MANAGED BY:
JUMAT
19 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 06 Desember 2018 13:16
SK Digadai, Berharap TPP
GADAI SK: Tak jarang abdi negara menggadaikan SK pengangangkatannya sebagai ASN ke perbankan untuk memperoleh kredit. YUSTINA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Rasionalisasi tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Tarakan sebesar Rp 39 miliar memang masih menjadi pembahasan hingga kini di kalangan abdi negara ini. Pasalnya PNS biasanya melakukan penggadaian SK pengangkatan dan hanya mengandalkan TPP saja untuk keperluan hidup sehari-hari.

Pemimpin Bidang Layanan dan Operasional Bank Kaltimtara, Nani Isbania mengatakan, penggadaian SK pengangkatan PNS pastinya ada saja dan bukan hanya di Bank Kaltimtara saja, tetapi juga di bank lainnya.

Karena pihaknya ada memberikan kredit konsumtif untuk PNS dan PNSD dengan jaminan SK para PNS. Untuk besarannya, di kredit sudah ada hitungannya sendiri sesuai atau tergantung dengan gaji, penghasilan atau golongan dari PNS itu sendiri.

Dari perbankan sendiri mengambil jaminan SK pengangkatan PNS dan bukan dari sertifikat tanah atau obyek lainnya karena salah satunya memudahkan dari pihak bank. Dan jika meminta sertifikat cukup sulit dan lebih repot. Meski juga ada kredit konsumtif lainnya yang menggunakan jaminan sertifikat tanah. “Ini berbeda, karena untuk konsumtif itu ada beberapa produk lagi,” ujarnya.

Dan pihaknya juga merasa lebih aman karena gaji PNS lewat pihaknya lagi, sehingga tinggal langsung dipotong secara sistem. Potongannya juga tergantung lagi setiap pegawai dan berbeda-beda. Tetapi untuk suku bunganya, atau biaya-biaya lainnya sama saja. “Yang menjadi berbeda dari jumlahnya tergantung dari penghasilan setiap PNS,” tuturnya.

Alasan dari berbagai PNS juga bermacam-macam. Mulai dari untuk membangun rumah maupun kebutuhan sekolah anak. Sesuai dari kebutuhan para PNS saja. “Kalau jumlah PNS yang menggadaikan SK-nya kami tidak dapat sebut, tetapi pasti ada saja. Karena menjadi salah satu produk kami juga,” pungkasnya. (*/naa/eza)


BACA JUGA

Kamis, 18 April 2019 09:49

Di Kaltara, Jokowi-Amin Unggul 20-an Persen

Hasil sejumlah quick count nasional mengunggulkan pasangan calon presiden dan…

Kamis, 18 April 2019 09:47

Ratusan Surat Suara Tertukar

TERTUKARNYA ratusan surat suara terjadi di beberapa tempat pemungutan suara…

Kamis, 18 April 2019 09:46

Idolakan Joko Widodo, Ada yang Prediksi Prabowo Menang

Antusias embah-embah di panti jompo, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Panti…

Kamis, 18 April 2019 09:20

Berharap Adanya Perbaikan Jalan

TARAKAN – Kerusakan jalan kerap disoroti warga. Tak lain di…

Kamis, 18 April 2019 08:59

Lebih Kritis, Generasi Milineal Pertanyakan Kasus Penyalahgunaan Anggaran

Ratusan pasang mata generasi milenial, terlihat sangat fokus menonton video…

Kamis, 18 April 2019 08:58

Erosi Bukit Jadi Pundi Rupiah

TARAKAN - Sebagian masyarakat boleh mengeluhkan keberadaan dataran tinggi sebagai…

Rabu, 17 April 2019 14:26

Kecewa, Mbah-Mbah Gagal Nyoblos

 TARAKAN - 17 April 2019, seluruh masyarakat Indonesia berbondong-bondong mendatangi…

Rabu, 17 April 2019 13:56

Belum Nyoblos? Jangan Berani Beli Bakso Pakle Ini ! 

TARAKAN - Euforia Pemilu tahun ini begitu kental terasa, bahkan…

Rabu, 17 April 2019 12:21

WOW! Nyoblos Anti Lapar di TPS 09 Sebengkok

TARAKAN - Berbagai cara dilakukan anggota KPPS untuk menarik masyarakat…

Rabu, 17 April 2019 11:22

Penyandang Disabilitas Dipulangkan untuk Mencoblos

TARAKAN - Adanya aturan mengenai diperbolehkannya orang dengan gangguan kejiwaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*