MANAGED BY:
RABU
20 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 21 Desember 2018 11:32
Oknum Polisi Dituntut 14 Tahun Penjara

Terlibat Perkara Narkotika

DITUNTUT: Sidang tuntutan terdakwa Silaban yang berlangsung di PN Tarakan kemarin (20/12). ELIAZAR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, class="m-494033905810173616ydpa1adf97dmsonormal">TARAKAN – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut kepada majelis hakim untuk memberikan hukuman terhadap oknum polisi yaitu Sidarto Silaban, dengan 14 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 1 bulan kurungan.

Sidang dengan agenda pembacaan vonis penuntutan tersebut berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan kemarin (20/12) dan tuntutan langsung dibacakan oleh JPU Muhammad Junaidi.

Mendengar tuntutan JPU, Silaban langsung menunduk setelah mengetahui ia tuntut 14 tahun penjara. Dalam tuntutannya, JPU mengungkapkan bahwa terdakwa terbukti sesuai yang didakwa yaitu melanggar pasal 114 ayat (2) junto pasal 132 ayat (1) Undang undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Terhadap terdakwa adapun hal-hal yang memberatkan yaitu terdakwa tidak mendukung pemerintah dalam pemberantasan narkoba,” ungkap Junaidi.

Kemudian profesi terdakwa juga yang seorang anggota Polri yang seharusnya ikut memberantas narkotika, namun masih terlibat narkotika juga menjadi salah satu hal yang memberatkan bagi terdakwa. Selama persidangan juga terdakwa dianggap JPU selalu memberikan keterangan yang terbelit-belit. “Untuk sidang selanjutnya akan dilakukan pada 27 Desember mendatang. Tapi, masa tahanannya masih lama karena ada perpanjangan Pengadilan Tinggi sampai Januari,” tuturnya.

Sementara itu, terdakwa melalui Darwis Manurung selaku Panasehat Hukum (PH) menyampaikan kepada Majelis Hakim yang diketuai Mahyudin Igo akan mengajukan pembelaan. “Kami akan ajukan pembelaan. Namun untuk tuntutan kan itu hak jaksa, meskipun dia mau tuntut seumur hidup. Namun terdakwa juga memiliki hak untuk minta bebas,” katanya.

Usai mengajukan pembelaan nantinya, pihaknya memberikan kewenangan penuh terhadap Majelis Hakim untuk memutuskan perkara tersebut. Dalam pembelaannya, selain akan melalui PH namun tidak menutup kemungkinan Silaban juga akan menyampaikan pembelaan secara lisan.

Lantaran masa tahanan sudah mau habis, Majelis Hakim pun memberikan PH untuk mengajukan pembelaan selama seminggu kedepannya. Meski hanya diberikan waktu satu minggu, namun Darwis mengatakan pihaknya akan mengupayakan pembelaan tersebut sudah siap hingga sepekan ke depannya. “Kami usahakan seminggu buat pembelaan, kalau tidak selesai ya minta waktu lagi,” tegasnya.

Untuk diketahui, Sudarto Silaban ditangkap di rumahnya April lalu. Penangkapan Silaban ini setelah Sat Reskoba Polres Tarakan melakukan penangkapan terhadap Santi dan suaminya, Asikin, di Jalan Kedondong RT. 01, Kelurahan Selumit Pantai. Dari tangan Santi dan Asikin, ditemukan barang bukti 20,57 gram sabu yang diakuinya dibeli dari Silaban seharga Rp15 juta. Di persidangan, Silaban membantah dan mengaku hanya ke rumah Santi untuk meminta jatah. (zar/ash)

 


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 11:40

Gas PGN Normal, Kok Listrik PLN Ngga Nyala-Nyala...

TARAKAN - PT Medco EP menjamin pekerja yang menjadi korban…

Selasa, 19 Maret 2019 11:38

Tak Ada Jaminan PLN Sampai Kapan Padam

SEHUBUNGAN dengan adanya insiden ledakan di Stasiun Pengumpul Gas Utama…

Selasa, 19 Maret 2019 11:35

Terdengar Letupan Usai Genset Mati

TARAKAN - Diduga adanya arus pendek listrik, satu rumah di…

Selasa, 19 Maret 2019 11:30

Sukses Ungkap 10 Kg Narkoba, Kapolres Beri Target Baru

KAPOLRES Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan mengapresiasi terhadap kinerja Satreskoba Polres…

Selasa, 19 Maret 2019 10:39

Sebagian Ekspor Masih Singgah Surabaya

TARAKAN- Meski ekspor plywood di Bumi Paguntaka saat ini telah…

Selasa, 19 Maret 2019 10:37

TNI Siap Bantu Polri Mengamankan Pemilu

TARAKAN – Komandan Kodim (Dandim) 0907 Tarakan  Letkol Inf Eko…

Selasa, 19 Maret 2019 10:33

Warga di Sini Harap Banget Pengaspalan Tahun Ini

TARAKAN - Jalan yang masih bertekstur tanah dan pasir selalu…

Senin, 18 Maret 2019 11:00

BLARRRR...!! Satu Pekerja Tewas di Stasiun G-8 Medco E&P

TARAKAN – Sudarman (35) dan Boy (40) berada di sekitar…

Senin, 18 Maret 2019 10:58

KUMAT LAGI..!! Pemadaman Listrik Bergiliran 4 Jam

PEMADAMAN yang direncanakan selama 14 jam meleset jauh dari jadwal…

Senin, 18 Maret 2019 10:57

14 Jam Gas PGN Terhenti

KEPOLISIAN masih melakukan penyelidikan terhadap ledakan di area Stasiun Pengumpul…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*