MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 13 Desember 2018 13:11
Gas Sei Menggaris Mampu Bertahan 25 Tahun
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN - Pasokan gas di Sei Menggaris sampai saat ini masih menjadi idola. Perhitungan terakhir di Februari 2018 sudah tahap finalisasi jual beli gas untuk pemanfaatan sekitar kapasitas 40 megawatt (mw).

Kepala Departemen Humas Kalimantan dan Sulawesi, Sebastian Julius mengatakan, nantinya akan terus meningkat dari tahun ke tahun dan akan menyerap produksi dari Sei Menggaris secara keseluruhan. Tapi memang ada satu lagi sumber pasokan yaitu wilayah kerja Nunukan yang saat ini masih dalam upaya untuk cara menemukan market untuk menyerap gas.

“Sumber dari Nunukan ini lebih besar dari Sei Menggaris, dengan potensi sekitar 50 hingga 60 million british thermal unit (MMBTU). Jadi tiga kali lipat dari Sei Menggaris,” katanya.

Diakuinya, Nunukan sudah ada plant of development-nya, dan hanya tinggal mencari marketnya saja. Pemanfaatan gas itu ada sebagai sumber pembangkit listrik, petrokimia, dan yang relatif lebih kecil yakni jaringan gas atau city gas. “Di samping untuk pembangkit listrik, ada juga untuk petrokimia dan saat ini sedang dicoba untuk mencari market,” ujarnya.

“Karena manfaat pada akhirnya itu ke semua orang, sehingga sudah seharusnya menjadi tugas semua pihak untuk mencari marketnya. Tetapi dalam kaitannya dengan pemanfaatannya saat ini memang dari pemerintah, SKK migas dan K3,” jelasnya.

Yang sudah dikoordinasikan selain dari PLN sudah cukup banyak untuk dapat melihat potensi gas di Kaltara. Hanya saja untuk realisasinya yang belum ada dari pasarnya. Untuk kendala utama dari Sei Menggaris yakni infrastruktur untuk membawa gas ke pengguna akhir.

Diakuinya ada dua alternatif, salah satunya membangun transportasi atau mendekatkan kebutuhan itu ke sumber energi. Sementara untuk perizinan seperti perjanjian jual beli tidak ada kesulitan. Hanya saja jika dalam kaitannya dengan perizinan lahan atau lokasi memang membutuhkan waktu dan dukungan dari pemerintah.

Kepala Lapangan Sei Menggaris, Salahudin Afif mengatakan, untuk di Sei Menggaris saat ini yang sudah siap untuk di delevort ada 30 BBTUD. Potensi itu dengan kondisi yang saat ini bisa mampu bertahan sampai 25 tahun.

Dengan nanti setelah gas ini terjual semua, maka akan melakukan eksplorasi lanjutan dari beberapa lapangan yang sudah dipetakan. Jadi nantinya akan di kembangkan, analisa lebih detail kondisi reservoar-nya, sehingga dapat menemukan tambahan cadangan. “Sementara untuk potensinya bisa lebih dari pada itu, bisa sampai 70 hingga 95 BBTUD,” ungkapnya.

Diakuinya, pihaknya sebenarnya sudah berupaya melakukan monetesasi gas dari 2009 lalu. Namun sesuai dari arahan pemerintah memang diperuntukkan untuk pasar domestik saja. Pihaknya bekerja sama dengan PT PLN bagaimana gas di Sei Menggaris termanfaatkan dengan optimal untuk masyarakat sekitar.

Nantinya jika ada surplus dari itu, baru akan mencari market di wilayah Indonesia lain yang memerlukan kebutuhan gas yang lebih. Dengan menggunakan skema pengaliran yang lain seperti pengadaan gas cair (LNG).

Jika minat investor membeli gas ini kurang, maka ada rencana untuk melakukan ekspor. Meski begitu, daerah tidak akan mengalami kerugian karena dengan adanya perusahaan hulu migas di wilayah tersebut nanti anggaran pendapatan daerah otomatis meningkat. Karena dari penjualan gas akan mendapatkan bagi hasil yang nantinya akan masuk ke APBD. “Itu sudah diatur dalam ketentuan persyaratan dalam share bagi hasil dengan pemerintah,” pungkasnya. (*/naa/eza)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:18

Pasokan Listrik Segera Pulih Bertahap

TARAKAN – Proses pigging atau pembersihan pipa akhirnya rampung dilakukan…

Kamis, 21 Maret 2019 11:14

ADA APA INI..?? Empat Sukhoi Mengudara di Perbatasan Kaltara

TARAKAN – Empat pesawat Sukhoi jenis SU-27 dan SU-30 dari…

Kamis, 21 Maret 2019 11:13

CIHUYY ..!! Ngga Lama Lagi di Tarakan Ada Cinema XXI

TARAKAN – Pertengahan tahun ini, Cinema XXI di lantai empat…

Kamis, 21 Maret 2019 11:11

4 ASN Mangkir Kerja, 2 Kampanye di Medsos

TARAKAN - Menjadi anggota aparatur sipil negara (ASN) diwajibkan untuk…

Kamis, 21 Maret 2019 10:37

Cabuli Anak di Bawah Umur, CK Diringkus Polisi

TARAKAN – Perbuatan yang dilakukan oleh pria berinsial CK (37)…

Kamis, 21 Maret 2019 10:31

Besi Bermunculan di Badan Jalan

TARAKAN – Minimnya perawatan jalan lingkungan, kerusakan semenisasi jalan pun…

Rabu, 20 Maret 2019 11:17

Pigging Klir, Listrik Berangsur Pulih

TARAKAN – PT Medco E&P Tarakan tengah berusaha merampungkan proses…

Rabu, 20 Maret 2019 11:15

Kelalaian Warga, Lahan Kembali Terbakar

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi di RT 05 Kelurahan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:13

“WTP Bukanlah Tanda Kelulusan, tapi Kewajiban”

Dalam kaitan membangun Indonesia, masyarakat perlu memiliki pemahaman cukup untuk…

Rabu, 20 Maret 2019 11:12

Kampanyekan Heart of Borneo Jadi Wisata Dunia

JAKARTA - Tak hanya kekayaan sumber daya alam berupa minyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*