MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 11 Desember 2018 15:20
Honorer Dipertahan hingga 5 Tahun
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pengangkatan pegawai honorer di 2019 dipastikan sudah tidak ada lagi. Kendati demikian, bagi pegawai honorer yang kembali diperpanjang kontraknya masih tetap difungsikan. Sebab, untuk proses perekrutan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) sebagaimana yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 49/2018 tentang manajemen PPPK belum dapat dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan Sabri membenarkan hal tersebut. Sebab, di pasal 99 ayat 1 dan 2, pegawai honorer ini masih dapat dipertahankan hingga 5 tahun ke depan. “Pegawai honorer yang ada ini masih tetap dipertahankan hingga 5 tahun ke depannya,” kata Sabri.  

Menurutnya, P3K ini sebagai alternatif pengisian jabatan di setiap perangkat daerah. ASN itu wajib menjalankan tugas-tugas jabatan yang ada di organisasi pemerintahan. ASN ini terbagi menjadi dua. Yakni, ASN sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dan non-PNS. Nah, yang non PNS ini disebut pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). “Untuk batasan usia, di P3K setahun sebelum masa pensiun masih boleh diterima. Meskipun sebagai solusi, tapi tetap wajib mengikuti mekanisme yang telah diatur,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, karena berbasis kualifikasi kompetensi maka kebutuhan-kebutuhan dalam jabatan di perangkat daerah itu dibutuhkan mereka yang memiliki kualifikasi pendidikan minimal sarjana diploma tiga (D3) dan starata satu (S1). Sementara, pegawai honorer yang dimiliki saat ini didominasi kualifikasi pendidikan di tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK). Sehingga untuk proses pengalihan dari pegawai honorer menjadi P3K sangat tidak mudah dilakukan.

Selain itu, lanjutnya, proses perekrutannya juga membutuhkan waktu dan anggaran yang sama dengan perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Mulai dari berkas lamaran dan klasifikasi pendidikannya. Nah, sebelum dilakukan perekrutan itu wajib dilakukan analisis jabatan (anjab) dan analisis beban kerja (ABK). Apa saja yang dibutuhkan dan kualifikasi pendidikan seperti apa. “Jadi, tidak ada langsung pengangkatan saja. Misalnya pegawai honorer yang ada ini langsung menjadi P3K. Tidak, tapi harus ada seleksi juga. Yang diseleksi juga berdasarkan kebutuhan dari perangkat daerah bersangkutan,” jelasnya.

Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan Kaharuddin Tokkong SS menambahkan, kebutuhan ASN melalui perekrutan P3K ini segera dibahas di tingkat pejabat tinggi di Pemkab Nunukan dalam waktu dekat ini. “Untuk anjab dan ABK sudah selesai dan kami sudah memiliki datanya. Apa saja yang dibutuhkan dan seperti apa yang dibutuhkan. Dalam pertemuan itu akan disampaikan semuanya karena dasar perekrutan P3K itu anjab tadi,” kata Kaharuddin Tokkong.

Ia mengatakan, karena sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat, maka penghapusan pegawai honorer wajib dilakukan pemerintah daerah. Jadi, saat ini masih menunggu arahan selanjutnya dari Kemenpan RB. “Mereka ini sistem dikontrak per 5 tahun. Jika masih dibutuhkan, kontraknya ditambah. Jadi, di 2019 mendatang sudah tidak ada namanya pegawai honorer,” ujarnya. (oya/udn)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:21

Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, putra asal Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai…

Kamis, 21 Maret 2019 10:41

Narkoba Ancaman Terbesar di Perbatasan

NUNUKAN – Sebagai wilayah perbatasan, Kabupaten Nunukan menjadi salah satu…

Kamis, 21 Maret 2019 10:39

Masih Sering Terjadi, DLH Klaim Sudah Mengimbau

NUNUKAN – Menghadapi maraknya pembakaran hutan dan lahan, yang sebelumnya…

Rabu, 20 Maret 2019 17:12

Baku Tembak dengan KKSB, Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, Putra Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai salah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…

Rabu, 20 Maret 2019 10:46

25 Maret, Terbang Perdana ke Krayan

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang tujuan Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 20 Maret 2019 10:43

Terlambat, Bupati Tegur ASN di Acara Musrenbang

NUNUKAN – Sikap dan tingkah laku aparatur sipil negara (ASN)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Data KPM Tak Menjadi Dasar Penyaluran LPG 3 Kg

NUNUKAN – Meskipun diklaim tak langka, keberadaan Liquefied Petroleum Gas…

Rabu, 20 Maret 2019 10:38

Persediaan Air Bersih PDAM Menipis

NUNUKAN – Persediaan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum…

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*