MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 13 Desember 2018 12:21
DPKP Targetkan Hasil Tani Meningkat
PEMBINAAN: Sejumlah petani di Kaltara mendapatkan bantuan bibit padi unggul nasional dari DPKP Kaltara. RACHMAD RAMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Mayoritas petani di Kalimantan Utara (Kaltara) masih menggarap lahan persawahan menggunakan sistem tanam tahunan. Sejatinya, untuk meningkatkan penghasilan, petani bisa mengubah pola tanam padi jadi dua kali setahun.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara, Andi Santiaji Pananrangi. Dikatakannya, pihaknya akan terus mendorong petani di provinsi termuda Indonesia ini untuk mengubah pola tanam tersebut. Targetnya agar hasil tani masyarakat dapat mengalami peningkatan. "Kami mendorong masyarakat untuk melakukan penanaman dan panen padi dua kali dalam setahun. Di sini kita gunakan bibit unggul tiga bulan," ujar Andi kepada Radar Kaltara (Radar Tarakan Group) saat dikonfirmasi, Rabu (12/12).

Dukungan ini dilakukan untuk memacu agar petani dapat bekerja maksimal dan mendapatkan hasil yang maksimal pula. Pada pelaksanaannya, DPKP tidak hanya mendorong begitu saja, tapi juga memberikan bibit padi unggul nasional ke petani dengan jumlah 65 ton. "Itu (65 ton) untuk tahun ini. Sebarannya di empat kabupaten, yakni Bulungan, Nunukan, Tana Tidung, dan Malinau," sebutnya.

Adapun jenis bibit unggul yang disalurkan terdiri atas beberapa jenis, di antaranya paritas mikongga. Penyalurannya telah dilalukan sejak awal November lalu dengan jumlah pembagian bervariasi, yang disesuaikan dengan usulan masing-masing daerah.

Andi menyebutkan, pembagian bibit unggul ini dipatok 25 kilogram (kg) per hektare. Jadi tinggal disesuaikan saja dengan luasan sawah per daerah, seperti di Bulungan luas sawahnya sekitar 1.200 hektare, dan Nunukan sekitar 750 hektare. Untuk anggaran pengadaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 795 juta.

Adapun syarat untuk menerima bantuan itu, UPT desa mengusulkan melalui DPKP kabupaten, lalu hasilnya diverifikasi oleh DPKP provinsi. Tujuan program ini untuk mendukung visi misi Gubernur serta mendukung program pemerintah pusat. "Sekarang ini pendapatan padi per hektare rata-rata 3,7 ton. Ke depan kami akan terus dorong pendapatan itu, jika bisa 4 ton per hektare," katanya.

Tak hanya itu, untuk meningkatkan hasil pertanian di provinsi ke-34 ini juga diperlukan dukungan lainnya seperti pengairan. Itu harus disesuaikan dengan kondisi kapan waktunya dibutuhkan dan kapan dilakukan pembuangan. "Artinya, kita membutuhkan irigasi sebagai pendukung," sebut Andi.

Berbicara masalah kendala, Andi mengatakan masih banyak petani yang enggan menanam padi dengan jumlah yang luas. Pertimbangannya, takut tidak ada yang memanennya. "Sekarang ini kami sedang berhitung. Seperti pupuk, misalnya. Berapa yang digunakan per hektare dan bagaimana penggunaannya yang baik sesuai dengan kondisi lahan yang ada," tuturnya.

Pastinya, DPKP akan terus mendukung setiap program yang bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat dengan cara memperjuangkan setiap kebutuhan melalui sektor pertanian. Jika tidak bisa dari anggaran daerah, bisa diupayakan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara. (iwk/ash)

 

DPKP Targetkan Hasil Tani Meningkat

 


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 10:16

Kaltara Terus Digempur Narkotika

TANJUNG SELOR – Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) setiap tahunnya…

Rabu, 26 Juni 2019 10:13

Gubernur: SPCP IPDN Akuntabel dan Kompetitif

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), H. Irianto Lambrie…

Rabu, 26 Juni 2019 10:11

Gubernur Kaltara Ajak Gubernur Kaltim Berjuang

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie merespons…

Rabu, 26 Juni 2019 10:08

Tak Semua Perusahaan Masuk Proper

TANJUNG SELOR - Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup…

Rabu, 26 Juni 2019 10:06

Lebih Dekat Bersama Benny Sudarsono Pj PN Tanjung Selor

Benny Sudarsono merupakan pria kelahiran Jakarta, 14 Desember 1978. Dan…

Selasa, 25 Juni 2019 09:48

Disdukcapil ‘Diserbu’ Orang Tua dan Peserta Didik Baru

TANJUNG SELOR – Berbagai persyaratan ditetapkan pada penerimaan peserta didik…

Selasa, 25 Juni 2019 09:43

LP2B dan Resapan Air Harus Tetap Terlindungi

TANJUNG SELOR - Pemerintah harus tetap berkomitmen untuk melindungi dan…

Selasa, 25 Juni 2019 09:42

Keterbatasan Fisik Jadi Motivasi Pelajar SLB

Kreativitas pelajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) Tanjung Selor ibarat…

Senin, 24 Juni 2019 12:06

Masalah Lingkungan di Ibu Kota Serius

TANJUNG SELOR – Acap kali terjadi musibah banjir sejak beberapa…

Senin, 24 Juni 2019 12:05

Tegaskan Dana Iuran Digunakan Semestinya

TANJUNG SELOR - Hasil penarikan dana iuran yang diperoleh dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*