MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

OLAHRAGA

Jumat, 14 Desember 2018 09:59
Ajukan Kaltara Tuan Rumah Futsal di Pra PON
KEJAR POSISI: Tim FKT saat berlatih beberapa waktu lalu. Asprov PSSI Kaltara berniat mengajukan Kaltara sebagai tuan rumah Futsal untuk Pra PON. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Pelaksanaan Pra Pekan Olahraga Nasional Indonesia (PON) XX yang kemungkinan besar dilaksanakan di 2019 telah dipersiapkan oleh beberapa cabang olahraga (cabor) di Kaltara.

Bahkan ada beberapa cabor juga yang berusaha memperebutkan menjadi tuan rumah pelaksanaan Pra PON XX. Seperti Pengurus Besar (PB) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) menyempatkan diri hadir melihat venue yang berada di Kota Tarakan, yang rencanakan untuk menghelat pelaksanaan zona tiga Pra PON. Baru-baru ini pula, Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kalimantan Utara menjabarkan cabor futsal kemungkinan besar dapat dihelat di Kaltara.

Dikatakan Hendra, Plt Sekertaris Umum PSSI Kaltara menjelaskan,

cabor futsal yang menjadi salah satu cabang yang diunggulkan oleh Asprov PSSI Kaltara berpeluang besar untuk digelar di Kalimantan Utara. PSebab saat ini Kaltara sudah memiliki banyak tempat yang baik untuk melaksanakan pertandingan hingga skala nasional.

Hendra juga mengatakan beberapa waktu lalu ia sudah melaksanakan koordinasi dengan beberapa Asprov PSSI wilayah Kalimantan serta Sulawesi untuk mendukung Kaltara agar mendapatkan jatah sebagai tuan rumah pelaksanaan Pra PON 2019 yang rencananya dilaksanakan Agustus dan September.

"Saya suda melobi rekan-rekan yang ada di Sulawesi dan Kalimantan terkait wacana ini. Saya melihat Kaltara peluang untuk hal itu, karena di Kabupaten Bulungan ada venue yang cocok untuk dijadikan tuan rumah pelaksanaan Pra PON 2019. Tapi tentunya menunggu hasil dari kongres PSSI di Bali 20 Januari mendatang," jelasnya.

Sementara untuk cabor sepak bola, Kaltara tidak mengajukan sebagai tuan rumah. Sebab minimal tiap tuan rumah harus memiliki dua stadion. "Saat ini di Kaltara memiliki empat stadion namun radiusnya sangat jauh. Padahal minimal berjarak di bawah 100 kilometer untuk bisa jadi tuan rumah. Tidak hanya itu, stadion ini nantinya memiliki kriteria khusus seperti memiliki luas serta kapasitas yang layak. Tujuannya dipertandingan terakhir akan dilaksanakan serentak sehingga tidak ada lagi namanya sepak bola gajah," jelasnya. (puu/ash)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 11:38

Puluhan Taksi Gelap ‘Ditegur’

<p><strong>TARAKAN</strong> &ndash; Selain razia kendaraan roda dua dan empat,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*