MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 18 Desember 2018 12:06
Kawasan Wisata Potensi Sumber PAD
RAMAI: Kawasan wisata Gunung Rian dan Desa Kujau ramai dikunjungi masyarakat apalagi di akhir pekan. RIKO / RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Kawasan wisata  di beberapa wilayah Tana Tidung mulai ramai dikunjungi. Berbagai fasilitas mulai dikembangkan dan dilengkapi pemerintah dan diharapkan bisa menjadi potensi sumber pendapatan asli daerah (PAD).

Salah satu lokasi wisata yakni  yang berlokasi di Desa Kujau, Kecamatan Betayau. Melalui Program Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dari pemerintah Desa Kujau di Kecamatan Betayau, terus mengembangkan ekowisata yang saat ini lagi tren di Kabupaten Tana Tidung.

Di lokasi ini pengunjung bisa dimanjakan dengan pemandangan danau serta berbagai fasilitas lengkap outbond, mulai dari flying fox, jaring laba-laba, jembatan layang hingga penyeberangan sungai menggunakan perahu atau sampan kecil pun tersedia sehingga menarik minat masyarakat. Selain di Desa Kujau, di Desa Rian juga tak kalah menarik untuk dikunjungi. Di sana ada Air Terjun Gunung Rian yang berlokasi di Kecamatan Muruk Rian.

Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga, Uus Rusmanda beberapa lalu menyebutkan bahwa pembenahan-pembenahan berbagai objek wisata semakin dimaksimalkan pemerintah. Apalagi ekowisata yang merupakan program pemerintah desa sudah dapat melihat peluang dan potensi akan dapat meningkatkan pendapatan dari pemerintah desa itu sendiri dalam hal ini PAD. Lanjutnya lagi,  untuk air terjun tujuh tingkat setinggi kurang lebih 800 meter  (Air Terjun Gunung Rian) tersebut dikelola maksimal oleh pemerintah Kabupaten Tana Tidung (KTT).

“Pembenahan maksimal akan terus dilakukan, apalagi masyarakat yang mencari hiburan dan menghabiskan waktu di akhir pekan dengan mencari tempat-tempat yang dapat dikunjungi. Air Terjun Gunung Rian sendiri selama beberapa tahun belakangan ini kita fokus melakukan perbaikan, pembangunan apa yang dibutuhkan supaya dapat terus menarik minat kunjungan baik pengunjung lokal dan pengunjung dari luar daerah,"  paparnya.

Disebutkannya, untuk pembangunan maksimal pada air terjun rian mulai pembangunan gapura yang saat ini semakin membaik. Begitu juga akses jalan sudah merata teraspal (hotmix) sehingga akses jalan menuju tempat wisata tersebut akan memudahkan pengunjung nantinya. Ada pula lapangan parkir sudah tersedia mampu menampung puluhan kendaraan roda empat dan ratusan kendaraan roda dua, lalu pembangunan tangga yang saat ini berproses dan ditargetkan diselesaikan sampai tingkat ketujuh dengan anggaran kurang lebih Rp 5 Miliar.

“Pembangunan tangga ini akan memberikan kemudahan, keamanan, kenyamanan pengunjung nantinya tidak seperti dulu pengunjung harus melintas ke bebatuan besar yang sangat rawan kecelakaan dengan licinnya bebatuan karena lumut yang sudah menebal, dan akan dilanjutkan dengan pembangunan musala, sanitasi dan kebutuhan pengunjung lainnya supaya pengunjung lebih betah berlama-lama berkunjung di air terjun rian kelak,”tambahnya.

Ia sendiri mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh pemerintahan Desa Kujau dengan ekowisata dimana secara tidak langsung desa dapat melihat potensi wisata yang dibutuhkan masyarakat mengingat selama ini tempat wisata sangat terbatas dan masih kurang memadai di KTT. Ia pun menambahkan potensi wisata di Desa Tideng Pale Timur di Kecamatan Sesayap dengan hutan bakau (mangrove) juga menjadi incaran masyarakat untuk menghabiskan liburan akhir pekan.

“Apalagi tak lama lagi ada liburan akhir tahun tentu saja akan banyak tempat-tempat wisata yang akan dikunjungi oleh masyarakat.  Minimal masyarakat hanya menghabiskan waktunya di tempat sendiri dimana dapat membantu masyarakat lainnya membuka peluang usaha, tempat wisata yang terus digali akan semakin meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (*/rko/zia)

 


BACA JUGA

Senin, 11 Februari 2019 13:24

Siap-siap Pemadaman Bergilir Lagi

TANA TIDUNG – Lagi dan lagi. UPTD PLN Cabang Tideng…

Senin, 11 Februari 2019 13:23

Laris, Warga Berharap Ada Penambahan Bus

TANA TIDUNG – Akhir pekan, keberadaan bus Damri rute Desa…

Jumat, 08 Februari 2019 14:25

Pembangunan Masuk Tahap Land Clearing

TANA TIDUNG - Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) Bulungan 0903…

Jumat, 08 Februari 2019 14:20

415 Kotak Suara Dirakit KPU

TANA TIDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Tidung…

Kamis, 07 Februari 2019 14:44

Bawaslu Minta Bukti Akurat

TANA TIDUNG – Beberapa partai politik (parpol) melaporkan kepada Bawaslu…

Kamis, 07 Februari 2019 14:42

APMS Jarang Beroperasi, Warga Beralih ke Dispenser BBM Eceran

TANA TIDUNG – Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) Aryan…

Kamis, 07 Februari 2019 14:41

Pembuatan Sertifikat Tanah Rp 250 Ribu

TANA TIDUNG – Pemerintah Desa Tideng Pale Kecamatan Sesayap mempermudah…

Rabu, 06 Februari 2019 15:10

Perketat Pantauan di Media Sosial

TANA TIDUNG – Aturan terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN)…

Rabu, 06 Februari 2019 15:08

Sempat Kosong, LPG 3 Kg Banjir Lagi

TANA TIDUNG – Setelah sempat kosong beberapa hari dan dianggap…

Rabu, 06 Februari 2019 13:51

Warga Tengku Dacing Minta Perbaikan

TANA TIDUNG – Sepanjang jalan dari Desa Tengku Dacing ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*