MANAGED BY:
RABU
20 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 12 Desember 2018 12:34
Pemilih di Lapas Dibagi Dua Kategori
Teguh Dwi Subagyo. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Pemilihan umum yang akan digelar pada April mendatang juga akan diikuti para penghuni Lembaga Pemasyarakat Kelas II-A Tarakan. Hanya, mereka akan dibagi menjadi dua kategori.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan Teguh Dwi Subagyo mengatakan, dua kategori pemilih di Lapas, pertama yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap, sebanyak 32 orang.

“Ada satu di Lapas memang yang murni di tempat pemungutan suara (TPS). Karena ada sekitar 32 orang yang menjadi warga Karang Balik sehingga mempunyai hak memilih,” ujarnya. 

Maka akan dimasukkan dalam DPT akan normal memilih, dengan mendapatkan surat suara lengkap sebanyak 5 surat. Sementara untuk pemilihan lain di Lapas yang bukan merupakan warga Karang Balik, bukan warga Tarakan Barat, dan bukan warga Tarakan ada sebanyak 1.108 orang.

Akan dimasukkan dalam 4 TPS dan masuk dalam daftar pemilih tetap tambahan (DPTb). Nanti pihaknya akan melakukan tabulasi, pemilih TPS khusus di Lapas itu akan dilakukan rekapan, siapa yang mendapatkan 4, 3, 2 atau hanya satu surat suara saja yang diperuntukkan untuk warga binaan sebanyak 1.108 orang.

Jikalau orang dari luar Kaltara, ada tinggal di Lapas dan memiliki KTP dari luar Kaltara, maka hanya diikutkan dalam pemilihan Presiden saja. Seluruh Indonesia itu satu dapil. Untuk DPR RI tidak dapat dilakukan, karena Kaltara memiliki dapil sendiri, dan jika di luar Kaltara pasti akan berbeda.

“Jika orang Kalimantan Timur, yakni Samarinda tentu tidak dapat memilih DPR RI di sini karena Kaltara dan Kaltim berbeda dapil. Berbeda dengan tahun 2014 yang satu dapil. Begitu juga untuk DPRD provinsi, pastinya sudah jelas berbeda,” jelasnya.

Jika ada orang Bulungan yang saat ini tinggal di lapas, maka memiliki hak pemilihan presiden, DPD RI, kemudian DPR RI. Sedangkan untuk DPRD Provinsi tentu tidak bisa, karena Bulungan dan Tarakan berbeda dapil. “Tarakan dapil satu Kaltara, dan Bulungan dapil dua Kaltara. Apalagi dengan Kabupaten dan kota, tentu tidak dapat memilih,” pungkasnya. (*/naa/lim)

 

 

 


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 11:40

Gas PGN Normal, Kok Listrik PLN Ngga Nyala-Nyala...

TARAKAN - PT Medco EP menjamin pekerja yang menjadi korban…

Selasa, 19 Maret 2019 11:38

Tak Ada Jaminan PLN Sampai Kapan Padam

SEHUBUNGAN dengan adanya insiden ledakan di Stasiun Pengumpul Gas Utama…

Selasa, 19 Maret 2019 11:35

Terdengar Letupan Usai Genset Mati

TARAKAN - Diduga adanya arus pendek listrik, satu rumah di…

Selasa, 19 Maret 2019 11:30

Sukses Ungkap 10 Kg Narkoba, Kapolres Beri Target Baru

KAPOLRES Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan mengapresiasi terhadap kinerja Satreskoba Polres…

Selasa, 19 Maret 2019 10:39

Sebagian Ekspor Masih Singgah Surabaya

TARAKAN- Meski ekspor plywood di Bumi Paguntaka saat ini telah…

Selasa, 19 Maret 2019 10:37

TNI Siap Bantu Polri Mengamankan Pemilu

TARAKAN – Komandan Kodim (Dandim) 0907 Tarakan  Letkol Inf Eko…

Selasa, 19 Maret 2019 10:33

Warga di Sini Harap Banget Pengaspalan Tahun Ini

TARAKAN - Jalan yang masih bertekstur tanah dan pasir selalu…

Senin, 18 Maret 2019 11:00

BLARRRR...!! Satu Pekerja Tewas di Stasiun G-8 Medco E&P

TARAKAN – Sudarman (35) dan Boy (40) berada di sekitar…

Senin, 18 Maret 2019 10:58

KUMAT LAGI..!! Pemadaman Listrik Bergiliran 4 Jam

PEMADAMAN yang direncanakan selama 14 jam meleset jauh dari jadwal…

Senin, 18 Maret 2019 10:57

14 Jam Gas PGN Terhenti

KEPOLISIAN masih melakukan penyelidikan terhadap ledakan di area Stasiun Pengumpul…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*