MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 09 November 2018 13:07
Surat soal OBP ke Presiden Direvisi
Samuel ST Padan, Kepala Biro Pengelola Perbatasan Setprov Kaltara. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) merevisi surat yang disampaikan ke Presiden RI, Joko Widodo perihal desakan penyelesaian masalah daerah yang berstatus Outstanding Boundary Problem (OBP).

Sebab, dua dari lima titik OBP di sektor timur Indonesia-Malaysia sudah diselesaikan melalui Joint Indonesia-Malaysia Committee (JIM) on Demarcation and Survey of International Boundary di Bandung selama empat hari, mulai 8 hingga 11 Oktober 2018 lalu.

Kepala Biro Pengelola Perbatasan Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara, Samuel ST Padan mengatakan, dua daerah yang sudah disepakati itu Sungai Simantipal dan Titik C 500 dan Titik C 600 akan dikeluarkan. Sementara Desa Simantipal, Patok B 2700 Patok B 3100 di Lumbis Ogong, dan Sebatik masih terus berproses.

“Rencananya MoU (Memorandum of Understanding) dua OBP yang sudah diselesaikan itu dilakukan awal tahun depan. Jadi, tinggal tiga lagi yang kita perjuangkan,” ujar Samuel kepada Radar Kaltara di Tanjung Selor, Kamis (8/11).

Untuk revisi surat ke Presiden itu, sejauh ini masih dalam proses. Rencananya setelah selesai direvisi, draf surat yang ingin dikirimkan itu akan diperiksa terlebih dulu. Kemudian ditandatangani oleh Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie. “Kalau sudah selesai, surat itu tinggal dikirim ulang,” kata Samuel.

Untuk penyampaian kembali surat ke Presiden itu akan dilakukan secepatnya. Jika revisinya selesai bulan ini, maka hasilnya akan langsung ditindak lanjut ke pusat. Artinya, lebih cepat selesai, lebih baik.

Pastinya, untuk wilayah yang masih berstaus OBP itu tidak bisa dilakukan aktivitas pembangunan apapun. Tentunya, ini merupakan risiko bagi Indonesia, khususnya provinsi termuda Indonesia ini. “Misalnya seperti OBP yang di Lumbis Ogong. Kalau masih terus berstatus OBP, tentu tidak dapat dilakukan pembangunan apa-apa,” sebutnya.

Maka dari itu, Gubernur menyampaikan dan meminta agar daerah OBP itu dapat segera dikaji agar proses penyelesaiannya dapat lebih cepat dilakukan. Sehingga, pembangunan dapat lebih cepat dilakukan.

Namun, untuk seperti apa tindak lanjutnya itu tetap kewenangannya di pusat, bukan di daerah. Dalam hal ini daerah hanya mendesak agar masyarakat yang tinggal di wilayah OBP itu dapat melakukan aktivitasnya dengan nyaman dan aman, dan pemerintah juga dapat melakukan pembangunan. (iwk/eza)

loading...

BACA JUGA

Senin, 19 November 2018 15:18

Revisi RTRW Dikebut

TANJUNG SELOR – Revisi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang…

Senin, 19 November 2018 15:17

Desak Selesaikan Masalah Batas Wilayah

TANJUNG SELOR – Hingga kini, sejumlah daerah termasuk Kalimantan Utara…

Senin, 19 November 2018 15:16

Gagal Tes CPNS, Harus Lebih Kreatif

TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan…

Senin, 19 November 2018 15:15

Dua Terdakwa Sabu Terima Hukuman 17 Tahun Penjara

TANJUNG SELOR - Dua terdakwa perkara sabu-sabu seberat 1.000,3 gram,…

Senin, 19 November 2018 15:13

Bawaslu Akan Tindak Parpol Bandel

TANJUNG SELOR – Sejak kampanye bergulir, Badan Pengawas Pemilihan Umum…

Senin, 19 November 2018 15:08

Perkara Ayah Bejat Dilimpahkan ke Kejari

TANJUNG SELOR – Setelah menerima petunjuk dari Jaksa yang menyatakan…

Senin, 19 November 2018 10:45

Pelabuhan Bunyu Butuh Restu Pertamina

BUNYU – Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie melanjutkan kegiatan…

Senin, 19 November 2018 10:43

Menikmati Buah, Turis Asing ke Desa Ardi Mulyo

WEEKEND Asyik kembali menyapa Anda di akhir pekan ini dengan…

Senin, 19 November 2018 10:41

Pemindahan Ibu Kota Tunggu RTRW Rampung

TANJUNG SELOR – Sejak ditetapkan sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan…

Senin, 19 November 2018 10:40

DIKLAIM..!! Rusunawa Didesain Tahan Gempa

TANJUNG SELOR - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .