MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 04 Desember 2018 13:51
Kejar Target dengan Sweeping

Vaksinasi MR Masih di Bawah Target Nasional

RENDAH: Cakupan vaksinasi MR di Kaltara masih jauh dari target nasional sebesar 95 persen. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Hasil pemberian imunisasi measles rubella (MR) yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimatan Utara(Kaltara) hingga kini masih jauh dari target nasional sebesar 95 persen. Kondisi ini membuat Dinkes Kaltara menerapkan sejumlah strategi. Salah satunya dengan melakukan aksi sweeping.

Kepala Dinkes Kaltara, Usman menjelaskan, hasil imunisasi MR di Kaltara pasca diperpanjang hingga akhir Desember mendatang sebesar 65 persen. Artinya, Kaltara masih membutuhkan 30 persen untuk dapat mencapai target yang ditetpakan Kemenkes. Sehingga, pihaknya memberlakukan sweeping ke rumah, sekolah dan lingkungan masyarakat yang sulit dijangkau.

“Masih 65 persen, kita jemput bola agar dapat memenuhi target nasional. Sehingga, petugas dikerahkan turun ke lapangan selain melayani di posyandu (Pos Pelayanan Terpadu),” ucap Usman kepada Radar Kaltara, Senin (3/12).

Dijelaskan, faktor penyebab minimnya hasil imuniasi MR ini lantaran persoalan di awal. Di mana adanya penolakan dari orang tua terkait haram/halam imunisasi MR.  “Karena sejak awal ada penolakan. Isu ini membuat orang tua tidak mau agar anaknya diimunisasi. Padahal petugas telah aktif melakukan sosialisasi akan bahaya penyakit campak dan rubella,” tambahnya.

Diketahui, diperpanjang waktu imunisasi ini berdasarkan Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) nomor: SR.02.06/MENKES/680/2018 tentang Strategi Tindak Lanjut Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) Fase II (Kemenkes RI) hingga 31 Desember 2018.

Perpanjangan waktu ini telah dilakukan dua kali. Sehingga, dengan perpanjangan waktu untuk imunisasi MR ini diharapkan dapat memenuhi target yang telah ditetapkan. Aksi sweeping yang dilakukan guna memastikan anak dengan golongan usia sembilan bulan, enam tahun dan tujuh tahun telah mendapat imunisasi. Serta anak usia tujuh hingga 15 tahun yang belum mendapatkan vaksin MR produk dari Serum Intitute of India (SII).

“Harapan kita dengan adanya penambahan waktu ini seluruh masyarakat dapat terlindung dari penyakit campak dan rubella,” pungkasnya. (akz/eza)

Kejar Target dengan Sweeping


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:26

PLN Kaltimra Cek Kondisi PLTU, Ini yang Ditemukan

TANJUNG SELOR - Guna mendapatkan informasi mengenai pemadaman bergilir yang…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:25

KPU Diserang, Satu Demonstran Ditembak

TANJUNG SELOR – Massa tiba-tiba menyerbu kantor Komisi Pemilihan Umum…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:23

Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Pemilu

TANJUNG SELOR - Ribuan personel siap dikerahkan guna mengamankan pelaksanaan…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:22

Tak Netral, ASN Dapat Dipidanakan

TANJUNG SELOR – Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Sekretaris Provinsi (Sekprov)…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:21

Dua Bus Damri Akan Dikomersilkan

TANJUNG SELOR – Jika sesuai rencana, dalam waktu dekat ini…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:25

Mampu Jadi Penopang Ekonomi Indonesia

TANJUNG SELOR - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:23

SOA Barang Masih Proses Lelang

TANJUNG SELOR - Subsidi ongkos angkut (SOA) barang yang diprogramkan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:23

Kaltara Miliki Prospek Pengembangan Transportasi Darat

Sejak 22 Februari 2019, Tri Wijono Djati resmi mengepalai jabatan …

Sabtu, 23 Maret 2019 10:22

Caleg Stres, RSD Siapkan Dokter Kejiwaan

TANJUNG SELOR - Meskipun di beberapa rumah sakit (RS) di…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:19

Tak Disiplin, Diskualifikasi Menanti

TANJUNG SELOR - Sebanyak 453 calon pegawai negeri sipil (CPNS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*