MANAGED BY:
RABU
20 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 08 November 2018 14:10
Abu Sayyaf Kembali Mengancam Perairan Kaltara
WASPADA: Meningkatnya aktivitas kelompok Abu Sayyaf di perairan Filipina Selatan membuat Dirjen Hubla Kemenhub mengeluarkan maklumat pelayaran bagi kapal yang menuju Filipina. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Peningkatan kewaspadaan terhadap kapal yang akan berlayar menuju perairan Filipina kembali dikeluarkan Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Permintaan kewaspadaan tersebut disampaikan melalui Maklumat Pelayaran (Mapel) nomor: 148/TX-30/XI/DN-18.

Dalam maklumat tersebut menjelaskan dasar peningkatan kewaspadaan terhadap kapal yang akan berlayar menuju perairan Filipina. Adanya informasi dari Philippine Focal Point Kurbuk, Philippine Coast Guard, bahwa ada rencana kelompok Abu Sayyaf melakukan penculikan di tiap kesempatan yang memungkinkan di daerah yang dirahasiakan. Informasinya kelompok tersebut menggunakan kapal motor berwarna biru dan putih tanpa ada tanda pengenal yang biasa disebut jungkong.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli, KSOP Kelas III Tarakan Syaharuddin membenarkan adanya mapel terkait peningkatan kewaspadaan terhadap kapal yang akan menuju ke perairan Filipina.

“Dengan adanya mapel tersebut, kami sebelum menerbit surat persetujuan berlayar (SPB), terlebih dahulu mengimbau kepada nakhoda kapal berbendera Indonesia yang akan berlayar menuju Filipina ataupun hanya melintasi perairannya, untuk menghindari perairan yang rawan konflik di daerah perairan Filipina Selatan dan perairan Malaysia Timur,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada setiap kapal ketika berada di daerah perairan rawan tersebut untuk dapat meningkatkan kewasapadaan sesuai dengan international ship and port facility security code. Tujuannya tidak lain demi keselamatan kapal, nakhoda dan awak kapal.

“Di atas kapal ada sistem keamanan, pola itu yang diharapkan dilaksanakan di atas kapal ketika melakukan pelayaran ke Filipina,” tuturnya.

Selain dirinya mengimbau jika ada hal-hal yang dapat mengancam keselamatan nakhoda dan awak kapal, pihaknya mengimbau agar segera menghubungi stasiun radio pantai terdekat ataupun petugas yang bisa menjangkau ke lokasi kapal yang meminta pertolongan. “Nakhoda harus sigap ketika merasa ada hal-hal yang dapat mengancam keselamatan,” ujarnya.

Selain memberikan imbauan kepada kapal yang berlayar ke Filipina, pihaknya juga memberikan imbauan kepada kapal penumpang tujuan Tawau, Malaysia seperti Indo Maya dan Tawindo.

“Meski kapal penumpang ini kecil terjadinya kejahatan pembajakan, tapi kita tetap memberikan imbauan, tujuannya tidak lain untuk meningkatkan kewaspadaan, karena potensi kejahatan sekecil apapun bisa terjadi bila ada peluang,” pungkasnya. (jnr/eza)

Abu Sayyaf Kembali Mengancam

 


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 11:40

Gas PGN Normal, Kok Listrik PLN Ngga Nyala-Nyala...

TARAKAN - PT Medco EP menjamin pekerja yang menjadi korban…

Selasa, 19 Maret 2019 11:38

Tak Ada Jaminan PLN Sampai Kapan Padam

SEHUBUNGAN dengan adanya insiden ledakan di Stasiun Pengumpul Gas Utama…

Selasa, 19 Maret 2019 11:35

Terdengar Letupan Usai Genset Mati

TARAKAN - Diduga adanya arus pendek listrik, satu rumah di…

Selasa, 19 Maret 2019 11:30

Sukses Ungkap 10 Kg Narkoba, Kapolres Beri Target Baru

KAPOLRES Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan mengapresiasi terhadap kinerja Satreskoba Polres…

Selasa, 19 Maret 2019 10:39

Sebagian Ekspor Masih Singgah Surabaya

TARAKAN- Meski ekspor plywood di Bumi Paguntaka saat ini telah…

Selasa, 19 Maret 2019 10:37

TNI Siap Bantu Polri Mengamankan Pemilu

TARAKAN – Komandan Kodim (Dandim) 0907 Tarakan  Letkol Inf Eko…

Selasa, 19 Maret 2019 10:33

Warga di Sini Harap Banget Pengaspalan Tahun Ini

TARAKAN - Jalan yang masih bertekstur tanah dan pasir selalu…

Senin, 18 Maret 2019 11:00

BLARRRR...!! Satu Pekerja Tewas di Stasiun G-8 Medco E&P

TARAKAN – Sudarman (35) dan Boy (40) berada di sekitar…

Senin, 18 Maret 2019 10:58

KUMAT LAGI..!! Pemadaman Listrik Bergiliran 4 Jam

PEMADAMAN yang direncanakan selama 14 jam meleset jauh dari jadwal…

Senin, 18 Maret 2019 10:57

14 Jam Gas PGN Terhenti

KEPOLISIAN masih melakukan penyelidikan terhadap ledakan di area Stasiun Pengumpul…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*