MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 November 2018 14:08
Optimistis Dana Rp 100 M untuk UMKM Terealisasi
KREDIT: Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltara, Hartono (dua dari kiri) saat menjelaskan mekanisme penyaluran dana bergulir dari LPBD tahun ini. IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Tahun ini, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) menggelontorkan anggaran sebesar Rp 100 miliar untuk pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Dana bergulir itu disalurkan melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kaltara. Namun, sejauh ini peminat pinjaman dana bergulir tersebut terbilang masih sangat minim.

Namun demikian, Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltara, Hartono mengaku optimistis bahwa dana bergulir yang dikucurkan untuk mendorong peningkatan UMKM di provinsi termuda Indonesia ini akan terealisasi 100 persen.

Untuk usulan yang masuk hingga saat ini sudah sekitar 50 persen dari dana yang ada. Masing-masing usulan nominalnya bervariasi, mulai dari Rp 8 miliar hingga Rp 10 miliar. Adapun kendala dari pelaku usaha yang tidak dapat memanfaatkan pinjaman ini karena masih ada pinjaman atau kredit di tempat lain.

“Saat ini sudah sekitar 10 permohonan yang masuk ke kami. Dari jumlah itu sudah ada enam yang kami sampaikan ke pusat (LPDB, Red) untuk ditindaklanjuti. Tapi masih ada lagi beberapa yang baru mengusulkan,” ujar Hartono kepada Radar Kaltara saat ditemui di acara Respons Kaltara, Senin (12/11).

Hartono mengaku, usulan dari pemohon atas pinjaman dana tersebut terbilang lambat. Karena antrean pinjaman dana bergulir di LPDB itu masuk dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, bukan hanya dari Kaltara. “Sebenarnya, usulan itu sudah dapat diproses setelah 10 hari masuk ke LPDB. Tapi, karena antreannya panjang, maka secara otomatis proses akan bertambah lama,” katanya. 

Ia menjelaskan, pihaknya juga bekerja sama dengan perbankan untuk menyalurkan dana bergulir tersebut kepada UMKM. Tapi jika dari perbankan, bunganya 11 persen. Sementara untuk UMKM yang tidak memiliki jaminan, tidak ada masalah. Ada kemudahan untuk tetap dapat melakukan pinjaman tersebut.

Di sini, UMKM cukup berhubungan dengan Penjamin Kredit Daerah (Jamkrida) yang saat ini ada di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Sementara untuk di Kaltara belum memiliki Jamkrida dan hanya ada Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) di Tarakan. “Ini bisa kami fasilitasi. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Jamkrida dan Jamkrindo. Mereka mengaku siap membantu itu,” sebutnya.

Intinya, Disperindagkop dan UKM Kaltara terus mendorong para pelaku UMKM untuk mengusulkan pinjaman dana tersebut. Tapi dengan catatan harus memenuhi syarat yang sudah ditentukan, salah satunya tidak ada tunggakan pinjaman di tempat lain.

Direktur Utama (Dirut) BPR Bulungan, Lenny Marlina berterima kasih atas dilibatkannya perbankan, khsusunya BPR untuk mengelola dana bergulir tersebut. Pada prinsipnya BPR sangat mendukung upaya peningkatan UMKM. 

“Kami berharap dalam waktu dekat ini ada tindak lanjut dari kunjungan Disperindagkop ke kami. Saat ini kami belum bisa menyalurkan, karena anggaran itu belum ada di BPR, dan belum ada juga MoU-nya,” jelas Lenny.

Sementara, Penyelia Kredit Konsumer dan program Bankaltimtara, Efan Ahadian menambahkan, untuk pinjaman ini tentu ada pengembaliannya. Dalam menangani dana pinjaman ini, Bankaltimtara menyediakan dua skema, yakni channeling dan executing.

“Untuk yang executing sudah jalan dalam tiga tahun belakangan ini. Sedangkan yang channeling, bank hanya memfasilitasi atau lembaga keuangan yang memindahbukukan atau mencairkan dana,” sebutnya. (iwk/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 12:04

Beda Persepsi, Persetujuan Ditunda

TANJUNG SELOR – Deadline persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:02

Pembangunan Lanudal Butuh Lahan Enam Hektare

TANJUNG SELOR - Pembangunan Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal) di…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:01

Sempat Molor, DPTHP-II Nasional Ditetapkan

TANJUNG SELOR – Meski sempat molor, penetapan jadwal Daftar Pemilih…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:59

Mau Bangun Ini, Pertamina Beri Catatan Khusus

TANJUNG SELOR – Setelah melakukan survei ke Bandara Kolonel RA…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:58

2.107 Warga Binaan Miliki Hak Pilih

TANJUNG SELOR – Hak pilih narapidana di lembaga pemasyarakatan (lapas)…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:56

Harga TBS Anjlok, Ini Dampak yang Paling Terasa

TANJUNG SELOR - Turunnya harga crude palm oil (CPO) dunia…

Jumat, 14 Desember 2018 14:50

Diupah RM 5.000, Nelayan Bawa Sabu 10 Kg

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali…

Jumat, 14 Desember 2018 14:48

Infrastruktur dan Bantuan Keuangan Jadi Perhatian

TANJUNG SELOR ­– Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Dewan Perwakilan Rakyat…

Jumat, 14 Desember 2018 14:46

Rp 9 Miliar untuk Relokasi Pipa

TANJUNG SELOR – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat…

Jumat, 14 Desember 2018 14:44

Bawaslu Pertanyakan Hak Suara di Lapas

TANJUNG SELOR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .