MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 06 Desember 2018 13:16
SK Digadai, Berharap TPP
GADAI SK: Tak jarang abdi negara menggadaikan SK pengangangkatannya sebagai ASN ke perbankan untuk memperoleh kredit. YUSTINA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Rasionalisasi tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Tarakan sebesar Rp 39 miliar memang masih menjadi pembahasan hingga kini di kalangan abdi negara ini. Pasalnya PNS biasanya melakukan penggadaian SK pengangkatan dan hanya mengandalkan TPP saja untuk keperluan hidup sehari-hari.

Pemimpin Bidang Layanan dan Operasional Bank Kaltimtara, Nani Isbania mengatakan, penggadaian SK pengangkatan PNS pastinya ada saja dan bukan hanya di Bank Kaltimtara saja, tetapi juga di bank lainnya.

Karena pihaknya ada memberikan kredit konsumtif untuk PNS dan PNSD dengan jaminan SK para PNS. Untuk besarannya, di kredit sudah ada hitungannya sendiri sesuai atau tergantung dengan gaji, penghasilan atau golongan dari PNS itu sendiri.

Dari perbankan sendiri mengambil jaminan SK pengangkatan PNS dan bukan dari sertifikat tanah atau obyek lainnya karena salah satunya memudahkan dari pihak bank. Dan jika meminta sertifikat cukup sulit dan lebih repot. Meski juga ada kredit konsumtif lainnya yang menggunakan jaminan sertifikat tanah. “Ini berbeda, karena untuk konsumtif itu ada beberapa produk lagi,” ujarnya.

Dan pihaknya juga merasa lebih aman karena gaji PNS lewat pihaknya lagi, sehingga tinggal langsung dipotong secara sistem. Potongannya juga tergantung lagi setiap pegawai dan berbeda-beda. Tetapi untuk suku bunganya, atau biaya-biaya lainnya sama saja. “Yang menjadi berbeda dari jumlahnya tergantung dari penghasilan setiap PNS,” tuturnya.

Alasan dari berbagai PNS juga bermacam-macam. Mulai dari untuk membangun rumah maupun kebutuhan sekolah anak. Sesuai dari kebutuhan para PNS saja. “Kalau jumlah PNS yang menggadaikan SK-nya kami tidak dapat sebut, tetapi pasti ada saja. Karena menjadi salah satu produk kami juga,” pungkasnya. (*/naa/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 12:12

Bawaslu: ODGJ dan Orang Gila Beda

TARAKAN - Pada Pemilu 2019 mendatang, akan ada tempat pemungutan…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:10

Awali dengan Senandung Harmoni Paguntaka

Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Kota Tarakan, Lembaga Penyiaran…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:08

Pelaku Usaha BBM Eceran Butuh Petunjuk

TARAKAN – Penjualan bahan bakar minyak (BBM) hingga bahkan menggunakan…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:07

Pembangunan TPA Baru Tersendat

TARAKAN - Permasalahan lahan yang berada di kawasan Bukit Indah,…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:06

Tunggakan Terbanyak di Tarakan

TARAKAN - Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:26

Pengurus Koperasi Idec Pernah Pinjam di Bank

TARAKAN - Kasus dugaan penggelapan dana Koperasi PT Idec masih…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:24

Pemerintah Harus Tegas Soal Retribusi

TARAKAN - Tidak tercapainya pendapatan asli daerah (PAD) Tarakan di…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:22

Hendrik Bantah Keterangan Penyidik BNNP

TARAKAN – Sidang terdakwa sabu 1 kg yang melibat Hendrik…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:20

Awal 2020, PLTS Akan Dibangun

TARAKAN – Adanya keputusan untuk membangun tempat pembangkit listrik tenaga…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:19

Akses Jalan Rusak dan Drainase Dangkal

AKSES Jalan yang menjadi salah satu kebutuhan masyarakat kembali dikeluhkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .