MANAGED BY:
RABU
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 November 2018 11:48
Kebakaran di Desa Atap Dipicu Korsleting
ULURAN PEMERINTAH: BPBD Nunukan memberikan bantuan kepada seluruh korban kebakaran di Desa Atap Kecamatan Sembakung. DOKUMENTASI BPBD NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Para korban insiden kebakaran di Desa Atap Kecamatan Sembakung, Sabtu (10/11) lalu, mendapatkan bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan. Setidaknya ada delapan keluarga yang mendapatkan bantuan berupa kebutuhan pangan dasar seperti beras, mi, gula dan kopi juga kebutuhan sandang seperti selimut handuk baju dan perlengkapan memasak di dapur lainnya.

“Ya, tak hanya pangan dan sandang saja. Kebutuhan logistik lain seperti tas sekolah dan perlengkapannya juga kami berikan untuk anak-anak mereka yang masih sekolah,” ungkap Kasubbid Kedaruratan BPBD Nunukan Hasan kepada media ini.

Tentunya dengan bantuan yang diberikan langsung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bisa meringankan penderitaan korban kebakaran, di mana harta benda mereka habis dilalap si jago merah.

“Tak ada yang tersisa harta benda mereka. Jadi semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan membantu mereka,” pinta Hasan.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi mengatakan, polisi menyimpulkan kebakaran yang menghanguskan enam rumah itu, penyebabnya korsleting listrik.

Keterangan yang diterima dari sejumlah korban dan saksi tidak ditemukan aktivitas pemicu api sesaat sebelum kebakaran terjadi. Sejumlah korban juga telah menerima insiden malang yang menimpa mereka.

“Sejauh ini, polisi dan instansi terkait sudah membersihkan sisa-sisa puing bekas kebakaran. Rencananya nanti, korban akan kembali membangun rumah di atas lahan kebakaran tersebut,” ujar Karyadi.

Dalam insiden itu, seluruh korban diperkirakan menderita kerugian hingga miliaran rupiah. Sebab, korban memang menempati rumah tersebut sebagai tempat mata pencarian mereka. Para korban bekerja sebagai petani dan wiraswasta.

Kondisi bangunan yang saling berdekatan membuat api cepat menjalar. Bangunan yang terdiri dari rumah kontrakan, gudang barang dan penggilingan padi itu cukup lama dilalap api. Personel Disdamkar baru berhasil melakukan pendinginan setelah 6 jam berjibaku melawan api. (raw/lim)

 


BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 10:11

Penumpang Keluhkan Keberadaan Anjing Pelacak

NUNUKAN – Penumpang tujuan Tarakan di Pelabuhan Lintas Batas Laut…

Rabu, 22 Mei 2019 10:09

ALHAMDULILLAH..!! 417 Warga Binaan Terima Remisi Idulfitri

NUNUKAN – Total 417 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas…

Rabu, 22 Mei 2019 10:08

SAYANG SEKALI..!! Bangunan Baru Tak Kunjung Digunakan

NUNUKAN – Gedung baru Pelabuhan Tunon Taka, hingga saat ini…

Rabu, 22 Mei 2019 10:06

Sita Sejumlah Senpi dan Sabu

NUNUKAN – Personel Satuan Reserse Narkoba (Sat Reskoba) Polres Nunukan…

Selasa, 21 Mei 2019 11:25

PLN Akui Sulit Alih Kelola PLTMG Sebaung

NUNUKAN – Kerusakan beberapa unit mesin di Pembangkit Listrik Tenaga…

Selasa, 21 Mei 2019 11:23

Tukin Reguler ASN Cair, THR Honorer Nihil

NUNUKAN – Selain gaji, tunjangan kinerja (tukin) reguler aparatur sipil…

Selasa, 21 Mei 2019 11:19

Dimangsa Buaya, WNI Ditemukan Tanpa Kepala

NUNUKAN – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) diketahui kesehariannya  sebagai…

Selasa, 21 Mei 2019 11:18

Modal Silaturahmi, Dapat Anggaran Rp 40 Miliar

NUNUKAN – Sekolah di perbatasan kembali mendapatkan anggaran dari Kementerian…

Selasa, 21 Mei 2019 11:17

Petugas PPK Sebatik Utara Terancam Pidana Pemilu

NUNUKAN – Seorang anggota atau petugas Panitia Pemungutan Suara Kecamatan…

Senin, 20 Mei 2019 13:05

Empat Mesin PLTMG Sebaung Tak Beroperasi

NUNUKAN – Kekurangan daya listrik selama Ramadan kembali terjadi. Kekurangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*