MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 06 Desember 2018 12:24
Dewan Minta Pembahasan APBD Jangan Sampai Lambat
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD DKI Jakarta bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menggelar rapat evaluasi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2019 di Sekretariat DPRD Tana Tidung, Rabu (5/12).

Anggota DPRD Tana Tidung, M.Yunus Yakau mengatakan, bahwa DPRD sangat berharap pembahasan evaluasi ini tidak berjalan lamban mengingat Rancangan APBD Perubahan Tahun 2018 lalu telah mendapatkan penolakan dari Pemprov Kaltara karena terlambatnya pemerintah mengajukan rancangan.

“Kami berharap pembahasan evaluasi dari Pemprov ini diperhatikan dengan baik dan segera diselesaikan tepat waktu, serta tidak ada niatan untuk mengulur-ulur waktu lagi. TAPD bisa mematuhi apa yang menjadi catatan evaluasi menyangkut nomor rekening (norek), kode wilayah, termasuk aset-aset hasil temuan dari pihak ketiga dan catatan evaluasi lainnya supaya KTT tidak lagi mendapatkan penalty,” kata M. Yunus Yakau, Rabu (5/12).

Diakuinya, yang kerap kali menjadi kendala pembahasan, yakni evaluasi menyangkut aset-aset daerah yang menjadi temuan dari pihak ketiga, serta administrasi pengelolaan keuangan mengenai norek, kode wilayah dan begitu banyak catatan-catatan lainnya. Hal itu seharusnya dikerjakan lebih cepat dan rampung tepat waktu.

Setelah pembahasan tersebut lanjutnya, pihaknya meminta Banggar DPRD Tana Tidung mengajukan penyelesaian evaluasi ke Pemprov kembali untuk mendapatkan nomor registrasi lalu berlanjut proses pengesahan RAPBD tahun 2019 sekitar Rp 600 miliar.

 “Semoga semuanya berjalan tepat waktu. Karena proses pembangunan di Bumi Upuntaka ini masih banyak yang harus dilakukan. Apalagi dengan pengelolaan anggaran yang minim, di bawah Rp 1 triliun tentunya akan banyak program yang mendesak dilakukan dan ada pula yang harus ditunda disesuaikan dengan jumlah anggaran yang dimiliki,” ungkapnya. (*/rko/zia)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 15:28

Lebih Langsing dengan Berenang

<p>Berenang termasuk olahraga yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan orang lebih menganggap olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .