MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 15 Desember 2018 11:24
Pemerintah Harus Tegas Soal Retribusi
BELUM DIMAKSIMALKAN: Salah satu potensi PAD yakni perparkiran. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Tidak tercapainya pendapatan asli daerah (PAD) Tarakan di tahun 2018 yang berdampak pada kemampuan daerah membiayai tunjangan penghasilan pegawai (TPP) aparatur sipil negara (ASN) dan beberapa pembangunan infrastruktur. Tidak tercapainya target PAD membuat aktivitas di pemerintahan berjalan tidak  maksimal, nilai dia.

Ketua Komisi II DPRD Tarakan H. Adnan Hasan Galoeng menilai tidak tercapainya PAD disebabkan adanya sektor pelayanan perhubungan yang beralih ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara serta banyaknya ruko yang tidak mematuhi retribusi.

“Begini, karena itu sifatnya wajib, itu harusnya ada tindakan tegas. Lakukan pengosongan atau cabut izinnya mungkin itu bisa memberikan efek jera,” tuturnya, Jumat (14/12).

Menurutnya, seharusnya pemerintah bisa memanfaatkan fasilitas umum (fasum) secara efektif dalam meningkatkan PAD. Karena menurutnya selama ini masih banyak fasum yang belum dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan pendapatan seperti taman kota dan lahan parkir.

“Yang pertama PBB terus retribusi yang fasum-fasum betul-betul diterapkan. Karena ada beberapa perda (peraturan daerah) yang sudah kita hasilkan untuk dilaksanakan. Karena bagaimana pun juga PAD ini kan yang kita harapkan. Untuk membantu pendapatan Kota Tarakan,” jelasnya.

Ia melanjutkan, menurutnya selama ini retribusi Tarakan belum cukup banyak membantu. Karena selama ini Kota Tarakan hanya mengandalkan dana bagi hasil. Selain itu ia mengharapkan badan terkait yang menangani pendatapan harus lebih intens dalam pemungutan sehingga tidak memberikan celah bagi pelaku usaha untuk menghindari kewajiban membayar pajak.

“Jadi kita jangan hanya bergantung dengan dana bagi hasil saja. Kita meminta kepada pemerintah khususnya badan yang menangani masalah pendapatan pajak dan retribusi untuk betul-betul intens melakukan penagihan. Karena kan kewajiban bagi setiap warga untuk membayar pajak,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya telah memperjuangkan untuk menaikkan pajak bumi bangunan (PBB) guna meningkatkan PAD. Namun, upaya tersebut terhalang karena tidak adanya persetujuan dari Pemprov. Sehingga, mau tidak mau menurutnya pemanfaatan retribusi fasum yang ada dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan PAD tahun depan.

“Jadi begini, berbicara mengenai PAD memang waktu kami pembahasan di APBD tahun 2018, kami kan menginginkan kenaikan PBB. Kami meminta kepada pemerintah, PBB dinaikkan dari semua sektor pendapatan. Karena akumulasi itu kami mencanangkan Rp 134 miliar. Tapi dalam perjalanan waktu, di APBD perubahan kemarin ternyata tidak tercapai. Sehingga direvisi di Perubahan (APBD-P 2018). Tapi Perubahan kan ditolak. Mau bagaimana lagi,” imbuhnya. (*/zac/lim)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 10:34

WOW..!! Rumah DP Nol Rupiah Ditargetkan Minimal 2.000 Unit Tahun Ini

TARAKAN - Perumahan tanpa uang muka atau DP 0 yang…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:29

Jargas dan BBM Satu Harga, Jika Kurang, Ini Kata Menteri Jonan

TARAKAN - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:26

Lima Sampel Diamankan dari Lokasi Kejadian

TARAKAN - Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tarakan lansung melakukan olah…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:25

Polres Kembalikan Rp 1,1 Miliar Anggaran Pengamanan

TARAKAN – Menghadapi tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Polres Tarakan…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:58

Dituntut Penjara Seumur Hidup

TARAKAN – Setelah beberapa kali tidak mengikuti persidangan, akhirnya Lukman…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:56

Impikan Jalan Mulus

TARAKAN – Minimnya drainase atau tidak memadai debit air, luapan…

Sabtu, 16 Februari 2019 00:14

Pertamina Realisasikan Titik ke-7 BBM Satu Harga di Kaltara

TARAKAN – Progres yang menggembirakan bagi warga Desa Long Ampung…

Jumat, 15 Februari 2019 15:32

Rumah DP Nol Sudah Oke

TARAKAN – Wali Kota Tarakan terpilih dr. Khairul tampaknya tak…

Jumat, 15 Februari 2019 15:29

Penyebab Kebakaran Diduga dari Dapur

TARAKAN - Sebanyak 7 rumah yang diketahui terdiri dari indekos,…

Jumat, 15 Februari 2019 15:25

Gubernur Minta Komisi II Kawal Kebutuhan PNS

TARAKAN - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*