MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 06 Desember 2018 13:16
SK Digadai, Berharap TPP
GADAI SK: Tak jarang abdi negara menggadaikan SK pengangangkatannya sebagai ASN ke perbankan untuk memperoleh kredit. YUSTINA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Rasionalisasi tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Tarakan sebesar Rp 39 miliar memang masih menjadi pembahasan hingga kini di kalangan abdi negara ini. Pasalnya PNS biasanya melakukan penggadaian SK pengangkatan dan hanya mengandalkan TPP saja untuk keperluan hidup sehari-hari.

Pemimpin Bidang Layanan dan Operasional Bank Kaltimtara, Nani Isbania mengatakan, penggadaian SK pengangkatan PNS pastinya ada saja dan bukan hanya di Bank Kaltimtara saja, tetapi juga di bank lainnya.

Karena pihaknya ada memberikan kredit konsumtif untuk PNS dan PNSD dengan jaminan SK para PNS. Untuk besarannya, di kredit sudah ada hitungannya sendiri sesuai atau tergantung dengan gaji, penghasilan atau golongan dari PNS itu sendiri.

Dari perbankan sendiri mengambil jaminan SK pengangkatan PNS dan bukan dari sertifikat tanah atau obyek lainnya karena salah satunya memudahkan dari pihak bank. Dan jika meminta sertifikat cukup sulit dan lebih repot. Meski juga ada kredit konsumtif lainnya yang menggunakan jaminan sertifikat tanah. “Ini berbeda, karena untuk konsumtif itu ada beberapa produk lagi,” ujarnya.

Dan pihaknya juga merasa lebih aman karena gaji PNS lewat pihaknya lagi, sehingga tinggal langsung dipotong secara sistem. Potongannya juga tergantung lagi setiap pegawai dan berbeda-beda. Tetapi untuk suku bunganya, atau biaya-biaya lainnya sama saja. “Yang menjadi berbeda dari jumlahnya tergantung dari penghasilan setiap PNS,” tuturnya.

Alasan dari berbagai PNS juga bermacam-macam. Mulai dari untuk membangun rumah maupun kebutuhan sekolah anak. Sesuai dari kebutuhan para PNS saja. “Kalau jumlah PNS yang menggadaikan SK-nya kami tidak dapat sebut, tetapi pasti ada saja. Karena menjadi salah satu produk kami juga,” pungkasnya. (*/naa/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 10:34

WOW..!! Rumah DP Nol Rupiah Ditargetkan Minimal 2.000 Unit Tahun Ini

TARAKAN - Perumahan tanpa uang muka atau DP 0 yang…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:29

Jargas dan BBM Satu Harga, Jika Kurang, Ini Kata Menteri Jonan

TARAKAN - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:26

Lima Sampel Diamankan dari Lokasi Kejadian

TARAKAN - Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tarakan lansung melakukan olah…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:25

Polres Kembalikan Rp 1,1 Miliar Anggaran Pengamanan

TARAKAN – Menghadapi tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Polres Tarakan…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:58

Dituntut Penjara Seumur Hidup

TARAKAN – Setelah beberapa kali tidak mengikuti persidangan, akhirnya Lukman…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:56

Impikan Jalan Mulus

TARAKAN – Minimnya drainase atau tidak memadai debit air, luapan…

Sabtu, 16 Februari 2019 00:14

Pertamina Realisasikan Titik ke-7 BBM Satu Harga di Kaltara

TARAKAN – Progres yang menggembirakan bagi warga Desa Long Ampung…

Jumat, 15 Februari 2019 15:32

Rumah DP Nol Sudah Oke

TARAKAN – Wali Kota Tarakan terpilih dr. Khairul tampaknya tak…

Jumat, 15 Februari 2019 15:29

Penyebab Kebakaran Diduga dari Dapur

TARAKAN - Sebanyak 7 rumah yang diketahui terdiri dari indekos,…

Jumat, 15 Februari 2019 15:25

Gubernur Minta Komisi II Kawal Kebutuhan PNS

TARAKAN - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*