MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

OLAHRAGA

Jumat, 09 November 2018 12:53
Cedera, Tersisa Delapan Pemain

Hadapi Papua dan Sulsel, FKT Nantikan Keberuntungan

KURANG AMUNISI: Skuat FKT kehilangan ujung tombaknya akibat cedera saat berhadapan tim Maluku di Liga Nusantara (Linus) yang digelar di Surabaya. IST

PROKAL.CO, TARAKAN – Tim Futsal Kota Tarakan (FKT) sudah empat kali berlaga di Liga Nusantara (Linus) yang dilaksanakan di Surabaya, tepatnya di lapangan Universitas Surabaya.

Dari empat laga yang dilakoni 12 pemain FKT ini, berhasil mengemas dua kemenangan, yakni saat berhadapan wakil Gorontalo dengan hasil akhir 7-2 dan saat menghadapi wakil Maluku dengan skor akhir 3-0. Namun saat berhadapan dengan wakil Maluku, FKT malah kehilangan dua pemainnya, yakni Iqbal dan Lubis lantaran cedera.

Sedangkan dua laga lagi mengalami kekalahan saat bentrok dengan wakil Maluku Utara dan Jawa Timur. Saat berhadapan dengan kubu tuan rumah, pelatih FKT Yudi mengaku timnya hanya diperkuat dengan delapan pemain saja, lantaran satu pemainnya, yakni Alig, terkena akumulasi kartu kuning sehingga gagal tampil menghadapi tuan rumah. “Realistis saja dengan kekuatan pemain yang kami boyong dengan 12 pemain, saya nyatakan tidak ideal. Terlebih saat berhadapan dengan Maluku. Wasit kurang jeli melihat pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di lapangan kala itu,” ungkapnya.

Yudi juga mengkoreksi dari laga-laga sebelumnya juga. Ia sudah memperkirakan adanya kejadian tersebut sehingga sebelum keberangkatan ia berharap bisa memberangkatkan 14 atau 16 pemain ke Surabaya. Namun karena keterbatasan anggaran keberangkatan, Yudi dan skuatnya bertolak dengan 12 pemain.

Saat ini mereka masih menunggu dua laga tersisa. Yudi juga menuturkan dengan tumbangnya pemain andalannya, Iqbal dan Lubis, dikarenakan kelelahan dengan jadwal tanding yang padat. “Itu faktor utamanya otot pemain sudah berkerja di luar kemampuannya dan juga pengawasan pelatih yang kurang,” bebernya.

Dari empat laga yang sudah dilalui, pelatih yang juga sempat bergabung di PSM Junior ini yakni skuatnya sudah sejajar dengan provinsi lainnya di Indonsia. “Dari segi teknik individu dan tim, kita diatas mereka. Namun karena provinsi lain memboyong banyak pemain sehingga banyak pilihan. Mereka dapat mengatur strategi dengan baik. Tentunya kalau kami turun dengan komposisi yang lengkap kami juga bisa,” jelasnya.

Dari sisa laga, FKT akan dihadapkan wakil Papua dan Sulawesi Selatan. Meski telah kehilangan dua pemain intinya, skuat FKT di Liga Nusantara tetap optimistis menghabiskan laga mereka dengan kekuatan delapan pemain. “Mental pemain tidak berubah, sama dengan laga-laga sebelumnya. Kita tetap berupaya maksimal karena pemain juga sudah berupaya untuk mendapatkan yang terbaik untuk provinsinya, meski dengan keterbatasan yang ada,” ungkapnya. (puu/ash)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 11:38

Puluhan Taksi Gelap ‘Ditegur’

<p><strong>TARAKAN</strong> &ndash; Selain razia kendaraan roda dua dan empat,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*