MANAGED BY:
RABU
19 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 15 Desember 2018 11:49
Perketat Pengawasan Miras di Tahun Baru
TANGKAPAN: Bea dan Cukai Nunukan akan gencar melakukan razia miras. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, PERAYAAN tahun baru 2019 sisa dua pekan. Berbagai kegiatan akan dilakukan masyarakat. Untuk mengantisipasi masyarakat pesta minuman keras (miras), Kantor Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C, Nunukan, akan melakukan pengawasan ketat.

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan, M. Solafudin mengatakan, terkait peredaran miras di beberapa toko di Nunukan, sering dilakukan operasi dengan melibatkan unsur kepolisian dan TNI.

Termasuk untuk operasi miras jelang tahun baru, telah disiapkan. Akan ada penambahan personel Bea dan Cukai untuk melakukan operasi.

Menurutnya, peredaran miras di Kabupaten Nunukan, harus dilakukan dengan serius. Karena hingga saat ini sangat sulit menemukan pelaku atau pemilik miras tersebut. Sering dilakukan penangkapan, namun pemilik barang tak diketahui keberadaanya.

“Harus ada efek jera yang diberikan kepada penjual atau pemilik miras, agar ke depan miras yang dapat merusak kesehatan manusia tidak masuk ke Nunukan,” ujarnya.

Terutama miras ilegal karena mayoritas tangkapan selama ini. Untuk di Indonesia, miras yang beredar harus mengikuti prosedur. Seperti dari Tawau, Malaysia tak memiliki cukai dan dapat merugikan negara.

“Ini hanya mengantisipasi saja, agar masyarakat terhindar dari aktivitas negatif saat menyambut tahun baru 2018,” tambahnya.

Sementara, salah seorang pemilik toko di Jalan TVRI, Ruswanto mengatakan, untuk operasi yang dilakukan Bea dan Cukai sering mendatangi tiap toko. Ketika dilakukan operasi semua barang jualan diperiksa.

“Memang ada operasi yang sering dilakukan Bea dan Cukai, barang yang paling utama miras, rokok serta barang lainnya,” kata Ruswanto.

Menurutnya, untuk penjualan miras tak dijual di tempat umum, miras hanya dijual di tempat hiburan malam. Untuk di toko kecil, hanya menjual keperluan sehari-sehari yang dibutuhkan masyarakat. Sedangkan untuk miras dijual untuk kalangan tertentu.

“Penjualan miras sangat jelas di mana tempatnya, jika ingin melakukan operasi bisa langsung mendatangi tempat hiburan malam. Pasti ada miras yang ditemukan,” ujarnya. (nal/ana)

 

 


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*