MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 19 November 2018 10:29
Tukarkan Uang Sebelum Tidak Laku

Empat Pecahan Uang Akan Ditarik

TARIK YANG LAMA: Mengacu pada peraturan Bank Indonesia nomor 10/33/PBI/2008 tentang Pencabutan dan Penarikan dari Peredaran Uang Kertas Pecahan Rp 10.000 dan Rp 20.000 Tahun Emisi 1998, Rp 50.000 dan Rp 100.000 Rupiah Tahun Emisi 1999, maka batas penukaran hingga Desember 2018. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Dalam pelaksaanan tugas mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, Bank Indonesia (BI) berwenang untuk mengeluarkan dan mengedarkan uang rupiah. Selain itu juga berhak mencabut, menarik dan memusnahkan uang rupiah dari peredaran. Kali ini ada empat pecahan mata uang rupiah yang akan ditarik peredarannya.

Pencabutan dan penarikan uang dilakukan dengan berbagai pertimbangan, di antaranya masa edar suatu pecahan yang sudah terlalu lama dan adanya perkembangan teknologi untuk pengaman (security features) pada uang. Pencabutan dan penarikan suatu pecahan uang rupiah dari peredaran juga dimaksudkan untuk mencegah dan meminimalisasi peredaran uang palsu serta menyederhanakan komposisi dan emisi pecahan yang ada.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Utara, Hendik Sudaryanto mengatakan untuk tahun ini, khususnya nanti batas akhirnya 30 Desember 2018, ada empat pecahan yang akan ditarik dari peredaran. Yakni pecahan Rp 10 ribu dan Rp 20 ribu tahun emisi 1998, serta pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu tahun emisi 1999.

Ini sudah mengacu pada peraturan Bank Indonesia nomor 10/33/PBI/2008 tentang Pencabutan dan Penarikan dari Peredaran Uang Kertas Pecahan 10.000 dan 20.000 Rupiah Tahun Emisi 1998, 50.000 dan 100.000 Rupiah Tahun Emisi 1999. Telah ditetapkan sejak tanggal 31 Desember 2008, keempat uang kertas itu dicabut dari peredaran. Setelah tanggal 31 Desember 2008 ada waktu 10 tahun bagi masyarakat untuk menukarkan uang tersebut ke Bank Indonesia atau bank umum tetapi dengan tata cara.

“Dilima tahun bisa lewat bank umum dan Bank Indonesia, tetapi setelah lima tahun sampai nanti 30 Desember 2018 harus di Bank Indonesia. Baik di pusat maupun kantor perwakilan di seluruh Indonesia,” ujarnya.

“Paling akhir penukan yakni 30 Desember 2018, setelah itu sudah tidak dapat ditukarkan dan uang itu tidak akan berlaku lagi sebagai alat pembayaran yang sah,” tuturnya.

Sehingga masyarakat dapat menolak jika ada yang masih menggunakan empat pecahan uang ini dalam bertransaksi. Adanya penarikan uang ini dilakukan karena umur uang yang selama ini beredar di masyarakat, dan sudah ada uang pecahan baru yang sudah mempertimbangkan perkembangan teknologi sehingga dapat memberikan keamanan (security features) yang lebih lengkap dibandingkan yang lama.

Sedangkan umumnya umur uang itu tergantung kondisi yang ada di lapangan. Artinya ketika sudah muncul uang pecahan baru, uang yang lama pasti akan dilakukan pencabutan dari peredaran di masyarakat secara bertahap.

“Jadi tidak ada jangka waktunya, semuanya tergantung situasi dan kondisinya,” ungkapnya.

Selain itu, untuk masyarakat yang berada di perbatasan atau pedalamandan tidak mengetahui hal ini, maka pihaknya juga akan menyurati setiap perbankan untuk dapat memberikan informasi kepada setiap nasabahnya. Selain itu juga akan bekerja sama dengan media atau radio agar bisa menjangkau sampai kepada pedalaman.

“Sebisa mungkin akan kami informasikan kepada masyarakat seluruh Kaltara. Dan semaksimal mungkin masyarakat dapat info terkait batas akhir penukaran uang yang dicabut dari peredaran,” pungkasnya. (*/naa/udn)


BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 09:56

PPPK Menanti Kebijakan Pemimpin Baru

TARAKAN - Pemerintah pusat kembali mengeluarkan pernyataan bakal membuka lagi…

Senin, 10 Desember 2018 09:55

Dari Sepeda Mengenal Negara Lain dan Banyak Komunitas

Olahraga dapat menjadi hobi yang sehat bagi penikmatnya. Selain sehat…

Senin, 10 Desember 2018 09:53

Saling Susul di Rute Sepanjang 26 Km

TARAKAN - Sebanyak 180 goweser ikut berpartisipasi dalam Jambore Sepeda,…

Senin, 10 Desember 2018 09:52

Masih Ada Pengundian Sekali Lagi

TARAKAN - Surat kabar harian (SKH) Radar Tarakan dan Sinar…

Senin, 10 Desember 2018 09:50

Pengusaha Bertarung dengan Upah Tinggi

BESARNYA ketentuan upah di Kota Tarakan membuat para pengusaha harus…

Senin, 10 Desember 2018 09:30

Ada Sekolah, Tak Ada Jalan Utama

TARAKAN - Ketua RT 66, Kelurahan Karang Anyar, Saimun mengatakan,…

Senin, 10 Desember 2018 09:04

Barat dan Utara Rawan Longsor

TARAKAN – Masyarakat patut waspada seiring intensitas hujan yang tinggi.…

Senin, 10 Desember 2018 09:01

HUT, Tetap Mengundang Artis

TARAKAN – Hari Ulang Tahun ke-21 Kota Tarakan yang jatuh…

Senin, 10 Desember 2018 08:59

Jarak Pandang Terbatas, Speedboat Kandas

CUACA buruk juga berdampak pada pelayaran, kemarin (7/12). Sebuah speedboat…

Senin, 10 Desember 2018 08:57

Tidak Melapor atau Terlambat Bayar, Sanksi Menanti

TARAKAN – Pencapaian Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tarakan per…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .