MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 10 Desember 2018 13:01
Dapat Teguran, Stiker Caleg di Angkot Tak Dibolehkan
DILEPAS: Siap-siap APK yang terpasang di angkutan umum akan segera dicabut sebelum dilakukan penertiban oleh Bawaslu Nunukan. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Sesuai surat yang disampaikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Nunukan mendapat teguran  terkait penertiban alat peraga kampanye (APK) di angkutan umum.

Koordinator Pengawasan, Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Nunukan, Hariadi mengatakan, penertiban APK di angkutan umum memiliki dasar untuk dilakukan. Yakni tertuang dalam  Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

"Dasar aturannya ada untuk melakukan penertiban APK di angkutan umum. Untuk saat ini surat penertiban telah disampaikan ke Ketua Organda Nunukan," kata Hariadi.

Selain itu, dasar yang digunakan untuk melakukan penertiban APK diatur dalam peraturan Bawaslu Nomor 28 Tahun 2018 tentang Pengawasan Kampanye Pemilu. Serta diatur dalam Peraturan KPU Nomor 33 Tahun 2018  tentang Kampanye Pemilu. Ditambah, surat edaran Bawaslu RI, tentang pengawasan metode kampanye pemilu.

Untuk itu, lanjutnya perlu disampaikan kepada Ketua Organda Nunukan, sebagai organisasi yang menaungi angkutan umum di Nunukan. Bahwa setelah dilakukan pemantuan terhadap APK yang terpasang di badan angkutan umum untuk disampaikan kepada pemilik angkutan umum yang ada di Nunukan untuk dicabut.

"Melalui Ketua Organda Nunukan, agar menyampaikan kepada pemilik angkot melepas APK yang terpasang saat ini," ujarnya.

Pemilik angkot diberikan waktu 3 kali 24 jam untuk mencabut APK yang ada sejak surat tersebut disampaikan. Jika tak dilakukan, maka Bawaslu Nunukan bersama pihak terkait akan melakukan penertiban sendiri. Jadi semua APK yang terpasang akan dilepas nantinya.

"Surat tersebut keluar 7 Desember 2018. Jadi sisa sehari untuk melepaskan sendiri, sebelum Bawaslu yang akan mencabutnya," tuturnya.

Sementara, salah seorang pemilik kendaraan yang telah dipasangkan stiker salah satu caleg, Rusli mengatakan, bahwa untuk pemasangan stiker di kendaraan. Hanya diminta oleh tim sukses untuk dilakukan pemasangan gratis.

“Di data saja, siapa yang mau pasang stiker. Langsung diarahkan ke tempat pemasangan stiker,” kata Rusli.

Menurutnya, memasang stiker caleg, berarti secara otomatis mendukung calon tersebut. Pemasangan stiker dilakukan, karena permintaan sekaligus bukti kepada caleg tersebut, benar-benar mendukung di pemilu 2019.

“Jika nantinya diminta untuk dibuka, akan dibuka lagi. Tidak menjadi masalah juga, karena dipasang tidak menggunakan dana pribadi. Hanya sebagai salah satu bentuk dukungan saja,” ujarnya. (nal/zia)

 


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*