MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 November 2018 11:37
Usulan Anggaran Tak Terakomodir

Pakai Dana Pribadi Jalankan Program

TAK TERAKOMODIR: Anggaran program lanjutan Redakantawa Berkawan tak terakomodir dalam APBD Perubahan 2018. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dinas Perikanan Kabupaten Bulungan mengaku saat ini harus bahu-membahu dalam menjalankan setiap program yang tengah dijalankannya.

Kepala Dinas Perikanan Bulungan, Masri mengatakan, penyebab pihaknya saling bahu-membahu lantaran usulan anggaran yang pernah diajukan dalam APBD perubahan tahun ini tak terakomodir. Sementara, program yang digalakkannya bersifat berkelanjutan. Oleh karenanya, pihaknya mengupayakan cara lain guna mempertahanan program tersebut tak terhenti begitu saja.

“Solusinya kita saat ini bahu-membahu dahulu. Menggunakan dana pribadi untuk menjalankan program yang berkelanjutan ini,” ungkapnya kepada Radar Kaltara, Senin (12/11).

Lanjutnya, mengenai besaran anggaran yang tak terakomodir. Masri menyebutkan bahwa sebesar Rp 100 juta. Anggaran itu untuk lanjutan program revitalisasi budidaya ikan air tawar berbasis karakteristik kawasan (Redakantawa Berkawan).

“Kita tahu program itu sebelumnya sudah cukup berhasil. Nah, kita tidak ingin kelanjutannya tak berhasil juga. Itulah diupayakan melalui dana pribadi dulu,” ujarnya.

Lanjutnya, terkait program kelanjutannya yakni mengenai pelatihan pembuat pakan dan pengolahan ikan. Sehingga, harapannya setelah pelatihan itu masyarakat dapat dengan baik membudidaya ikan air tawarnya.

“Ini sifatnya penting, karena jangan sampai pasca kami beri bibit. Kemudian, masyarakat tidak paham akan pengolahan dan pembuat pakannya,” katanya.

Ditambahkannya juga, digalakkannya program itu lantaran saat ini masih rendahnya sumber daya usaha kecil pembudidaya ikan air tawar di Bulungan. Untuk itu, melalui Redakantawa Berkawan sehingga dapat juga menghasilkan suatu produk unggulan ikan air tawar yang memiliki ciri khas dan daya saing tinggi. “Ini juga sesuai dengan visi Bulungan dalam menjadikan pusat pangan berbasis industri,” katanya.

“Kita yakin jika program itu berjalan, maka permasalahan yang selama ini membelenggu perlahan dapat teratasi. Termasuk pada permasalahan terbatasnya pangsa pasar ikan air tawar,” sambungnya.

Seperti diketahui sebelumnya, sebagai tahap awal, Desa Panca Agung dan Karang Agung di Kecamatan Tanjung Palas Utara yang saat ini menjadi pilot project. “Dua desa itu sudah melaksanakan dengan baik menurut pantauan kami di lapangan saat ini. Tinggal ditingkatkan lagi,” pintanya.

Dikatakannya juga, terkait jenis ikan air tawar yang menjadi pilot project. Amir menyebutan bahwadi dua desa tersebut adalah ikan lele. Dan pemilihan ikan tersebut diakui bahwa bukan secara langsung oleh DKP, melainkan usulan dari pemerintah desa setempat. “Sebelumnya kita sudah pernah menggelar pertemuan. Dan pihak desa yang kami maksud itu memilih ikan lele,” pungkasnya. (omg/eza)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:25

KPU Diserang, Satu Demonstran Ditembak

TANJUNG SELOR – Massa tiba-tiba menyerbu kantor Komisi Pemilihan Umum…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:23

Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Pemilu

TANJUNG SELOR - Ribuan personel siap dikerahkan guna mengamankan pelaksanaan…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:22

Tak Netral, ASN Dapat Dipidanakan

TANJUNG SELOR – Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Sekretaris Provinsi (Sekprov)…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:21

Dua Bus Damri Akan Dikomersilkan

TANJUNG SELOR – Jika sesuai rencana, dalam waktu dekat ini…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:25

Mampu Jadi Penopang Ekonomi Indonesia

TANJUNG SELOR - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:23

SOA Barang Masih Proses Lelang

TANJUNG SELOR - Subsidi ongkos angkut (SOA) barang yang diprogramkan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:23

Kaltara Miliki Prospek Pengembangan Transportasi Darat

Sejak 22 Februari 2019, Tri Wijono Djati resmi mengepalai jabatan …

Sabtu, 23 Maret 2019 10:22

Caleg Stres, RSD Siapkan Dokter Kejiwaan

TANJUNG SELOR - Meskipun di beberapa rumah sakit (RS) di…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:19

Tak Disiplin, Diskualifikasi Menanti

TANJUNG SELOR - Sebanyak 453 calon pegawai negeri sipil (CPNS)…

Kamis, 21 Maret 2019 11:07

Durasi ML Jadi Tujuh Jam Sehari

TANJUNG SELOR - Pemadaman listrik yang terjadi sejak Februari lalu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*