MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 21 November 2018 14:50
Belum Terpenuhi, Imunisasi MR Diperpanjang

Batas Akhir 31 Desember 2018

MASIH MINIM: Cakupan imunisasi MR di Kaltara masih di bawah target nasional 95 persen. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Setelah sempat diperpanjang selama sepekan, pemberian imunisasi measles rubella (MR) di Kalimantan Utara (Kaltara) kembali diperpanjang oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) hingga 31 Desember 2018.

Perpanjangan itu sendiri telah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kemenkes nomor : SR.02.06/MENKES/680/2018 tentang Strategi Tindak Lanjut Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) Fase II.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Usman menjelaskan, perpanjangan ini sebenarnya tidak hanya diberlakukan di Kaltara saja. Ada 28 provinsi di Indonesia yang juga diperpanjang oleh Kemenkes. “Artinya, saat ini ada 28 provinsi yang belum terpenuhi target nasional 95 persen,” ungkap Usman Kepada Radar Kaltara, Senin (19/11).

Kemenkes menilai cakupan ke 28 provinsi itu belum cukup untuk melindungi seluruh masyarakat dari bahaya penyakit campak dan rubella. Oleh karena itu untuk memenuhi cakupan itu dilakukan perpanjangan. “Diharapkan dengan adanya penambahan waktu ini seluruh masyarakat dapat terlindung dari penyakit campak dan rubella,” harapnya.

Dalam proses perpanjangan ini ada beberapa strategi yang akan dilakukan. Di antaranya, memastikan seluruh desa dan kelurahan telah mencapai cakupan 95 persen, melakukan verifikasi cakupan melalui rapid convenience assessment (RCA), serta melakukan intervensi sesuai hasil RCA. “Jadi ketiga strategi itu akan dilakukan untuk memenhui cakupan MR di Kaltara,” ujarnya.

Selain itu, untuk daerah yang belum terpenhi 95 persen, Kemenkes merekomendasikan untuk melakukan analisa data cakupan kampanye imunisasi MR berdasarkan golongan umur 9 bulan, 6 tahun dan 7 tahun. Begitu juga dengan anak usia 7 hingga 15 tahun yang belum mendapatkan vaksin MR produk Serum Intitute of India (SII) saat masa kampaye. “Anak usia 9 bulan hingga 6 tahun pun tak luput dari pemberian imunisasi. Jadi hingga tanggal 31 Desember nanti langkah itulah yang akan dilakukan Dinkes,” ujarnya.

Sedengan untuk daerah yang terkena dampak bencana, sepeti di Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Utara, dan becana gempa bumi dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng), kegiatan imunisasai MR tetap berlanjut.

Usman menjelaskan, sebenarnya rendahnya imunisasi di Kaltara disebabkan masih adanya penolakan dari orang tua. Padahal pihaknya telah aktif melakukan sosialisasi akan bahaya penyakit campak dan rubella. “Tapi fakta di lapangan masih ada saja penolakan, saat ini saja cakupan MR di Kaltara hanya 65,33 persen saja,” ujarnya.

Melihat data itu, sambung Usman, Kaltara masih membutuhkan 30 persen untuk dapat mencapai taget yang telah ditetapkan Kemenkes 95 persen. “Saya berharap masyarakat tidak ada lagi yang melakukan penolakan, apalagi hal ini untuk kebaikan bersama,” harapnya. (*/jai/ash)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:26

PLN Kaltimra Cek Kondisi PLTU, Ini yang Ditemukan

TANJUNG SELOR - Guna mendapatkan informasi mengenai pemadaman bergilir yang…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:25

KPU Diserang, Satu Demonstran Ditembak

TANJUNG SELOR – Massa tiba-tiba menyerbu kantor Komisi Pemilihan Umum…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:23

Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Pemilu

TANJUNG SELOR - Ribuan personel siap dikerahkan guna mengamankan pelaksanaan…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:22

Tak Netral, ASN Dapat Dipidanakan

TANJUNG SELOR – Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Sekretaris Provinsi (Sekprov)…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:21

Dua Bus Damri Akan Dikomersilkan

TANJUNG SELOR – Jika sesuai rencana, dalam waktu dekat ini…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:25

Mampu Jadi Penopang Ekonomi Indonesia

TANJUNG SELOR - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:23

SOA Barang Masih Proses Lelang

TANJUNG SELOR - Subsidi ongkos angkut (SOA) barang yang diprogramkan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:23

Kaltara Miliki Prospek Pengembangan Transportasi Darat

Sejak 22 Februari 2019, Tri Wijono Djati resmi mengepalai jabatan …

Sabtu, 23 Maret 2019 10:22

Caleg Stres, RSD Siapkan Dokter Kejiwaan

TANJUNG SELOR - Meskipun di beberapa rumah sakit (RS) di…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:19

Tak Disiplin, Diskualifikasi Menanti

TANJUNG SELOR - Sebanyak 453 calon pegawai negeri sipil (CPNS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*