MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 14 November 2018 11:53
Di Pesantren Lapas, BNNP Temukan Sabu
DIMUSNAHKAN : Sabu 2 kg dari hasil pengungkapan BNNP Kaltara dilarutkan ke dalam air, kemarin (13/11). ELIAZAR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Berkunjung ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Tarakan, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara Brigjen Pol Ery Nurtasari malah menemukan sabu-sabu di kamar salah satu warga binaan, 24 September lalu. Diceritakan Ery, saat itu ia berkunjung ke Blok Pesantren Lapas dan mendapati ada warga binaan di dalam pesantren tersebut. Lantaran penasaran dengan isi laci warga binaan yang ada di dalam Blok Pesantren, Ery pun membukanya dan menemukan satu paket sabu seberat 4,51 gram.

Sabu tersebut diketahui milik warga binaan yang bernama Ridwansyah alias Iwan Buda. Tidak hanya itu, dirinya juga mendapati 3 unit HP dan uang tunai Rp 6,5 juta. Barang-barang tersebut kemudian disita penyidik BNNP untuk dijadikan barang bukti.

“Meski saya datang ke sana dengan maksud kunjungan, tapi karena tertangkap basah sama saya, tetap akan saya proses. Seharusnya pesantren bebas sabu. Kami proses, karena saya berpikir ini untuk introspeksi karena harus lebih ketat lagi mengawasi,” kata Ery usai pemusnahan barang bukti, kemarin (13/11).

Tertangkapnya warga binaan yang menyimpan sabu, ditegaskan Ery jika BNNP tidak memandang pihak mana pun untuk memproses apabila terbukti terlibat dalam kasus narkotika. Ia juga memastikan, siapa pun yang terlibat apakah oknum pegawainya atau pegawai di dalam Lapas akan tetap diproses. Namun, pihaknya tetap akan menunggu hasil pengembangan pemeriksaan jika ternyata ditemukan ada pegawai Lapas yang terlibat.

“Kalau ada anggota saya sendiri di BNNP begitu, maka saya juga akan menindak  tegas,” ungkapnya.

Ditambahkan Ery, dalam pemusnahan itu pihaknya juga memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 2 kg. Sabu seberat 1.982,84 gram merupakan hasil temuan dari petugas avsec Bandara Juwata Tarakan. Rencananya sabu akan dikirim pada 24 Juli lalu ke Makassar. Kemudian 13,37 gram sabu terbagi dalam 36 poket hasil pengungkapan dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan Utama Angkatan Laut XIII, 5 September lalu dengan tersangka Sugeng.

“Sabu temuan di Lapas sudah kami usahakan untuk kembangkan, namun pelaku belum tertangkap. Jadi sabu itu berada dalam dua paket, satu paket berisi dua bungkus plastik yang dikemas menggunakan kertas karbon dan dimasukkan dalam kotak tisu,” jelasnya.

Pemilik sabu yang dikirim ke Makassar tersebut belum ditemukan lantaran dikirim menggunakan jasa pengiriman JNE. Pelaku menggunakan nama, alamat dan nomor telepon fiktif dan mengaku paket berisi makanan. Upaya pengungkapan gagal menemukan pelakunya, setelah temuan sabu dalam kotak tisu ini terekspos ke media sosial. “Karena memang aturan harus dimusnahkan, jadi kami musnahkan. Kami kembangkan kasus ini kalau ada informasi lebih lanjut,” terangnya. (zar/lim)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:14

ADA APA INI..?? Empat Sukhoi Mengudara di Perbatasan Kaltara

TARAKAN – Empat pesawat Sukhoi jenis SU-27 dan SU-30 dari…

Kamis, 21 Maret 2019 11:13

CIHUYY ..!! Ngga Lama Lagi di Tarakan Ada Cinema XXI

TARAKAN – Pertengahan tahun ini, Cinema XXI di lantai empat…

Kamis, 21 Maret 2019 11:11

4 ASN Mangkir Kerja, 2 Kampanye di Medsos

TARAKAN - Menjadi anggota aparatur sipil negara (ASN) diwajibkan untuk…

Kamis, 21 Maret 2019 10:37

Cabuli Anak di Bawah Umur, CK Diringkus Polisi

TARAKAN – Perbuatan yang dilakukan oleh pria berinsial CK (37)…

Kamis, 21 Maret 2019 10:31

Besi Bermunculan di Badan Jalan

TARAKAN – Minimnya perawatan jalan lingkungan, kerusakan semenisasi jalan pun…

Rabu, 20 Maret 2019 11:17

Pigging Klir, Listrik Berangsur Pulih

TARAKAN – PT Medco E&P Tarakan tengah berusaha merampungkan proses…

Rabu, 20 Maret 2019 11:15

Kelalaian Warga, Lahan Kembali Terbakar

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi di RT 05 Kelurahan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:13

“WTP Bukanlah Tanda Kelulusan, tapi Kewajiban”

Dalam kaitan membangun Indonesia, masyarakat perlu memiliki pemahaman cukup untuk…

Rabu, 20 Maret 2019 11:12

Kampanyekan Heart of Borneo Jadi Wisata Dunia

JAKARTA - Tak hanya kekayaan sumber daya alam berupa minyak…

Rabu, 20 Maret 2019 11:11

PLTSa di Kunak, Kontribusi Rp 1 Miliar

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tarakan akhirnya memilih Kawasan Usaha Peternakan (Kunak)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*