya pemilih pemula juga akan meningkat,” jelas Asbullah kepada Radar Tarakan, Jumat (21/12).

Kepada siswa dan siswi Tana Tidung, KPU mengenalkan siapa saja peserta pemilu. Baik pemilu presiden maupun pemilu legislatif. KPU juga nantinya akan menggandeng penerjemah untuk memudahkan komunikasi dengan pemilih pemula penyandang disabilitas dengan catatan jika ada penyandang disabilitas.

“Kami mengenalkan peserta pemilu serta bagaimana tahapan menyalurkan hak pilih. Tidak ada kesulitan karena jika memang ada penyandang disabilitas nantinya kami juga akan mengandeng penerjemah,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, hak politik penyandang disabilitas di Indonesia dilindungi oleh pasal 13 huruf g Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Aturan itu menyebutkan, kelompok disabilitas berhak memeroleh akses pada sarana dan prasarana penyelenggaraan pemilihan umum, pemilihan kepala daerah, bahkan pemilihan kepala desa.(*/rko/zia)

 

 

 


BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 15:28

Lebih Langsing dengan Berenang

<p>Berenang termasuk olahraga yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan orang lebih menganggap olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*