MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 12 Desember 2018 12:34
Pemilih di Lapas Dibagi Dua Kategori
Teguh Dwi Subagyo. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Pemilihan umum yang akan digelar pada April mendatang juga akan diikuti para penghuni Lembaga Pemasyarakat Kelas II-A Tarakan. Hanya, mereka akan dibagi menjadi dua kategori.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan Teguh Dwi Subagyo mengatakan, dua kategori pemilih di Lapas, pertama yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap, sebanyak 32 orang.

“Ada satu di Lapas memang yang murni di tempat pemungutan suara (TPS). Karena ada sekitar 32 orang yang menjadi warga Karang Balik sehingga mempunyai hak memilih,” ujarnya. 

Maka akan dimasukkan dalam DPT akan normal memilih, dengan mendapatkan surat suara lengkap sebanyak 5 surat. Sementara untuk pemilihan lain di Lapas yang bukan merupakan warga Karang Balik, bukan warga Tarakan Barat, dan bukan warga Tarakan ada sebanyak 1.108 orang.

Akan dimasukkan dalam 4 TPS dan masuk dalam daftar pemilih tetap tambahan (DPTb). Nanti pihaknya akan melakukan tabulasi, pemilih TPS khusus di Lapas itu akan dilakukan rekapan, siapa yang mendapatkan 4, 3, 2 atau hanya satu surat suara saja yang diperuntukkan untuk warga binaan sebanyak 1.108 orang.

Jikalau orang dari luar Kaltara, ada tinggal di Lapas dan memiliki KTP dari luar Kaltara, maka hanya diikutkan dalam pemilihan Presiden saja. Seluruh Indonesia itu satu dapil. Untuk DPR RI tidak dapat dilakukan, karena Kaltara memiliki dapil sendiri, dan jika di luar Kaltara pasti akan berbeda.

“Jika orang Kalimantan Timur, yakni Samarinda tentu tidak dapat memilih DPR RI di sini karena Kaltara dan Kaltim berbeda dapil. Berbeda dengan tahun 2014 yang satu dapil. Begitu juga untuk DPRD provinsi, pastinya sudah jelas berbeda,” jelasnya.

Jika ada orang Bulungan yang saat ini tinggal di lapas, maka memiliki hak pemilihan presiden, DPD RI, kemudian DPR RI. Sedangkan untuk DPRD Provinsi tentu tidak bisa, karena Bulungan dan Tarakan berbeda dapil. “Tarakan dapil satu Kaltara, dan Bulungan dapil dua Kaltara. Apalagi dengan Kabupaten dan kota, tentu tidak dapat memilih,” pungkasnya. (*/naa/lim)

 

 

 


BACA JUGA

Selasa, 15 Januari 2019 14:04

Tiket Pesawat Mahal, Beralih ke Jalur Laut

TARAKAN - Kenaikan harga tiket pesawat membawa dampak luas kepada…

Selasa, 15 Januari 2019 14:01

Merasa Cukup dengan Langganan Carteran

Ojek pangkalan (opal) menjadi salah satu alternatif transportasi masyarakat. Juga…

Selasa, 15 Januari 2019 13:58

Keluarga Korban Menagih Janji Polisi

TARAKAN - Kesedihan masih bergelayut di kediaman almarhumah Rahma (77)…

Selasa, 15 Januari 2019 13:27

Dua Pekan, Tujuh Pelaku Kejahatan Dibekuk

TARAKAN – Kinerja Satreskrim Polres Tarakan patut diacungi jempol. Dua…

Selasa, 15 Januari 2019 13:25

Millennial Road Safety, Upaya Kepolisian Tekan Angka Lakalantas

TARAKAN – Tinggi angka kecelakaan lalu lintas khususnya di Tarakan,…

Selasa, 15 Januari 2019 13:13

Dibutuhkan Relawan Demokrasi

MASIH ada segelintir masyarakat yang belum mengetahui adanya Pemilu 2019.…

Selasa, 15 Januari 2019 13:11

Jalan Utama Sempit Dilewati

TARAKAN – Infrastruktur jalan selalu saja disoroti warga. Bagaimana tidak,…

Senin, 14 Januari 2019 15:28

“Kenaikan Harga Masih Batas Normal”

TARAKAN – Tarif pesawat yang melambung, satu persatu akan turun…

Senin, 14 Januari 2019 15:26

Darurat, Setop Gunakan Kantong Plastik

TARAKAN – Persoalan penggunaan plastik masih tinggi di Bumi Paguntaka.…

Senin, 14 Januari 2019 15:25
Soal Dugaan Penyelundupan Barang dari Tiongkok

Kok Bisa..?? Nakhoda Dibebaskan, JPU Ajukan Kasasi

TARAKAN – Dalam sidang putusan kasus dugaan kepabeanan terhadap barang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*