MANAGED BY:
RABU
20 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 19 Desember 2018 13:33
Pasang Stiker di Kaca Mobil Akan Dikenakan Sanksi

Ganggu Jarak Pandang

BELUM TERTIB: Salah satu angkot di Tarakan yang masih tertempel stiker pada kaca bagian belakang. Hal ini melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009. YEDIDAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Maraknya pemasangan stiker calon legislatif yang terletak di belakang kendaraan roda empat, menjadi perhatian pemerintah. Sebab, jika dibiarkan pemasangan stiker tersebut akan berbahaya bagi pengguna jalan raya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tarakan, Hamid Amren mengatakan, berdasar pada surat edaran nomor 550/1279/DISHUB tentang penggunaan kaca pada kendaraan bermotor, pemasangan stiker terhadap kaca kendaraan akan membahayakan pengguna jalan raya sehingga harus ditertibkan.

Menurut Hamid, pemasangan stiker tersebut akan berdampak pada pengemudi kendaraan sebab tak dapat melihat jelas ke belakang melalui kaca spion tengah dalam kendaran karena ditutupi oleh stiker caleg. Hal ini perlu menjadi perhatian pengendara.

Menurut aturan, kaca mobil angkot harus transparan sehingga mudah diawasi dan mengurangi tindak kejahatan di dalam angkot. Hamid menjelaskan, pemasangan stiker pada kendaraan jelas diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 48 dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2012 Pasal 58, serta Diktum Kesatu Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: KM.439/U/PHB-76 dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam pasal 285 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. “Karena itu kami sudah menugaskan anggota Dishub untuk bersama petugas Lantas melakukan razia. Tapi razianya kami lakukan tanpa diketahui. Makanya kami memberikan imbauan lebih dulu,” bebernya.

Melalui hal tersebut, Hamid mengharapkan agar pihak parpol dapat mengingatkan setiap caleg maupun pemilik atau pengguna angkutan untuk tidak memasang stiker pada kaca kendaraan mobil karena dapat mengganggu jarak pandang dari dalam dan luar kendaraan.

Sementara itu, salah satu pengguna stiker kendaraan pada mobil, Yono (40) ditemui mengaku tidak mengetahui adanya aturan tentang larangan pemasangan stiker di belakang kendaraan, sebab ia memasang stiker caleg hanya untuk membantu keluarganya yang menjadi salah satu peserta politik di 2019. “Wah, saya tidak tahu. Ini pun cuma mau bantu keluarga saya yang juga jadi caleg,” tuturnya.

Usai mengetahui larangan pemasangan stiker kendaraan tersebut, Yono menyatakan bersedia untuk menyingkirkan stiker caleg tersebut sebab takut terkena sanksi dari pemerintah. “Ya diikuti saja aturannya, nanti saya copot kok daripada dikasihkan hukuman. Mending ikut saja,” ungkapnya. (*/shy/ash)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 11:40

Gas PGN Normal, Kok Listrik PLN Ngga Nyala-Nyala...

TARAKAN - PT Medco EP menjamin pekerja yang menjadi korban…

Selasa, 19 Maret 2019 11:38

Tak Ada Jaminan PLN Sampai Kapan Padam

SEHUBUNGAN dengan adanya insiden ledakan di Stasiun Pengumpul Gas Utama…

Selasa, 19 Maret 2019 11:35

Terdengar Letupan Usai Genset Mati

TARAKAN - Diduga adanya arus pendek listrik, satu rumah di…

Selasa, 19 Maret 2019 11:30

Sukses Ungkap 10 Kg Narkoba, Kapolres Beri Target Baru

KAPOLRES Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan mengapresiasi terhadap kinerja Satreskoba Polres…

Selasa, 19 Maret 2019 10:39

Sebagian Ekspor Masih Singgah Surabaya

TARAKAN- Meski ekspor plywood di Bumi Paguntaka saat ini telah…

Selasa, 19 Maret 2019 10:37

TNI Siap Bantu Polri Mengamankan Pemilu

TARAKAN – Komandan Kodim (Dandim) 0907 Tarakan  Letkol Inf Eko…

Selasa, 19 Maret 2019 10:33

Warga di Sini Harap Banget Pengaspalan Tahun Ini

TARAKAN - Jalan yang masih bertekstur tanah dan pasir selalu…

Senin, 18 Maret 2019 11:00

BLARRRR...!! Satu Pekerja Tewas di Stasiun G-8 Medco E&P

TARAKAN – Sudarman (35) dan Boy (40) berada di sekitar…

Senin, 18 Maret 2019 10:58

KUMAT LAGI..!! Pemadaman Listrik Bergiliran 4 Jam

PEMADAMAN yang direncanakan selama 14 jam meleset jauh dari jadwal…

Senin, 18 Maret 2019 10:57

14 Jam Gas PGN Terhenti

KEPOLISIAN masih melakukan penyelidikan terhadap ledakan di area Stasiun Pengumpul…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*