MANAGED BY:
SELASA
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 22 November 2018 12:04
Batal Layani Penumpang Tujuan ke Tawau

Peningkatan Izin Operasional Belum Direspons Kemenhub

DIBUKA: Izin operasional PLBL Liem Hie Djung menjadi salah satu syarat penting jalur Nunukan-Tawau dibuka. Tampak kondisi dan suasana PLBL Liem Hie Djung yang saat ini masih melayani rute reguler. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Rencana pemerintah agar pelabuhan lintas batas laut (PLBL) Liem Hie Djung melayani rute antarnegara, Nunukan-Tawau (Malaysia) dan sebaliknya Oktober lalu batal terlaksana. Sebab, hingga memasuki November 2018, usulan peningkatan izin operasional dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum diteken.

“Memang ada rencana itu Oktober. Sekaligus peringatan hari ulang tahun Kabupaten Nunukan ke-19. Tapi, hal itu tidak teralisasi,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan, Abdi Jauhari kepada media ini kemarin.

Ia mengatakan, sejumlah upaya telah dilakukan agar rencana khususnya peningkatan izin opersaional pelabuhan dari 35 gross tonage (GT) menjadi 175 GT segera terlaksana. Namun, kenyataan di lapangan berkata lain. Pihak Kemenhub belum memberikan izin itu. “Kami memang hanya menunggu. Setelah syarat untuk peningkatan dilengkapi, maka yang dapat dilakukan hanya menunggu saja. Karena, yang menentukan dari pemerintah pusat juga,” ungkapnya.

Abdi, sapaan akrabnya, membantah isu selama ini jika ada pihak-pihak yang merasa terganggu dengan rencana pengoperasian layanan Nunukan-Tawau di PLBL Liem Hie Djung Nunukan. Khususnya dari pihak PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Nunukan. Sebab, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut justru sangat mendukung rencana tersebut. “Mereka (Pelindo) justru mendukung. Buktinya kami sama-sama menghadap langsung ke Kementerian waktu itu,” ungkap Abdi.

Sebagaimana diketahui, status PLBL Liem Hie Djung saat diresmikan sudah berstatus intenasional. Sebab, awal pembangunannya memang sudah mengarah pada pelayanan rute Nunukan-Tawau. Hanya saja, izin operasional yang menjadi kendala. Sebab, kapal yang melayani rute Nunukan-Tawau yang selama ini dilakukan di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan berkekuatan 175 GT. Akhirnya, meskipun berstatus internasional, selama ini pelayanan penumpang hanya yang reguler. Nunukan-Tarakan, Nunukan-Tanjung Selor dan sebaliknya. Termasuk rute antarkecamatan.

Setelah memastikan sarana dan prasarananya memadai, berkas usulan peningkatan izin operasional diajukan Kemenhub di Jakarta. Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), Robby Nahak Serang mengatakan, usulan yang telah disertai rekomendasi kelayakan dari Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan itu tinggal menunggu keputusan dari Kemenhub saja.

Berkas usulan tersebut langsung diserahkan Bupati Nunkan Hj. Asmin Laura Hafid ke Direktur Jendral (Dirjen) Perhubungan Laut di kantor Kemenhub Jakarta. Dalam proses pemberian berkas tersebut, sudah tidak ada masalah. “Jadi, tinggal menunggu keputusan saja. Kemudian difungsikan,” kata Robby kepada media ini saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Ia mengatakan, pengoperasian PLBL Liem Hie Djung dalam melayani rute Nunukan-Tawau dan sebaliknya sudah menjadi keinginan besar pemerintah saat ini. Sebab, keberadaan PLBL menjadi salah satu modal utama hal tersebut diwujudkan. “Kami juga tentunya tidak bisa intervensi. Yang jelas berkasnya tinggal menunggu saja,” ujarnya.

Wakil Bupati Nunukan H. Faridil Murad pernah mengatakan, sejak awal dibangun, PLBL Liem Hie Djung memang telah dikonsep menjadi pelabuhan internasional. Sejumlah persiapan dilakukan agar rencana tersebut dapat terwujud. Hanya saja, beberapa pergantian pejabat akhirnya membuat rencana awal tersebut sempat terkendala.

 “Seharusnya memang sudah lama diusulkan. Tapi, karena pejabat tidak fokus dan dituntut dengan minimnya anggaran akhirnya, khususnya untuk mengajukan ke Jakarta akhirnya terkendala. Namun, saat ini kembali digaungkan sebagai bentuk tanggung jawab kami untuk pembangunan dan konsep yang sudah lama diharapkan,” ujarnya.

Dikatakan, pengoperasian rute Nunukan-Tawau dan sebaliknya ini memang hanya persoalan izin operasional saja. Mengenai sarana dan prasarana di terminal dan dermaga selama ini memang sudah siap pakai. “Dari tiga ponton dermaga, hanya satu saja yang rusak. Usulan perbaikan tetap kami sampaikan lagi ke pemerintah provinsi hingga pusat. Hanya saja, yang ada saja digunakan sementara sambil dibuktikan jikan PLBL Liem Hie Djung ini mampu dan pantas digunakan,” pungkasnya. (oya/zia)  

 


BACA JUGA

Selasa, 21 Mei 2019 11:25

PLN Akui Sulit Alih Kelola PLTMG Sebaung

NUNUKAN – Kerusakan beberapa unit mesin di Pembangkit Listrik Tenaga…

Selasa, 21 Mei 2019 11:23

Tukin Reguler ASN Cair, THR Honorer Nihil

NUNUKAN – Selain gaji, tunjangan kinerja (tukin) reguler aparatur sipil…

Selasa, 21 Mei 2019 11:19

Dimangsa Buaya, WNI Ditemukan Tanpa Kepala

NUNUKAN – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) diketahui kesehariannya  sebagai…

Selasa, 21 Mei 2019 11:18

Modal Silaturahmi, Dapat Anggaran Rp 40 Miliar

NUNUKAN – Sekolah di perbatasan kembali mendapatkan anggaran dari Kementerian…

Selasa, 21 Mei 2019 11:17

Petugas PPK Sebatik Utara Terancam Pidana Pemilu

NUNUKAN – Seorang anggota atau petugas Panitia Pemungutan Suara Kecamatan…

Senin, 20 Mei 2019 13:05

Empat Mesin PLTMG Sebaung Tak Beroperasi

NUNUKAN – Kekurangan daya listrik selama Ramadan kembali terjadi. Kekurangan…

Senin, 20 Mei 2019 13:04

Nama Fasum dan Jalan Mulai Dilirik Pemerintah

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan akhirnya tergerak memberikan nama…

Senin, 20 Mei 2019 13:03

Renovasi Pasar Inhutani Disarankan Lewat CSR Perusahaan

NUNUKAN – Meskipun sebagai pusat distributor pangan di Kabupaten Nunukan.…

Senin, 20 Mei 2019 12:59

Ditinggal ke ATM, Anak Dicabuli Tamu

NUNUKAN – Entah apa yang dipikirkan AR (38)  sehingga tega…

Senin, 20 Mei 2019 11:16

Perindo Akui Terlambat Serahkan LPDK

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kembali menggelar sidang lanjutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*