MANAGED BY:
MINGGU
21 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 18 Desember 2018 12:06
Kawasan Wisata Potensi Sumber PAD
RAMAI: Kawasan wisata Gunung Rian dan Desa Kujau ramai dikunjungi masyarakat apalagi di akhir pekan. RIKO / RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Kawasan wisata  di beberapa wilayah Tana Tidung mulai ramai dikunjungi. Berbagai fasilitas mulai dikembangkan dan dilengkapi pemerintah dan diharapkan bisa menjadi potensi sumber pendapatan asli daerah (PAD).

Salah satu lokasi wisata yakni  yang berlokasi di Desa Kujau, Kecamatan Betayau. Melalui Program Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dari pemerintah Desa Kujau di Kecamatan Betayau, terus mengembangkan ekowisata yang saat ini lagi tren di Kabupaten Tana Tidung.

Di lokasi ini pengunjung bisa dimanjakan dengan pemandangan danau serta berbagai fasilitas lengkap outbond, mulai dari flying fox, jaring laba-laba, jembatan layang hingga penyeberangan sungai menggunakan perahu atau sampan kecil pun tersedia sehingga menarik minat masyarakat. Selain di Desa Kujau, di Desa Rian juga tak kalah menarik untuk dikunjungi. Di sana ada Air Terjun Gunung Rian yang berlokasi di Kecamatan Muruk Rian.

Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga, Uus Rusmanda beberapa lalu menyebutkan bahwa pembenahan-pembenahan berbagai objek wisata semakin dimaksimalkan pemerintah. Apalagi ekowisata yang merupakan program pemerintah desa sudah dapat melihat peluang dan potensi akan dapat meningkatkan pendapatan dari pemerintah desa itu sendiri dalam hal ini PAD. Lanjutnya lagi,  untuk air terjun tujuh tingkat setinggi kurang lebih 800 meter  (Air Terjun Gunung Rian) tersebut dikelola maksimal oleh pemerintah Kabupaten Tana Tidung (KTT).

“Pembenahan maksimal akan terus dilakukan, apalagi masyarakat yang mencari hiburan dan menghabiskan waktu di akhir pekan dengan mencari tempat-tempat yang dapat dikunjungi. Air Terjun Gunung Rian sendiri selama beberapa tahun belakangan ini kita fokus melakukan perbaikan, pembangunan apa yang dibutuhkan supaya dapat terus menarik minat kunjungan baik pengunjung lokal dan pengunjung dari luar daerah,"  paparnya.

Disebutkannya, untuk pembangunan maksimal pada air terjun rian mulai pembangunan gapura yang saat ini semakin membaik. Begitu juga akses jalan sudah merata teraspal (hotmix) sehingga akses jalan menuju tempat wisata tersebut akan memudahkan pengunjung nantinya. Ada pula lapangan parkir sudah tersedia mampu menampung puluhan kendaraan roda empat dan ratusan kendaraan roda dua, lalu pembangunan tangga yang saat ini berproses dan ditargetkan diselesaikan sampai tingkat ketujuh dengan anggaran kurang lebih Rp 5 Miliar.

“Pembangunan tangga ini akan memberikan kemudahan, keamanan, kenyamanan pengunjung nantinya tidak seperti dulu pengunjung harus melintas ke bebatuan besar yang sangat rawan kecelakaan dengan licinnya bebatuan karena lumut yang sudah menebal, dan akan dilanjutkan dengan pembangunan musala, sanitasi dan kebutuhan pengunjung lainnya supaya pengunjung lebih betah berlama-lama berkunjung di air terjun rian kelak,”tambahnya.

Ia sendiri mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh pemerintahan Desa Kujau dengan ekowisata dimana secara tidak langsung desa dapat melihat potensi wisata yang dibutuhkan masyarakat mengingat selama ini tempat wisata sangat terbatas dan masih kurang memadai di KTT. Ia pun menambahkan potensi wisata di Desa Tideng Pale Timur di Kecamatan Sesayap dengan hutan bakau (mangrove) juga menjadi incaran masyarakat untuk menghabiskan liburan akhir pekan.

“Apalagi tak lama lagi ada liburan akhir tahun tentu saja akan banyak tempat-tempat wisata yang akan dikunjungi oleh masyarakat.  Minimal masyarakat hanya menghabiskan waktunya di tempat sendiri dimana dapat membantu masyarakat lainnya membuka peluang usaha, tempat wisata yang terus digali akan semakin meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (*/rko/zia)

 


BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 15:28

Lebih Langsing dengan Berenang

<p>Berenang termasuk olahraga yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan orang lebih menganggap olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*