MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 19 November 2018 09:27
Kapolda: Tak Berizin, Akan Ditertibkan
ILEGAL: Tampak salah satu titik tambang emas yang ada di Kecamatan Sekatak yang diawasi langsung petugas kepolisian. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara secara tegas mengatakan bahwa persoalan tambang emas ilegal di Kecamatan Sekatak harus segera disikapi bersama, selama tak ada izin, aparat kepolisian akan terus melakukan penindakan.

Dikatakan Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit memang dalam menyikapi ini pihak kepolisian memiliki langkah-langkah sendiri mengingat banyaknya penambang yang harus disikapi. “Ada langkah-langkahnya memang, sebab ini penambangnya juga banyak,” jelasnya saat dikonfirmasi, Jumat (16/11).

Dalam hal ini dikatakan Kapolda, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak pemerintah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Untuk itu, dirinya juga sangat berharap agar pemerintah bisa memberikan izin.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemprov atau pemkab, kalau bisa ini (tambang emas, Red) dikasih izin saja dengan prosedur yang seharusnya,” jelas Indrajit.

Dengan adanya izin, kata dia, tentu suatu hal yang harus menjadi perhatian ialah berkaitan dengan kelangsungan lingkungan hidup di sekitarnya, ada hal yang tidak diperbolehkan. “Yang penting tidak boleh menggunakan mercury. Itu berbahaya, akan merusak ilingkungan hidup,” bebernya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa memang untuk saat ini pihaknya sedang melakukan pendekatan agar bisa kegiatan penambangan ilegal tersebut dapat dihentikan. “Memang saat ini masih ada saja yang kucing-kucingan, dalam hal ini kami selalu mengedapankan beberapa cara,” jelasnya.

Cara tersebut adalah dengan preemtif, preventif serta represif untuk dapat. Tiga hal tersebut akan terus dilakukan aparat kepolisian untuk dapat memberhentikan para penambang liar. “Pertama langkah preemtif atau pencegahan, kan pernah dikumpulkan di sini (Polda, Red) semua para penambang itu, sudah kami perintahkan untuk berhenti,” jelasnya.

Sementara itu, upaya preemtif saja tidak cukup, maka dari itu pihaknya juga melakukan upaya preventif. Seperti halnya dilakukannya patroli-patroli untuk mencegah masalah tersebut. “Jika masih tetap saja maka upaya represif dilakukan, atau diberikannya penindakkan berupa penegakkan hukum,” urainya.

Lebih jauh dikatakkan Indrajit, jika memang dari pemerintah tidak dapat memberikan izin, maka hal yang harus dilakukan adalah penindakan kepada setiap para penambang yang masih saja melancarkan kegiatan-ilegal. “Ini masalah sosial, penanganannya harus konkrit. Namun yang jelas akan kami tertibkan selama itu tidak ada izinnya,” tegasnya mengakhiri.

Sebagaimana dikatakan Kapolres Bulungan, AKBP Andrias Susanto Nugroho belum lama ini, memang di wilayah tersebut ada sedikit permasalahan sosial yang harus ditangani. Tidak hanya oleh kepolisian, tapi juga seluruh stakeholder yang terkait. “Baik itu pemerintah daerah setempat, kabupaten hingga provinsi,” bebernya.

Selain itu, imbauan kepada masyarakat juga harus senantiasa dilaksanakan, baik bagi masyarakat asli setempat, maupun pendatang untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan penambangan ilegal tersebut. “Pihak kami sebenarnya sudah melakukan penegakan hukum terhadap para penambang ilegal ini dengan melakukan penangkapan, hingga saat ini sudah ada 34 orang yang telah berhasil diamankan,” bebernya.

“Dari angka itu ada yang penyidikan dan ada yang sudah dalan proses sidang,” timpalnya.

Sebagai Kapolres yang baru, ia juga telah memerintahkan personelnya untuk melakukan mapping dan memberikan pesan-pesan kamtibmas bagi masyarakat setempat. Bahkan di sejumlah lokasi tambang yang ada kata dia telah terpampang jelas spanduk peringatan bagi siapapun itu untuk tidak melakukan penambangan liar lagi.

“Karena selain itu sangat berbahaya untuk keselamatan si penambang sendiri dan satu hal yang pasti adalah pelanggaran undang-undang pertambangan. Karena telah melakukan penambangan ilegal,” bebernya.

Selain itu, secara tegas Andrias juga mengatakan bagi siapapun yang melakukan pembelian terhadap hasil- hasil emas itu akan dilakukan penangkapan oleh pihaknya, baik itu para cukong maupun hingga pengepul. “Yang melakukan pendanaan terhadap kegiatan ini juga akan kami lidik, jika terbukti akan kami proses secara hukum pidana,” tegasnya. (sny/eza)

Kapolda: Tak Berizin, Akan Ditertibkan


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 20:31

SOA Belum Lelang, Pesawat Kecil Terbatas

TANJUNG SELOR - Hingga kini subsidi ongkos angkut (SOA) penumpang…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:21

Mobil Tangki BBM ‘Kencing’ di Jalan

TANJUNG SELOR – Satu mobil distribusi bahan bakar minyak (BBM)…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:19

ALAMAK..!! Gara-Gara Masak Air, Lahan 1 Hektare Terbakar

TANJUNG SELOR – Musibah terbakarnya lahan di Ibu Kota Kaltara,…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:17

Dipercaya Tolak Bala dan Datangkan Keberkahan

Menjadi agenda rutin setiap tahunnya pada perayaan Imlek. Warga etnis…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:15

Kemenag Tunggu Keppres soal BPIH

TANJUNG SELOR - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bulungan,…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:14

Audit Banpol, BPK Kumpulkan Parpol

TANJUNG SELOR – Proses pemeriksaan atau audit yang dilakukan Badan…

Jumat, 15 Februari 2019 21:15

Menteri ESDM Dukung Hilirisasi Batu Bara

TANJUNG SELOR - Didampingi langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara),…

Jumat, 15 Februari 2019 21:13

Banyak Pengetap, Premium Terancam Disetop

TANJUNG SELOR – Menyikapi maraknya aksi pengetap di Stasiun Pengisian…

Jumat, 15 Februari 2019 15:23

Penarikan Pajak Alat Berat Masih Dilakukan

TANJUNG SELOR – Berdasarkan amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada…

Jumat, 15 Februari 2019 15:21

Tahun Ini, Kodim KTT Dituntaskan

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan Makodim Kabupaten Tana Tidung (KTT)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*