MANAGED BY:
RABU
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 19 November 2018 10:41
Pemindahan Ibu Kota Tunggu RTRW Rampung

Tanjung Palas dan Tanjung Palas Tengah Paling Berpotensi

PEMINDAHAN: Tanjung Palas merupakan salah satu kecamatan yang berpotensi dijadikan Ibu Kota Kabupaten Bulungan setelah Tanjung Selor ditetapkan sebagai Ibu Kota Provinsi Kaltara. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sejak ditetapkan sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berdasarkan Undang-Undang (UU) nomor 20 tahun 2012, hingga kini Tanjung Selor masih berstatus sebagai Ibu Kota Kabupaten Bulungan.

Hal itu disebabkan belum adanya pemindahan Ibu Kota Bulungan ke kecamatan lain, di luar Tanjung Selor. Berdasarkan peraturan dan ketentuan yang berlaku, dalam hal ini melalui kajian dan pemenuhan persyaratan administratif lainnya. Bupati Bulungan, H. Sudjati mengatakan, untuk penganggaran pelaksanaan kajian pemindahan ibu kota kabupaten itu hingga kini belum ada dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan. 

“Kita masih tunggu selesai revisi RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Bulungan dulu. Untuk sekarang ini revisi yang dilakukan masih berproses,” ujar Sudjati kepada Radar Kaltara saat ditemui di Tanjung Selor belum lama ini.

Mantan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bulungan ini mengaku, jika RTRW sudah selesai belum dapat dipastikan kapan dapat dianggarkan untuk melakukan kajian tersebut. Artinya, pemkab juga akan melakukan penyesuaian kondisi peraturan dari pusat yang masih memberlakukan moratorium. “Kalau biaya itu bisa saja melalui APBD atau APBD-P. Jangan sampai kita membikin sia-sia nantinya,” kata Sudjati.

Namun, dengan terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) nomor 9 tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor diharapkan persoalan yang masih menjadi penghambat dapat segera diatasi.

Sementara, akademisi Universitas Borneo Tarakan (UBT), Prof. Adri Patton mengaku sangat mendukung dilakukannya percepatan pemindahan Ibu Kota Bulungan tersebut. Sebab, Tanjung Selor saat ini sudah ditetapkan sebagai Ibu Kota Kaltara berdasarkan amanat UU 20/2012.

“Permasalahannya sekarang, kajian untuk pemindahan ibu kota kabupaten (Bulungan, Red) belum dianggarkan oleh pemkab,” kata Adri Patton.

Pria yang menjabat Rektor UBT ini berharap, pemkab dapat segera menganggarkan untuk pembiayaan pelaksanaan kajian pemindahan Ibu Kota Bulungan itu. Karena untuk kajian Tanjung Selor sebagai Ibu Kota Kaltara sudah dilakukan oleh pihaknya.

Setidaknya, dari kajian yang dilakukan nantinya dapat ditetapkan daerah mana yang dinilai strategis untuk kemudian dijadikan Ibu Kota Bulungan. Pastinya, cepat atau lambat Tanjung Selor pasti akan keluar dari Bulungan dan menjadi sebuah kota.

Melihat kondisi di lapangan, Ketua Tim Kajian DOB Kota Tanjung Selor ini menilai ada dua daerah yang paling strategis untuk dijadikan Ibu Kota Bulungan untuk pengganti Tanjung Selor. Dua daerah itu, yakni Tanjung Palas dan Tanjung Palas Tengah. 

“Tapi tetap perlu dilakukan kajian. Karena tidak bisa juga menetapkan ibu kota suatu daerah itu dengan cara penunjukan begitu saja tanpa dilakukan pengkajian terlebih dahulu untuk melihat historis dan kelaikan suatu daerah itu sendiri,” jelasnya. (iwk/eza)

Pemindahan Ibu Kota Tunggu RTRW Rampung


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*