MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 19 November 2018 10:42
MEREKA KEPALA BATU..!! Ngotot Jajakan Jualan di Dermaga Pelabuhan
AKAN DITATA: Sejumlah pedagang asongan masih terlihat di kawasan Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan. YEDIDAH PAKONDO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Meski diimbau untuk tidak lagi menjual makanan di kawasan Pelabuhan Tengkayu I atau SDF, para pedagang asongan masih saja masih saja menjajakan dagangannya di dermaga.

Norhaida (40), saat ditemui Radar Tarakan mengatakan, ia sudah puluhan tahun berjualan di kawasan tersebut. Bahkan telah turun temurun. Bagi keluarga Norhaida penghasilan dari dagangan di Pelabuhan Tengkayu I ia menghidupi keluarganya. “Saya ini sejak masih bayi sudah di sini, sudah berpuluh tahun jualan di sini. Bahkan saya ini generasi ketiga,” tuturnya.

Sebenarnya, Norhaida memiliki kios khusus yang terletak pas di depan penjualan tiket Pelabuhan Tengkayu I, hanya seiring berjalannya waktu, banyak pedagang asongan yang berasal dari luar pelabuhan menjajakan dagangannya.

Atas hal tersebut, Norhaida bersama dengan beberapa rekannya yang memiliki kios di Pelabuhan Tengkayu I menemui petugas untuk menyatakan aspirasinya. Dari hasil pertemuan tersebut, Norhaida dan rekannya diberi kesempatan untuk menjajakan jualannya di sebelah kiri kawasan dermaga Pelabuhan Tengkayu I. “Sebenarnya tidak boleh, tapi karena susah pendapatan, jadi apa boleh buat,” katanya.

Selama berjualan di dermaga pelabuhan, Norhaida tak pernah mendapat perlakuan tak enak dari Pemerintah Kota Tarakan. Setiap harinya, keuntungan yang diperoleh Norhaida beragam, namun rata-rata mencapai Rp 500 sampai 700 ribu per hari. “Itu sudah untung bersih. Paling banyak laku itu minuman mineral, saya jual Rp 5 ribu per botol,” jelasnya.

Disinggung soal rencana pemerintah untuk menjadikan Pelabuhan Tengkayu I mirip dengan layanan Bandara Juwata yang lebih tertata dan memiliki kawasan perbelanjaan khusus, Norhaidah mengatakan bahwa pihaknya mendukung hal tersebut. Asalkan para pemilik kios di kawasan Pelabuhan Tengkayu I juga dilibatkan dalam pembangunan usaha tersebut.

Ince (32) mengatakan bahwa dirinya baru menjual di kawasan dermaga Pelabuhan Tengkayu I sejak 2 tahun lalu. Pernah ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), namun dirinya tetap bersikukuh untuk menjual di kawasan pelabuhan karena tuntutan ekonomi keluarga.

“Pernah ditertibkan. Kapok sih, tapi namanya juga cari makan,” bebernya.

Akan tetapi, keuntungan yang didapatkan Ince tak begitu banyak seperti Norhaida. Setiap harinya Ince hanya berhasil meraup keuntungan yang mencapai Rp 200 ribu. Melalui rencana pemerintah untuk membangun toko perbelanjaan di kawasan Pelabuhan Tengkayu I pun didukung Ince, karena dianggap bisa menaungi pedagang kaki lima di kawasan pelabuhan tersebut. “Saya dukung, asalkan kami juga diberi kesempatan menjual di sini, karena hanya ini mata pencaharian kami,” bebernya. (*/shy/lim)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 10:29

Jargas dan BBM Satu Harga, Jika Kurang, Ini Kata Menteri Jonan

TARAKAN - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:26

Lima Sampel Diamankan dari Lokasi Kejadian

TARAKAN - Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tarakan lansung melakukan olah…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:25

Polres Kembalikan Rp 1,1 Miliar Anggaran Pengamanan

TARAKAN – Menghadapi tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Polres Tarakan…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:58

Dituntut Penjara Seumur Hidup

TARAKAN – Setelah beberapa kali tidak mengikuti persidangan, akhirnya Lukman…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:56

Impikan Jalan Mulus

TARAKAN – Minimnya drainase atau tidak memadai debit air, luapan…

Sabtu, 16 Februari 2019 00:14

Pertamina Realisasikan Titik ke-7 BBM Satu Harga di Kaltara

TARAKAN – Progres yang menggembirakan bagi warga Desa Long Ampung…

Jumat, 15 Februari 2019 15:32

Rumah DP Nol Sudah Oke

TARAKAN – Wali Kota Tarakan terpilih dr. Khairul tampaknya tak…

Jumat, 15 Februari 2019 15:29

Penyebab Kebakaran Diduga dari Dapur

TARAKAN - Sebanyak 7 rumah yang diketahui terdiri dari indekos,…

Jumat, 15 Februari 2019 15:25

Gubernur Minta Komisi II Kawal Kebutuhan PNS

TARAKAN - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR…

Jumat, 15 Februari 2019 14:50

Kirim Logistik, Carter Pesawat

TARAKAN – Pemilihan Umum 2019 tak lama lagi. Namun berbagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*