MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 12 November 2018 13:37
Ogah CDOB Dijadikan Komoditas Elite
PERLU DIMEKARKAN: Salah satu tempat pusat perbelanjaan di Sebatik tepatnya di Kecamatan Sebatik Timur. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, SEBATIK – Masyarakat Sebatik meminta para elite politik tak lagi menjadi calon daerah otonomi baru (DOB) Sebatik sebagai komoditas kampanye di tahun-tahun politik ini. CDOB Sebatik telah diperjuangkan lebih dari 10 tahun, setiap kali musim pemilu datang, CDOB menjadi ‘jualan’ untuk dimekarkan.

Koordinator Peduli Kota Sebatik A. Rahim bahwa proses DOB Sebatik apa yang diperjuangkan melalui presidium DOB Sebatik yang telah ditunjuk merupakan ekspektasi besar masyarakat. Untuk itu, tidak perlu ada pahlawan baru untuk berteriak ingin memperjuangkan DOB Sebatik.

“Yang memperjuangkan DOB Sebatik cukup dikenal, jadi di musim politik ini jangan ada yang ingin menjual DOB Sebatik untuk meraih dukungan dari masyarakat,” kata Rahim.

Menurutnya, calon legislatif, mulai dari pusat hingga kabupaten lebih baik mengkampanyekan hal lain dibanding DOB Sebatik. Masyarakat Sebatik memilih wakil rakyat, tergantung apa yang ingin dilakukan ke depan.

Untuk DOB Sebatik, sebelum pemilu telah ada yang memperjuangkan. Hanya saat ini terbentur dengan moratorium. Bukan hanya Sebatik, daerah lain yang ingin melakukan pemekaran ikut tertahan di pemerintah pusat.

“Kendalanya bukan di daerah lagi, DOB Sebatik ini sudah sampai di tingkat pusat,” ujarnya.

Berbagai upaya yang telah dilakukan presidium DOB Sebatik, agar Sebatik segera mekar menjadi kota. Bahkan Pemilu 2014 lalu DOB Sebatik ikut dijadikan bahan kampanye. Untuk itu, jangan terulang kembali di 2019 mendatang.

Seperti yang disampaikan salah satu calon anggota DPRD Nunukan dapil Sebatik, Hamsing dari Partai Hanura, akan memberikan dukungan DOB Sebatik. Bahwa perlu diketahui, DOB saat ini masih moratorium. Namun, jika tetap ingin diperjuangkan setelah menjadi anggota DPRD Nunukan, maka perlu dikawal.

“Saya tidak berjanji, tapi saya akan mengawal DOB Sebatik ini, jika diberikan amanah dari masyarakat Sebatik di DPRD Nunukan,” kata Hamsing.

DOB Sebatik merupakan tanggungjawab bersama seluruh anggota DPRD, jika terpilih nantinya. (nal/lim)

 

CDOB Sebatik Ogah Dijadikan Komoditas Elite


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 10:06

Apa Kabar Pengerjaan Terminal Baru Pelabuhan Tunon Taka..??

NUNUKAN – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Nunukan menargetkan pengerjaan…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:03

Lahan Tidur Disulap Kebun Jagung

NUNUKAN – Untuk membantu menambah penghasilan para petani, perlu ada…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:02

Waspada! Penipu Online Catut Foto ASN

NUNUKAN – Belum lama ini, beredar foto dari salah seorang…

Jumat, 15 Februari 2019 15:14

BPK Beraksi, Bupati Akui Gelisah

NUNUKAN – Badan Pemeriksa Keungan (BPK) Republi Indonesia (RI) Provinsi…

Jumat, 15 Februari 2019 15:12

Pemerintah Malaysia Kembali Deportasi 153 WNI

NUNUKAN – Sebanyak 153 warga negara Indonesia (WNI), terpaksa dipulangkan…

Jumat, 15 Februari 2019 14:57

Dewan Pusat Malaysia Pantau Sektor Perikanan di Sebatik

NUNUKAN – Dewan Pusat Malaysia berkunjung ke Pulau Sebatik, melihat…

Jumat, 15 Februari 2019 14:55

Perusahaan Tetap Akan Bayar Hutang

NUNUKAN – PT Sempurna yang berlokasi di Desa Bambangan, Kecamatan…

Kamis, 14 Februari 2019 10:18

Utang Rp 10 M, Perusahaan Berhenti Beroperasi, Petani Sawit Menuntut Pelunasan

NUNUKAN – Perusahaaan yang mengelola tanda buah sawit menjadi minyak…

Kamis, 14 Februari 2019 10:16

Penarikan Retribusi Alun-Alun Terbentur Aturan

NUNUKAN – Tuntutan pemerintah daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah…

Rabu, 13 Februari 2019 13:59

Pembangunan PLBN di Krayan Berjalan Mulus

NUNUKAN – Jika pembangunan pos lintas batas negara (PLBN) di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*