MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 10 Desember 2018 12:57
Nakhoda TB Fortunsius Diduga Lalai

Penyidikan Masih Dilakukan KSOP dan Polda

SUDAH DITARIK: TB Fortunsius saat ini sudah ditarik ke pinggir. Tugboat ini diamankan sebagai barang bukti penyidikan. DOK

PROKAL.CO, TARAKAN – Kasus tenggelamnya Tugboat (TB) Fortunsius pada 12 November lalu di sekitaran perairan Bunyu, masih tahap penyidikan oleh Polda Kaltara dan Kantor Syahbandar Ototritas Pelabuhan (KSOP) Tarakan. Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit melalui Dirpolair Polda Kaltara Kombes Pol Heri Sasangka menjelaskan, dalam penyidikan yang sudah dilakukan pihaknya, diduga kejadian tersebut adanya kelalaian dari nakhoda kapal.

“Kalau untuk sementara memang ada indikasi lalai, tapi kami belum lakukan penahanan terhadap nakhoda. Untuk si nakhoda warga Tarakan, kemudian kami tidak tahan karana masih ranah penyidikan dan kami masih lakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli,” ungkapnya.

Dibeberkan Heri, pihaknya akan melakukan penahanan apabila nakhoda kapal berniat ingin melarikan diri dan berusaha menghilangkan barang bukti. Namun, saat ini nahkoda bersikap kooperatif dan selalu memenuhi panggilan penyidik.

Dalam penyidikannya, semua anak buah kapal (ABK) sudah dimintai keterangan sebagai saksi oleh penyidik. Untuk TB Fortunsius saat ini sudah ditarik ke pinggir, namun tidak dipasang police line karena sudah dilakukan olah tempat kejadian perkara. Rencananya kapal tersebut akan ditarik ke pinggir lantaran akan mengganggu jalur pelayaran. Tidak hanya tugboat, namun penyidik juga saat ini sudah mengamankan tongkangnya dan akan dijadikan barang bukti oleh penyidik.

“Untuk pemilik TB Fortunsius ini adalah PT Putra Fortunsius Marine. Untuk kelengkapan dokumen berlayar itu semuanya sudah lengkap semua, mulai dari perizinan berlayar dan izin nahkoda,” tuturnya.

Dari hasil penyidikan sementara, diketahui tugboat tersebut kandas tetapi tongkangnya tidak dan itu menjadi salah satu penyebab tugboat itu miring. Untuk itulah penyidik menyimpulkan adanya kelalaian yang dilakukan oleh nahkoda kapal.

Ditambahkan Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Tarakan, Syaharuddin saat ini pihaknya juga melakukan pemeriksaan terkait dengan dengan profesi nahkoda. “Yang kami periksa itu adalah bagaimana dia melakukan dinas jaga di atas kapal. Terhadap awak kapal semua juga akan kita periksa, tapi sementara ini masih seputar nahkoda dan IKM,” katanya.

Dilanjutkan Syaharuddin, pihaknya juga akan bekerjasama dengan dengan KPLP Bunyu, atau Syahbandar Bunyu untuk melakukan pemeriksaan terkait dengan profesi nahkoda. “Kami membantu melakukan pemeriksaan kecelakaan kapal dari Syahbandar Bunyu. Makanya kita mau cari tahu dulu, penyebab kenapa kapal itu bisa terjadi sedemikian rupa secara tiba-tiba. Apakah awak kapal itu melakukan dinas jaga dengan benar, itu masih kita gali,” tukasnya. (zar/fly)


BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 13:28

Masjid Daarussa’aadah, Konstruksi Mirip Rumah Adat

Ragam ciri masjid di Kota Tarakan. Tak hanya bergaya Timur…

Senin, 20 Mei 2019 13:25

Empat Periode Berkat Doa Mustajab Seorang Ibu

Menjabat empat periode sebagai salah seorang wakil rakyat, tak semua…

Senin, 20 Mei 2019 12:55

Sopir Minibus Terbakar Belum Datangi Polisi

TARAKAN-Perkara terbakarnya satu minibus berwarna hitam di Jalan Kusuma Bangsa…

Senin, 20 Mei 2019 12:52

Minim Penyiringan Tanah, Timbunan Terbawa Air

TARAKAN -  Beberapa item pembangunan di lingkungan RT 59, Kelurahan…

Senin, 20 Mei 2019 11:35

Partai Kecil Wait and See

TARAKAN – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) merupakan satu dari tiga…

Senin, 20 Mei 2019 11:34

Penyelesaian Cinema XXI Sudah 85 Persen

TARAKAN – Dari luar gedung Grand Tarakan Mall (GTM) terlihat…

Senin, 20 Mei 2019 11:33

Jelang Mudik, Penambahan Kapasitas 76 Persen

TARAKAN – Menghadapi lonjakan penumpang, khususnya perantauan  yang ingin pulang…

Senin, 20 Mei 2019 11:32

Masjid Fastabiqul Khairat Dibangun dari Donasi Warga Tionghoa

Masjid Fastabiqul Khairat merupakan salah satu masjid terbesar Kelurahan Lingkas…

Senin, 20 Mei 2019 11:30

Effendhi: Lewat Doa, Mereka Rindu Orang Tua

Berkumpul dan berbuka bersama keluarga di Bulan Ramadan merupakan sebuah…

Senin, 20 Mei 2019 11:13

Penggunaan Rupiah di Perbatasan Capai 80 Persen

TARAKAN - Bank Indonesia (BI) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat, hingga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*