MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 03 Desember 2018 14:05
ENTAH BEREDAR KEMANA...?? Di Perbatasan, Uang Tunai Rupiah Sering Habis
Wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan. Di Krayan hanya ada satu bank. Tak pelak persediaan uang tunai kerap habis.

PROKAL.CO, TARAKAN - Akses yang terbatas dan jumlah bank hanya satu, menjadi kendala pemenuhan kebutuhan uang tunai masyarakat di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan. Kepala  Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kaltara Hendik Sudaryanto mengkui pendistribusian uang tunai ke Krayan terkendala konektivitas. Sejauh ini hanya Bankaltimtara yang melayani kebutuhan uang masyarakat di sana.

"Ke depan untuk optimalisasi pemenuhan kebutuhan uang di Krayan, diperlukan dukungan pengangkutan uang ke Krayan dan penambahan jumlah bank di Krayan," tutur Hendik kepada Radar Tarakan, Minggu (2/12).

Perlu ada dukungan pengangkutan dan penambahan bank di Krayan, kata dia. "Terkait uang rupiah yang tidak masuk ke bank yang ada di Krayan atau tidak berputar di wilayah Krayan, kemungkinan  bisa terjadi, atau uang rupiah menjadi alat transaksi di wilayah negara tetangga," ungkapnya.

Bila benar adanya penggunaan uang rupiah untuk alat transaksi di wilayah negara tetangga, dirinya menganggap hal tersebut sudah melanggar aturan, karena ada aturan yang melarang jumlah tertentu rupiah keluar dari wilayah Pabean Republik Indonesia (RI).

"Terkait hal ini, kami akan tindaklanjuti dengan menggandeng Pemkab Nunukan dan instansi terkait," bebernya.

Diberitakan sebelumnya, keterbatasan uang tunai masih terus dialami masyarakat di wilayah Krayan. Keterbatasan uang tunai itu dipicu sulitnya akses. Jalur transportasi untuk menyalurkan dana tunai ke bank, khusus Bankaltimtara belum memadai.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengatakan pihaknya masih terus mencari solusi. “Apalagi kalau mau akhir tahun. Biasanya pencairan dana desa itu dilakukan. Uang tunai sering habis,” ungkapnya.

Ia mengatakan, keluhan para kepala desa sudah sering diterima. Bankaltimtara Cabang Nunukan juga memahami kondisi yang ada. Persoalan uang tunai ini sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Apalagi jika proses pencairan anggaran telah dilakukan ke pemerintahan desa. Sehingga, dana tersebut segera harus diambil. 

“Karena, mereka tidak memiliki bukti penarikan uang atau transaksi di bank. Pekerjaan pemerintahan desa itu terhambat,” ungkapnya.

Pemimpin Bankaltimtara Cabang Nunukan Iskandar Zulkarnain tak menampik hal tersebut. “Untuk kebutuhan uang tunai di Krayan sedang diusahakan. Karena, dana atau uang yang disuplai ke Krayan sering berpindah tempat. Artinya, uang yang dikirim ke Krayan hingga miliaran rupiah tapi beredarnya tidak sama seperti di sini. Uangnya beredar entah ke mana,” ujarnya.

Iskandar menduga, uang tunai yang ada di Krayan selama ini justru banyak beredar di luar Krayan. Sebab, ketika diperiksa, hasilnya tidak sesuai dengan harapan pengumpulan dana tersebut. 

“Uang dikirim ke Krayan sudah bermiliar-miliar, tapi feedback-nya ke bank tidak ada. Makanya, kami heran, uang ini ke mana. Jadi, wajar saja jika dicurigai dibelanjakan ke Malaysia,” ungkapnya. (jnr/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 10:34

WOW..!! Rumah DP Nol Rupiah Ditargetkan Minimal 2.000 Unit Tahun Ini

TARAKAN - Perumahan tanpa uang muka atau DP 0 yang…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:29

Jargas dan BBM Satu Harga, Jika Kurang, Ini Kata Menteri Jonan

TARAKAN - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:26

Lima Sampel Diamankan dari Lokasi Kejadian

TARAKAN - Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tarakan lansung melakukan olah…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:25

Polres Kembalikan Rp 1,1 Miliar Anggaran Pengamanan

TARAKAN – Menghadapi tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Polres Tarakan…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:58

Dituntut Penjara Seumur Hidup

TARAKAN – Setelah beberapa kali tidak mengikuti persidangan, akhirnya Lukman…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:56

Impikan Jalan Mulus

TARAKAN – Minimnya drainase atau tidak memadai debit air, luapan…

Sabtu, 16 Februari 2019 00:14

Pertamina Realisasikan Titik ke-7 BBM Satu Harga di Kaltara

TARAKAN – Progres yang menggembirakan bagi warga Desa Long Ampung…

Jumat, 15 Februari 2019 15:32

Rumah DP Nol Sudah Oke

TARAKAN – Wali Kota Tarakan terpilih dr. Khairul tampaknya tak…

Jumat, 15 Februari 2019 15:29

Penyebab Kebakaran Diduga dari Dapur

TARAKAN - Sebanyak 7 rumah yang diketahui terdiri dari indekos,…

Jumat, 15 Februari 2019 15:25

Gubernur Minta Komisi II Kawal Kebutuhan PNS

TARAKAN - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*