MANAGED BY:
SELASA
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 12 Desember 2018 12:18
Warga Kembangkan Potensi Desa
DAYA TARIK: Warga memanfaatkan kawasan bersantai di pinggiran turap di Kecamatan Sesayap Hilir, yang dikembangkan warga setempat. RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Keberadaan tempat bersantai di kawasan turap (sheet pile) di Kecamatan Sesayap Hilir, dianggap warga sebagai potensi yang dilakukan oleh pemerintah desa dan kecamatan. Meski begitu potensi desa yang ada di kawasan darat Kecamatan Sesayap Hilir ini perlu terus dikembangkan supaya nantinya secara tidak langsung penggalian potensi ini akan membangun desa dengan sendirinya.

“Kami akui pembangunan penurapan yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Tana Tidung (KTT) benar-benar dimanfaatkan oleh pemerintah desa yang membuka peluang usaha berbasis masyarakat, sehingga masyarakat dapat berjualan dan membuat berbagai sarana hiburan bagi anak-anak. Sebab sasarannya selain keluarga yang ingin bersantai ria di sini juga sebagai pusat hiburan bagi warga sekitar, mengingat di kecamatan ini sendiri sangat minim hiburan,” kata Junaidi (40), salah satu warga setempat, Selasa (11/12).

Menurutnya, masyarakat di Kecamatan Sesayap Hilir sendiri untuk mendapatkan hiburan mesti bepergian ke ibu kota kabupaten, Tideng Pale, atau pergi keluar daerah seperti Tarakan dan Malinau sehingga membutuhkan biaya tambahan berupa biaya transportasi, akomodasi dan lainnya. Tak tanggung-tanggung untuk mendapatkan sekali berpergian saja dibutuhkan anggaran mencapai jutaan rupiah, namun sejak adanya tempat bersantai di bantaran sungai ini membuat warga setempat tak perlu lagi bersusah payah mengeluarkan dana besar. “Cukup duduk santai menikmati pemandangan lepas di sungai Sesayap, sambil minum dan makan karena di sepanjang penurapan ada penjual makan, minuman, yang siap melayani ditambah lagi ada hiburan bagi anak untuk bermain yang disiapkan di sini. Cukup dengan uang ratusan ribu rupiah saja satu keluarga sudah bisa menikmati hiburan jadi sudah tidak perlu lagi bersusah payah keluar mencari hiburan sementara butuh biaya banyak,” sambungnya.

Tempat-tempat hiburan yang dibutuhkan masyarakatlah yang harus pandai digali oleh pemerintah desa setempat dengan memanfaatkan apa yang dimiliki oleh desa, pemanfaatan penurapan ini diyakini dapat membantu peningkatan perekonomian masyarakat khususnya di Desa Sepala Dalung ini.

Ia mencontohkan seperti yang dikelola oleh pemerintah Desa Kujau, Kecamatan Betayau, yang menyiapkan berbagai permainan outbond bagi seluruh keluarga, juga Desa Tideng Pale Timur di Kecamatan Sesayap yang mengelola hutan mangrove (bakau) sebagai sarana pusat hiburan warga lokal.

Ia pun sangat berharap Desa Sepala Dalung dan tetangganya, Desa Sepala Induk, mau belajar, berkompetisi terus mencari apa yang bisa dikelola dan merangsang pembangunan pedesaan. “Kami apresiasi saat ini hampir semua desa yang ada di KTT ini mulai berkembang dengan Bumdes berbagai program ditampilkan dengan tujuan meningkatkan pembangunan pedesaannya, belajar bersama, berkompetisi dengan tujuan meningkatkan pembangunan desa yang nantinya akan menunjang pembangunan di KTT ini kelak, dengan menggali potensi yang dimiliki tiap desa tentunya kita tidak terlalu berharap dengan Alokasi Dana Desa (ADD) dari pemerintah daerah dan Dana Desa (DD) dari pemerintah pusat,” tuturnya. (*/rko/ash)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 15:28

Lebih Langsing dengan Berenang

<p>Berenang termasuk olahraga yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan orang lebih menganggap olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*