MANAGED BY:
SABTU
23 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 09 November 2018 13:01
Bank Sampah, Upaya Kurangi Timbunan TPA
HARUS DIPILAH: Nantinya bank sampah akan menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi timbunan di TPA. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN –Mengacu kepada Peraturan Presiden (Perpres) 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan Serta Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, sehingga setiap kabupaten/kota di Indonesia diminta untuk menyusun turunannya, yakni kebijakan strategi daerah (yakstrada). Hal inilah yang kembali disosialisasikan kepada masyarakat dengan melaksanakan kepelatihan pengelolaan bank sampah. Saat ini sosialisasi hal tersebut sudah diberlakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, bersama DPR-RI dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan yang dilaksanakan di Graha KNPI pada Kamis (8/11) pagi.

Kepala Seksi Tempat Pemrosesan Akhir Sampah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Arief Sumargi mengatakan dari lahirnya perpres tersebut turunan strategi yang atur oleh daerah dari data sejak 2019 yang akan menunjukkan seberapa besar pengurangan, serta penanganan sampah tersebut hingga pada akhir 2025 dengan target seluruh Indonesia pengurangan sampah mencapai 30 persen dan penanganan mencapai 70 persen.

“Jadi untuk sampah ini memang berkaitan erat dengan bank sampah, harusnya dikembangkan oleh kabupaten dan kota, tentunta kita juga didukung dari DPR-RI komisi VII. Tentunya masyarakat harus terlibat, untuk mendukung arah ini, hal seperti inilah yang mendukung kementrian. Jadi tidak harus menunggu pemerintah namun peran masyarakat juga diperlukan,” bebernya.

Arif Sumargi juga sempat menyinggung terkait keterlibatan sekolah yang ada di kabupaten dan kota terkait pengurangan sampah. Namun untuk sekolah yang ada telah terprogram di dalam Adiwiyata. “Di sekolah ada program Adiwiyata, di program Adipura dari kami pun dihitung juga terkait pengelolahan sampah tersebut. Jadi penghitungan itu kami memiliki seperti instrumennya. Itu akan kita buat bagaimana lokasi wajib, seperti perumahan penduduk, perkantoran bahkan sekolah yang ada kalau bisa sampah yang dibuat di tempat pembuangan akhir hanya sampah yang residu atau tidak dapat diolah lagi, sehingga sampah yang bisa diolah dapat bernilai ekonomi,” ungkapnya.

“Jelas sasaran kita memang kalangan masyarakat untuk kepelatihan ini. Tarakan saat ini sudah ada bank sampah tinggal bagaimana buat jaringan ke pemerintah daerah terkait dengan adanya induk bank sampah yang ada saat ini,” lanjutnya.

Terkait dengan adanya program pengurangan sampah tersebut, selaras dengan program yang diterapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan. Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Supriono, mengatakan kedepannya bank sampah yang sudah ada di Kota Tarakan akan lebih di tingkatkan demi mengurangi timbunan sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Karena memang saat ini kami masih menyusun peraturan wali kota (Perwali) tentang strategi dan kebijakan daerah tentang sampang rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga semacam pemetaan jalan, namun diatur sedemikian rupa tetap targetnya pengurangan sampah sampai tahun 2030 mendatang agar mencapai 30 persen. Memang pada tahun ini mencapai 17 persen sehingga berjalannya waktu sudah mencapai 30 persen,” tegasnya.

Anggota DPR-RI Komisi VII dr. Ari Yusnita juga sangat mengapresiasi kinerja Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait pengurangan sampah melalui bank sampah. “Yang pasti karena kami merupakan mitra, kerja kami sangat mengapresiasi, terutama program sosialisasi dan pemberian motor sampah saat ini di Kaltara sudah ada 62 motor sampah yang kami berikan dari Kementrian dan DPR-RI terutama Komisi VII sejak tahun 2016 silam,” tembahnya. (puu/udn)

 


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:18

Pasokan Listrik Segera Pulih Bertahap

TARAKAN – Proses pigging atau pembersihan pipa akhirnya rampung dilakukan…

Kamis, 21 Maret 2019 11:14

ADA APA INI..?? Empat Sukhoi Mengudara di Perbatasan Kaltara

TARAKAN – Empat pesawat Sukhoi jenis SU-27 dan SU-30 dari…

Kamis, 21 Maret 2019 11:13

CIHUYY ..!! Ngga Lama Lagi di Tarakan Ada Cinema XXI

TARAKAN – Pertengahan tahun ini, Cinema XXI di lantai empat…

Kamis, 21 Maret 2019 11:11

4 ASN Mangkir Kerja, 2 Kampanye di Medsos

TARAKAN - Menjadi anggota aparatur sipil negara (ASN) diwajibkan untuk…

Kamis, 21 Maret 2019 10:37

Cabuli Anak di Bawah Umur, CK Diringkus Polisi

TARAKAN – Perbuatan yang dilakukan oleh pria berinsial CK (37)…

Kamis, 21 Maret 2019 10:31

Besi Bermunculan di Badan Jalan

TARAKAN – Minimnya perawatan jalan lingkungan, kerusakan semenisasi jalan pun…

Rabu, 20 Maret 2019 11:17

Pigging Klir, Listrik Berangsur Pulih

TARAKAN – PT Medco E&P Tarakan tengah berusaha merampungkan proses…

Rabu, 20 Maret 2019 11:15

Kelalaian Warga, Lahan Kembali Terbakar

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi di RT 05 Kelurahan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:13

“WTP Bukanlah Tanda Kelulusan, tapi Kewajiban”

Dalam kaitan membangun Indonesia, masyarakat perlu memiliki pemahaman cukup untuk…

Rabu, 20 Maret 2019 11:12

Kampanyekan Heart of Borneo Jadi Wisata Dunia

JAKARTA - Tak hanya kekayaan sumber daya alam berupa minyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*