MANAGED BY:
RABU
19 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 20 Desember 2018 13:29
APBD KTT 2019 Ditetapkan Rp 748 M

Pemda Harus ‘Kencangkan Ikat Pinggang’

DISAHKAN: Bupati KTT H. Undunsyah dan DPRD KTT menyepakati APBD KTT 2019 sebesar Rp 748 miliar. RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – APBD KTT 2019 ditetapkan sebesar Rp 748 miliar. Angka tersebut mengalami peningkat dibanding APBD 2018 sebesar Rp 709 miliar.

Hal tersebut terungkap dalam rapat paripurna dengan tiga agenda yang digelar Rabu (19/12). Salah satunya rapat pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2019 menjadi Perda APBD 2019.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD KTT, Yapur Alatas dan dihadiri Bupati KTT, H. Undunsyah bersama para pejabat di lingkungan Pemkab KTT.

Dengan disahkannya APBD 2019, fraksi dalam pandangan akhirnya meminta pemerintah melakukan efisiensi dan efektivitas anggaran, agar proses pembangunan tetap berjalan maksimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, M Yunus Yakau mengatakan, sebisa mungkin anggaran yang telah disahkan diefektifkan dan diefisiensikan penggunaannya agar pekerjaan rumah (PR) seperti pemenuhan fasilitas umum yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Tentu konsekuensinya, banyak program-program lain ditunda.

Artinya, program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat akan menjadi prioritas pemerintah.

 “Seperti sarana air bersih, pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan berbagai persoalan peningkatan sumber daya manusia di bidang pendidikan dan kesehatan harus diprioritaskan, supaya masyarakat dapat terlayani dengan maksimal,"ujarnya.

Sebab dengan infrastruktur, kata dia, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat KTT yang saat ini sedang terpuruk terdampak minimnya APBD KTT beberapa tahun terakhir.

Lalu, pembangunan sekolah-sekolah yang jauh lebih baik agar dapat menghasilkan putra dan putri daerah yang dapat bersaing dengan SDM dari luar. Begitu pula dengan layanan kesehatan yang saat ini masih membutuhkan pembenahan maksimal, agar rujukan berobat keluar daerah dapat diminimalisir.

“Kesemua itu dapat dilakukan jika bisa melakukan efektifivitas dan efisiensi anggaran,” jelasnya.

 “Artinya tidak membangun yang sia-sia atau percuma,” sambungnya.

Dia pun menaruh harapan dengan anggaran yang ada, semua program pemerintah di 2019 dapat dituntaskan dengan baik, tepat guna, tepat sasaran.

Sebagai informasi, selain pengesahan APBD 2019, juga dilakukan penyampaian reses III masa sidang III, dan penandatangan kerja sama Konfirmasi Status Wajib Pajak (KWSP). (*/rko/ana)


BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 15:28

Lebih Langsing dengan Berenang

<p>Berenang termasuk olahraga yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan orang lebih menganggap olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*