MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 15 Desember 2018 11:58
2.107 Warga Binaan Miliki Hak Pilih

Wajib Punya E-KTP

Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Hak pilih narapidana di lembaga pemasyarakatan (lapas) di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), saat ini terdata sebanyak 2.107 pemilih. Rincinya, 1.108 pemilih dari Lapas Kabupaten Nunukan dan 999 pemiih di Lapas Kota Tarakan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara, Suryanata Al Islami mengatakan, soal hak pilih para narapidana menurutnya sejauh ini sudah menjadi perhatiannya secara serius. Pasalnya, pihaknya pun tak ingin hak pilih narapidana nantinya sampai tak berlaku saat pelaksanaan pemilu secara serentak 2019 berlangsung.

“Hak pilih narapidana di lapas ini kita akan tetap akomodir. Ini sebagaimana saran dari pihak Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) beberapa waktu lalu. Dan arahan pihak-pihak terkait lainnya,” ungkap Surya kepada Radar Kaltara, Jumat (14/12).

Dikatakannya, mengenai teknis dalam menggunakan hak pilih para narapidana, pria yang pernah menjabat sebagai Kepala KUA di Tanjung Palas Barat ini menjelaskan, tetap mengacu pada regulasi yang ditetapkan KPU RI. Untuk saat ini para penghuni lapas masuk dikategori Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb).

“Ya, mekanismenya narapidana di lapas ini masuk kategori DPTb. Ini keputusan langsung dari pusat, dalam hal ini KPU RI,” ujar pria yang murah senyum ini.

Lanjutnya, dalam pemilihan siapa narapidana yang masuk dalam DPTb. Surya mengatakan bahwa ada persyaratannya sendiri yang wajib untuk dipenuhi. Utamanya, pemilih di lapas wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) atau minimal sudah melakukan perekaman dan memiliki surat keterangan (suket).

“Kalau narapidana di lapas itu tak memiliki persyaratan yang diwajibkan tersebut. Maka, otomatis hak pilihnya akan gugur saat itu juga,” jelasnya. “Dan ini sebenarnya tak hanya berlaku pada pemilih di lapas. Melainkan, seluruh pemilih yang ada di Indonesia ini. Yang mana, syarat mutlaknya wajib memiliki e-KTP agar dapat menggunakan hak pilihnya,” sambungnya.

Disinggung soal teknis Tempat Pemungutan Suara (TPS), Surya mengatakan bahwa pihaknya saat ini tak dapat menjelaskan lebih jauh. Sebab, masih menunggu arahan dari KPU RI terkait teknisnya. “Teknis yang lebih jauh nanti kami menunggu arahan dari KPU RI,” jelasnya.

Namun, jika teknis TPS mengacu pada aturan awal. Maka, pihaknya meyebutkan bahwa dalam lapas itu setidaknya akan ada 7 sampai 8 TPS. Ini dikarenakan maksimal pemilih setiap TPS ada 300 orang. “Tapi, kita lihat bagaimana perkembangannya nanti seperti apa teknisnya,” ucapnya.

Surya berharap, atas upaya yang dilakukannya sejauh ini tentang pemenuhan hak pilih kepada seluruh masyarakat di Kaltara. Maka, hal itu dapat menjadikan pemilu di 2019 mendatang menjadi berkualitas. Sebab, para pemilih merupakan masyarakat yang benar-benar memiliki hak suara yang laik.

“Kami sejauh ini juga terus mendorong agar masyarakat dapat lebih memahami tentang penggunaan hak pilihnya. Tujuannya, agar tak sampai pada pelaksanaan mereka justru tak dapat menggunakan hak pilihnya dengan benar,” tutupnya.

Sementara, sebelumnya soal hak pilih di lapas sempat dipertanyakan oleh Bawaslu Kaltara. Mengingat, jumlah pemilih yang ada angkanya mencapai ribuan. Oleh karenanya, penting adanya penjelasan secara khusus terkait mekanisme penggunaan hak pilihnya. Termasuk TPS yang ada di lapas nanti bagaimana sistemnya. (omg/eza)

2.107 Warga Binaan Miliki Hak Pilih


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:26

PLN Kaltimra Cek Kondisi PLTU, Ini yang Ditemukan

TANJUNG SELOR - Guna mendapatkan informasi mengenai pemadaman bergilir yang…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:25

KPU Diserang, Satu Demonstran Ditembak

TANJUNG SELOR – Massa tiba-tiba menyerbu kantor Komisi Pemilihan Umum…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:23

Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Pemilu

TANJUNG SELOR - Ribuan personel siap dikerahkan guna mengamankan pelaksanaan…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:22

Tak Netral, ASN Dapat Dipidanakan

TANJUNG SELOR – Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Sekretaris Provinsi (Sekprov)…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:21

Dua Bus Damri Akan Dikomersilkan

TANJUNG SELOR – Jika sesuai rencana, dalam waktu dekat ini…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:25

Mampu Jadi Penopang Ekonomi Indonesia

TANJUNG SELOR - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:23

SOA Barang Masih Proses Lelang

TANJUNG SELOR - Subsidi ongkos angkut (SOA) barang yang diprogramkan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:23

Kaltara Miliki Prospek Pengembangan Transportasi Darat

Sejak 22 Februari 2019, Tri Wijono Djati resmi mengepalai jabatan …

Sabtu, 23 Maret 2019 10:22

Caleg Stres, RSD Siapkan Dokter Kejiwaan

TANJUNG SELOR - Meskipun di beberapa rumah sakit (RS) di…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:19

Tak Disiplin, Diskualifikasi Menanti

TANJUNG SELOR - Sebanyak 453 calon pegawai negeri sipil (CPNS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*