MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

OLAHRAGA

Rabu, 05 Desember 2018 11:52
Kerangka Baru untuk Pembinaan Tenaga Keolahragaan

PROKAL.CO, TARAKAN – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Utara Haerumuddin menjelaskan Kalimantan Utara belum banyaknya berkiprah dalam dunia olahraga sehingga pembangunan tenaga keolahragaan di Kaltara harus menyeluruh. “Memang belum banyak kita berkiprah, sebagai insan yang bertugas dalam bidang olahraga sehingga kami menyejajarkan program pemerintah yang lain, meski visi misi provinsi Kaltara itu pembenahan insfrastruktur. Namun kami meyakini jika Kaltara ingin berkembang olahragalah yang menjadi barometer, dengan sasaran kita saat ini adalah guru olahraga. Selain anggaran yang minim sehingga kita laksanakan di Kota Tarakan sehingga mendapatkan jumlah yang cukup banyak dan maksimal, ditunjuknya Tarakan juga karena di Tarakan lah menjadi lumbung atlet di Kaltara,” ujarnya kepada Radar Tarakan usai pelatihan tenaga keolahragaan, Selasa (4/12).

Di sisi lain pemateri dari bidang akademisi Universitas Negeri Makassar, Dr.Herman Hasan Spd, Mpd mengatakan, sebagai salah satu provinsi baru di Indonesia serta usia Dispora yang masih 2 tahun, merupakan salah satu trobosan baru dalam bidang percepatan pembinaan olahraga. Sehingga pelatihan tenaga keolahragaan menjadi pendorong bagi Kaltara dalam bidang olahraga. “Ini memang menjadi trobosan baru sebagai provinsi terbaru di Indonesia, kami dari akademisi mengambil langkah-langkah yang akan diberikan kepada Dispora agar nantinya ada program kebijakan adalah dasar hukum terlebih dahulu, dan ini sudah kami rancang apakah ini nantinya akan menjadi acuan. Sehingga seperti apa Dispora nantinya,”jelasnya.

Herman yang juga kerap disapa Dodi ini meyakini, olahraga saat ini tidak dapat dibangun dengan konsep saja, melainkan perpaduan antara tenaga keolahragaan dan terbagi menjadi dua bagian di antaranya manusia dan fasilitas. “Sehingga pemerintah tidak dapat mengambil langkah jika tidak ada pondasinya, untuk membangun pondasi maka lahirlah Perda itu, misalnya. Inilah yang memudahkan guru-guru yang ada di seluruh sekolah untuk melaksanakan pembinaan, secara berkesinambungan dan continue.Kita harusnya mulai dari situ dahulu, sebagai provinsi baru di Indonesia sehingga nantinya akan berdampak lebih besar terhadap prestasi, yang namanya transfer atlet antar daerah tentu akan tercegah dengan adanya perda keolahragaan itu,” kata Dodi.

Banyaknya atlet Kaltara yang membela daerah lain merupakan tujuan tim akademisi memberikan pemahaman kepada 70 peserta yang terdiri dari guru olahraga di Kota Tarakan agar memiliki pemahaman. Rancangan program yang dinamakan Benuanta Unggul. “Dalam muatan program yang akan saya ajukan nantinya yakni Benuanta Unggul, karena kita inginkan sumber daya yang ada di Kaltara harus dipertahankan tidak boleh lagi keluar dari daerah ini. Kalau misalnya ini terjadi guru-guru olahraga raga yang ada akan memanfaatkan potensi ini, namun perlu juga regulasi dengan Perda tersebut serta melahirkan dua kebijakan yakni kebijakan umum dan kebijakan spesifik. Namun ini jelas membutuhkan waktu untuk membangun suatu pondasi tersebut,” tambahnya. (puu/udn)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 11:38

Puluhan Taksi Gelap ‘Ditegur’

<p><strong>TARAKAN</strong> &ndash; Selain razia kendaraan roda dua dan empat,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .