MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 21 November 2018 09:44
DPRD Sentil Manajemen PLN
GELAP: Aktivitas anak-anak yang belajar menggunakan penerangan seadanya lantaran pemadaman bergilir yang diperpanjang pihak PLN. RIKO / RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Pemadaman bergilir diperpanjang hingga 28 November. Artinya warga Tana Tidung dalam sepekan ke depan masih akan merasakan pemadaman. Perpanjangan pemadaman ini pun menuai keluhan dari warga.

Selain mengganggu aktivitas, juga diwakui warga, banyak peralatan elektronik yang rusak. Seperti yang dirasakan Senin (19/11). Sejak  pukul16.00 Wita hingga pukul 00.00  dini hari, pemadaman kembali dilakukan pihak PT PLN Persero Wilayah Kaltim Cabang Berau PLTD Tideng Pale.

"Ini sudah hampir dua pekan lebih PLN melakukan pemadaman. Menurut info karena ada  pemeliharaan mesin tapi kok pemeliharaannya lama sekali,” keluh Irma Yana, warga Jalan Kebun Sayur kepada media ini.

Padahal menurutnya,  beberapa bulan lalu juga dilakukan pemeliharaan. Dirinya berharap kepada Pemkab Tana Tidung untuk menegur pihak PLN atas kurangnya pelayanannya. "Kami mohon pemerintah daerah bisa mengambil langkah untuk mengatasi keluhan masyarakat ini. Karena, dampak dari itu masyarakat cukup dirugikan," ujar perempuan berusia 30 tahun ini.

Menanggapi hal ini, pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tana Tidung pun angkat bicara. Anggota DPRD KTT, M. Yunus Yakau mengatakan, bahwa pihaknya akan segera menyampaikan keluhan masyarakat tersebut ke PT PLN Persero Wilayah Kaltim Cabang Berau PLTD Tideng Pale. Dan rencananya akan mengajak duduk bersama pimpinanya melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dan mencari solusi penyebab seringnya terjadi pemadaman.

" Pemkab Tana Tidung juga sudah banyak membantu pihak PLN terutama mesin dan BBM solar. Yang kami tidak ketahui kenapa PLN selalu melakukan pemadaman diduga PLN kurang baik dalam manejemennya sehingga terjadi hal-hal pemadaman bergilir tersebut,"ujarnya kepada Radar Tarakan, Senin (19/11).

Lebih lanjut  ia berharap, pihak manajemen PLN bisa menempatkan orang-orang yang benar-benar bisa memperhatikan dan memiliki kemampuan dalam mengelola kelistrikan di PLN tersebut.  Karena dengan kondisi saat ini menurutnya sangat menganggu warga. Terlebih, warga yang menggantungkan listrik sebagai  mata pencahariannya. “ Seperti pemilik toko pasti banyak rugi akibat seringnya pemadaman listrik, banyak warga yang mulai mengeluh. Apalagi, di saat malam hari yang mampu menyebabkan peralatan elektronik yang berhubungan dengan listrik akan terganggu dan bahkan rusak. Untuk itu kami akan mencari solusi agar keluhan ini tidak kembali muncul,"  pungkasnya.(*/rko/zia)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 15:28

Lebih Langsing dengan Berenang

<p>Berenang termasuk olahraga yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan orang lebih menganggap olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*