MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 12 November 2018 13:53
BNNP Menunggu Penelitian Air Rebusan Pembalut
Kepala BNNP Kaltara Brigjen Pol Ery Nursatari. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara angkat bicara soal fenomena remaja mabuk dengan cara yang tak lazim yakni dengan meminum air rendaman pembalut wanita.

Kepala BNNP Kaltara Brigjen Pol Ery Nursatari mengatakan, fenomena ini ditemukan pertama kali di Kudus, Jawa Tengah (Jateng). Saat itu beberapa remaja yang diketahui anak jalanan diamankan BNNP Jateng karena sedang nge-fly dengan cara lebih dulu merebus pembalut bekas. “Iya kami sudah monitor terkait fenomena baru tersebut, karena sudah ramai diberitakan dan dibahas di media sosial (medsos), infonya mereka menggunakan air rebusan ini untuk mengganti cara fly sebelumnya yang menggunakan lem,” tuturnya, Minggu (11/11).

Namun terkait apakah benar air rebusan dari pembalut wanita tersebut dapat mengakibatkan fly atau mengandung bahan psikoaktif, dirinya belum bisa memastikan. BNNP masih menunggu hasil uji laboratorium kandungan terhadap pembalut wanita tersebut.

“Kalau kita lihat iklannya, di dalam pembalut itu ada gel yang menyerap air ketika ditumpahkan di atas pembalut, nah gel ini yang katanya penyebab fly, tapi itu masih katanya, perlu uji laboratorium lagi untuk mencari kebenarannya,” tuturnya.

Meski begitu dirinya tetap mengimbau kepada orang tua untuk melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya, jangan sampai mengikuti fenomena yang dianggap memiliki dampak negatif bagi kesehatan. “Yang namanya fly pasti mengganggu susunan syarat, saya menyarankan anak-anak jangan mengikuti fenomena ini, karena tidak patut ditiru,” ungkapnya.

Hingga saat ini BNNP juga tengah menunggu informasi resmi dari BNN pusat terkait kandungan yang ada di dalam pembalut wanita tersebut. “Saat ini ini kami masih menunggu informasi resminya apakah benar ada bahan psikoaktif atau tidak,” pungkasnya.

Saat ditemukan di Kudus, para penggunanya adalah remaja berusia 13-16 tahun. Dari pengakuannya semula hanya coba-coba setelah menerima informasi dari mulut ke mulut tentang efek memabukkan dari rendaman pembalut wanita.

Sebelumnya pada 2016, fenomena serupa juga ditemukan di Belitung dan Karawang. Keterangan dari para anak jalanan, efek yang ditimbulkan setelah minum rendaman pembalut wanita yakni seperti melayang-layang selayaknya sensasi mengonsumsi narkotika. Bahkan, mereka akan berhalunisasi. Hal itu lantaran kandungan zat kimia berupa klorin dalam pembalut wanita. (jnr/lim)


BNNP Menunggu Penelitian Air Rebusan Pembalut


BACA JUGA

Senin, 22 Juli 2019 10:33

Perlu Dukungan Infrastruktur Memadai

Perkembangan pesat tren belanja melalui sistem online secara tidak langsung…

Senin, 22 Juli 2019 10:32

Edukasi Masyarakat lewat Pawai Pembangunan

TARAKAN – Berbicara soal pawai pembangunan, tidak hanya sekadar keramaiannya.…

Senin, 22 Juli 2019 10:31

Tewas di Kolam, Dalami Penyebab Kematian

SEORANG anak berinisial DY (12) didapati meninggal dunia di sebuah…

Senin, 22 Juli 2019 10:27

Kristen Ortodoks Belum Ditemukan

TARAKAN- Munculnya ajaran Kristen Ortodoks di Indonesia, menjadi perhatian khusus…

Senin, 22 Juli 2019 10:26

Eksploitasi Migas di Sembakung Menjanjikan

TARAKAN – Sejumlah daerah di Kaltara, seperti Sembakung, Kabupaten Nunukan…

Senin, 22 Juli 2019 10:18

Parah, Pemadaman Listrik hingga 24 Jam

TARAKAN - Pemadaman bergilir selama 3 hari di kota Tarakan…

Senin, 22 Juli 2019 10:18

Penyidik Sudah Tetapkan Tersangka

TARAKAN - Setelah perkara dugaan korupsi pengadaan lahan kantor Kelurahan…

Senin, 22 Juli 2019 10:17

Jalan Rusak Meresahkan

TARAKAN - Banyaknya kerusakan jalan yang terdapat di RT 16…

Senin, 22 Juli 2019 09:38

Pemda Harusnya Jadi Penengah

TARAKAN - Ratusan warga Pantai Amal Baru Sabtu (20/7) pagi…

Senin, 22 Juli 2019 09:37

Kekurangan Daya Sisa 13 MW

TARAKAN – Warga menyayangkan pemadaman bergilir tidak sesuai dengan jadwal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*