MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 29 November 2018 12:46
Janji Perbaiki Sektor Perikanan Sebatik
DIIMPOR: Para nelayan yang di Sebatik hingga kini masih menjual hasil laut ke Tawau, Malaysia. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Hadirnyanya Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Sebatik, salah satu fungsinya adalah ingin memperbaiki sektor perikanan di daerah perbatasan. Terutama pengembangan potensi hasil laut di wilayah perbatasan.

Kepala SKPT Sebatik, Iswadi mengatakan pembangunan PPI Sebatik sangat banyak mendukung, terutama para tokoh masyarakat Sebatik. SKPT hadir untuk segera mengoperasionalkan PPI Sebatik dan mengawal pembangunan hingga selesai. “Jadi wajib untuk melakukan pembangunan, atas nama negara pekerjaan tersebut harus dituntastkan,” kata Iswadi.

Menurutnya, SKPT akan berusaha melakukan peningkatan dan pengembangan terhadap para nelayan yang ada di Sebatik, terutama membantu daerah untuk meningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Melalui sektor perikanan.

Untuk itu, sangat perlu pembangunan PPI Sebatik mendapat dukungan, karena SKPT hadir di garda paling depan Republik Indonesia (RI). Akan menjadikan Sebatik sebagai tempat persingahan para nelayan, sebelum di hasil laut diekspor ke luar, seperti ke Tawau, Malaysia.

Ke depan yang perlu dilakukan adalah pengawalan, karena yang masih menjadi persoalan adalah hasil laut Sebatik masih ada yang dibawa ke Tawau, Malaysia namun tidak melalui prosedur yang benar. Untuk itu, telah dikoordinasikan ke pihak Malaysia, petugas keamanan laut. Agar mengikut prosedur yang benar.

“Sudah menjadi kebiasan lama, membawa hasil laut ke Tawau, Malaysia. Untuk itu perlu ada pembenahan dengan hadirnya SKPT di Sebatik,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang nelayan, Asri mengatakan untuk hasil laut yang didapatkan sementara ini hanya dijual kepada pembeli. Untuk dibawa ke Tawau, Malaysia urusan pembeli. Karena nelayan hanya sebatas menangkap ikan.

“Tidak ada nelayan yang langsung menjual hasil tangkapan ikan ke Tawau, Malaysia,” kata Asri.

Menurutnya, harga ikan menyesuaikan dengan pembeli. Untuk harga tidak menentu. Untuk itu, perlu ada pengawalan dalam proses perdagangan ikan ke Tawau, Malaysia. Karena terkadang harga ikan rendah, para nelayan terkadang hanya terpaksa menjual. “Semoga dengan adanya SKPT itu. Bisa memberikan solusi yang baik kepada para nelayan di Sebatik,” harapanya. (nal/nri)

Janji Perbaiki Sektor Perikanan Sebatik

 

 

 


BACA JUGA

Jumat, 24 Mei 2019 10:34

Puluhan CJH Terancam Batal Berangkat

NUNUKAN – Meskipun dapat tambahan kuota sebanyak 200 orang, namun…

Jumat, 24 Mei 2019 10:34

Makan Kue Bersama Usai Tarawih di Masjid

NUNUKAN - Warga perbatasan di Sebatik punya tradisi lain di…

Kamis, 23 Mei 2019 13:42

Pasar Murah Sasar Wilayah Terpencil

NUNUKAN – Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan kembali menggelar aksi pasar…

Kamis, 23 Mei 2019 13:40

Bayar Rp 500 Ribu untuk Satu Perahu

NUNUKAN – Pedagang lintas batas di Sebatik, harus membayar Rp…

Kamis, 23 Mei 2019 13:36
MA Anulir Putusan PN Tipikor Samarinda Atas Kasasi Kejari Nunukan

Budiman Kembali Diputus Bersalah

NUNUKAN – Mahkamah Agung (MA) RI mengabulkan permohonan kasasi Jaksa…

Rabu, 22 Mei 2019 10:11

Penumpang Keluhkan Keberadaan Anjing Pelacak

NUNUKAN – Penumpang tujuan Tarakan di Pelabuhan Lintas Batas Laut…

Rabu, 22 Mei 2019 10:09

ALHAMDULILLAH..!! 417 Warga Binaan Terima Remisi Idulfitri

NUNUKAN – Total 417 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas…

Rabu, 22 Mei 2019 10:08

SAYANG SEKALI..!! Bangunan Baru Tak Kunjung Digunakan

NUNUKAN – Gedung baru Pelabuhan Tunon Taka, hingga saat ini…

Rabu, 22 Mei 2019 10:06

Sita Sejumlah Senpi dan Sabu

NUNUKAN – Personel Satuan Reserse Narkoba (Sat Reskoba) Polres Nunukan…

Selasa, 21 Mei 2019 11:25

PLN Akui Sulit Alih Kelola PLTMG Sebaung

NUNUKAN – Kerusakan beberapa unit mesin di Pembangkit Listrik Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*