MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 09 November 2018 13:01
Bank Sampah, Upaya Kurangi Timbunan TPA
HARUS DIPILAH: Nantinya bank sampah akan menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi timbunan di TPA. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN –Mengacu kepada Peraturan Presiden (Perpres) 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan Serta Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, sehingga setiap kabupaten/kota di Indonesia diminta untuk menyusun turunannya, yakni kebijakan strategi daerah (yakstrada). Hal inilah yang kembali disosialisasikan kepada masyarakat dengan melaksanakan kepelatihan pengelolaan bank sampah. Saat ini sosialisasi hal tersebut sudah diberlakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, bersama DPR-RI dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan yang dilaksanakan di Graha KNPI pada Kamis (8/11) pagi.

Kepala Seksi Tempat Pemrosesan Akhir Sampah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Arief Sumargi mengatakan dari lahirnya perpres tersebut turunan strategi yang atur oleh daerah dari data sejak 2019 yang akan menunjukkan seberapa besar pengurangan, serta penanganan sampah tersebut hingga pada akhir 2025 dengan target seluruh Indonesia pengurangan sampah mencapai 30 persen dan penanganan mencapai 70 persen.

“Jadi untuk sampah ini memang berkaitan erat dengan bank sampah, harusnya dikembangkan oleh kabupaten dan kota, tentunta kita juga didukung dari DPR-RI komisi VII. Tentunya masyarakat harus terlibat, untuk mendukung arah ini, hal seperti inilah yang mendukung kementrian. Jadi tidak harus menunggu pemerintah namun peran masyarakat juga diperlukan,” bebernya.

Arif Sumargi juga sempat menyinggung terkait keterlibatan sekolah yang ada di kabupaten dan kota terkait pengurangan sampah. Namun untuk sekolah yang ada telah terprogram di dalam Adiwiyata. “Di sekolah ada program Adiwiyata, di program Adipura dari kami pun dihitung juga terkait pengelolahan sampah tersebut. Jadi penghitungan itu kami memiliki seperti instrumennya. Itu akan kita buat bagaimana lokasi wajib, seperti perumahan penduduk, perkantoran bahkan sekolah yang ada kalau bisa sampah yang dibuat di tempat pembuangan akhir hanya sampah yang residu atau tidak dapat diolah lagi, sehingga sampah yang bisa diolah dapat bernilai ekonomi,” ungkapnya.

“Jelas sasaran kita memang kalangan masyarakat untuk kepelatihan ini. Tarakan saat ini sudah ada bank sampah tinggal bagaimana buat jaringan ke pemerintah daerah terkait dengan adanya induk bank sampah yang ada saat ini,” lanjutnya.

Terkait dengan adanya program pengurangan sampah tersebut, selaras dengan program yang diterapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan. Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Supriono, mengatakan kedepannya bank sampah yang sudah ada di Kota Tarakan akan lebih di tingkatkan demi mengurangi timbunan sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Karena memang saat ini kami masih menyusun peraturan wali kota (Perwali) tentang strategi dan kebijakan daerah tentang sampang rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga semacam pemetaan jalan, namun diatur sedemikian rupa tetap targetnya pengurangan sampah sampai tahun 2030 mendatang agar mencapai 30 persen. Memang pada tahun ini mencapai 17 persen sehingga berjalannya waktu sudah mencapai 30 persen,” tegasnya.

Anggota DPR-RI Komisi VII dr. Ari Yusnita juga sangat mengapresiasi kinerja Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait pengurangan sampah melalui bank sampah. “Yang pasti karena kami merupakan mitra, kerja kami sangat mengapresiasi, terutama program sosialisasi dan pemberian motor sampah saat ini di Kaltara sudah ada 62 motor sampah yang kami berikan dari Kementrian dan DPR-RI terutama Komisi VII sejak tahun 2016 silam,” tembahnya. (puu/udn)

 


BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 15:26

Almarhumah Dikenal Penyayang Keluarga

TARAKAN - Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga Dedy Triwahyudi, SH.…

Senin, 19 November 2018 15:28

Utang Prioritas, TPP Dipangkas?

Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 masih bergulir…

Senin, 19 November 2018 15:27

Penghuni Rumah Lompat Lewat Jendela

TARAKAN– Hujan lebat yang mengguyur Tarakan menyebabkan dua rumah di…

Senin, 19 November 2018 15:21

Nilai Kerugian di Bawah Rp 500 Juta

TARAKAN – Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Widyahwan membeberkan jika perhitungan…

Senin, 19 November 2018 15:06

Menanti Ajang Green and Clean

TARAKAN – Pernah masuk dalam kategori lingkungan green and clean,…

Senin, 19 November 2018 15:04

KPU Belum Beri Putusan Sanksi Pelanggaran APK

TARAKAN - Meski alat peraga kampanye (APK) telah berada di…

Senin, 19 November 2018 10:46

Pemilih di Lapas Belum Klir

TARAKAN – Potensi pemilih masih meninggalkan polemik. Khususnya pada pemilih…

Senin, 19 November 2018 10:44

Gugup Dinilai Juri dari Negara Asia Tenggara Lainnya

Gadis kelahiran Malinau 26 Oktober 2002 membanggakan. Tidak hanya membawa…

Senin, 19 November 2018 10:42

MEREKA KEPALA BATU..!! Ngotot Jajakan Jualan di Dermaga Pelabuhan

TARAKAN - Meski diimbau untuk tidak lagi menjual makanan di…

Senin, 19 November 2018 10:29

Tukarkan Uang Sebelum Tidak Laku

TARAKAN - Dalam pelaksaanan tugas mengatur dan menjaga kelancaran sistem…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .