MANAGED BY:
RABU
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 19 November 2018 10:42
MEREKA KEPALA BATU..!! Ngotot Jajakan Jualan di Dermaga Pelabuhan
AKAN DITATA: Sejumlah pedagang asongan masih terlihat di kawasan Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan. YEDIDAH PAKONDO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Meski diimbau untuk tidak lagi menjual makanan di kawasan Pelabuhan Tengkayu I atau SDF, para pedagang asongan masih saja masih saja menjajakan dagangannya di dermaga.

Norhaida (40), saat ditemui Radar Tarakan mengatakan, ia sudah puluhan tahun berjualan di kawasan tersebut. Bahkan telah turun temurun. Bagi keluarga Norhaida penghasilan dari dagangan di Pelabuhan Tengkayu I ia menghidupi keluarganya. “Saya ini sejak masih bayi sudah di sini, sudah berpuluh tahun jualan di sini. Bahkan saya ini generasi ketiga,” tuturnya.

Sebenarnya, Norhaida memiliki kios khusus yang terletak pas di depan penjualan tiket Pelabuhan Tengkayu I, hanya seiring berjalannya waktu, banyak pedagang asongan yang berasal dari luar pelabuhan menjajakan dagangannya.

Atas hal tersebut, Norhaida bersama dengan beberapa rekannya yang memiliki kios di Pelabuhan Tengkayu I menemui petugas untuk menyatakan aspirasinya. Dari hasil pertemuan tersebut, Norhaida dan rekannya diberi kesempatan untuk menjajakan jualannya di sebelah kiri kawasan dermaga Pelabuhan Tengkayu I. “Sebenarnya tidak boleh, tapi karena susah pendapatan, jadi apa boleh buat,” katanya.

Selama berjualan di dermaga pelabuhan, Norhaida tak pernah mendapat perlakuan tak enak dari Pemerintah Kota Tarakan. Setiap harinya, keuntungan yang diperoleh Norhaida beragam, namun rata-rata mencapai Rp 500 sampai 700 ribu per hari. “Itu sudah untung bersih. Paling banyak laku itu minuman mineral, saya jual Rp 5 ribu per botol,” jelasnya.

Disinggung soal rencana pemerintah untuk menjadikan Pelabuhan Tengkayu I mirip dengan layanan Bandara Juwata yang lebih tertata dan memiliki kawasan perbelanjaan khusus, Norhaidah mengatakan bahwa pihaknya mendukung hal tersebut. Asalkan para pemilik kios di kawasan Pelabuhan Tengkayu I juga dilibatkan dalam pembangunan usaha tersebut.

Ince (32) mengatakan bahwa dirinya baru menjual di kawasan dermaga Pelabuhan Tengkayu I sejak 2 tahun lalu. Pernah ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), namun dirinya tetap bersikukuh untuk menjual di kawasan pelabuhan karena tuntutan ekonomi keluarga.

“Pernah ditertibkan. Kapok sih, tapi namanya juga cari makan,” bebernya.

Akan tetapi, keuntungan yang didapatkan Ince tak begitu banyak seperti Norhaida. Setiap harinya Ince hanya berhasil meraup keuntungan yang mencapai Rp 200 ribu. Melalui rencana pemerintah untuk membangun toko perbelanjaan di kawasan Pelabuhan Tengkayu I pun didukung Ince, karena dianggap bisa menaungi pedagang kaki lima di kawasan pelabuhan tersebut. “Saya dukung, asalkan kami juga diberi kesempatan menjual di sini, karena hanya ini mata pencaharian kami,” bebernya. (*/shy/lim)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 10:26

Masjid Baburrahim Dibangun 1957

Masjid Baburrahim terletak di Jalan Palem, RT 02,  Kelurahan Lingkas…

Rabu, 22 Mei 2019 10:25

Bangun Keakraban di Lapangan Futsal Barean

Manisnya senyum yang terukir diwajah para anak yatim piatu yang…

Rabu, 22 Mei 2019 10:07

Dituntut 19 Tahun, Hendrik Divonis Cuma 9 Tahun Penjara

TARAKAN – Terdakwa perkara kepemilikan sabu 1 kg yaitu Hendrik,…

Rabu, 22 Mei 2019 10:04

KURANG KERJAAN..!! Telinga Anak Tiga Tahun Disundut Pakai Korek

TARAKAN – Akibat menyulut telinga anak berumur 3 tahun menggunakan…

Rabu, 22 Mei 2019 10:03

Muhammadiyah Beri Sinyal Menuju Pilgub

TARAKAN - Muhammadiyah menginginkan bakal calon gubernur maupun wakil gubernur…

Rabu, 22 Mei 2019 10:03

Positif Narkoba, Surat Kecakapan Dicabut

MENJELANG arus mudik Lebaran tahun ini, Kantor Kesyahbandaraan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas…

Rabu, 22 Mei 2019 10:00

Penumpang Diprediksi Meningkat 4,80 Persen

TARAKAN – Apel Kesiapan Angkutan Laut Lebaran dan Pembukaan Posko…

Selasa, 21 Mei 2019 12:39
Bursa pada Pilkada Kaltara

Undunsyah Cooling Down, Laura Dua Periode

TARAKAN - Bursa bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan…

Selasa, 21 Mei 2019 12:36

Dua Pemda WTP Lima Kali

TARAKAN – Pada 2018 lalu, opini wajar tanpa pengecualian (WTP)…

Selasa, 21 Mei 2019 12:33

Masjid Al-Amin Simbol Organisasi Muhammadiyah

Masjid Al-Amin merupakan salah satu masjid terbesar di Jalan Yos…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*