MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 07 November 2018 11:26
Orang Terdekat Bisa Jadi Pelaku Pelecehan Seksual Anak

Semester Pertama 2018, P2TP2A Temukan 25 Kasus Pelecehan

BERI PEMAHAMAN: Tim Puspa Benuanta saat memberikan materi memberdayakan orangtua dalam mengasuh dan membina tumbuh kembang anak di RT 26 Kelurahan Selumit Pantai. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TARAKAN - Perhatian serta didikan dari orangtua menjadi modal awal bagi anak sebelum memulai kehidupan sosialnya di masyarakat. Selain memberi perhatian untuk tumbuh kembang anak, ada hal yang sangat penting untuk diperhatian para orangtua. Terutama ancaman aksi pelecehan seksual pada anak yang bukan saja dilakukan oleh orang di luar lingkungan keluarga bahkan orang terdekat bisa saja menjadi pelaku pelecehan seksual terhadap anak.

Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2PTP2A) Sedungan Kota Tarakan Hj. Syalmiah Saleh, Bsc mengatakan, aksi sinergi forum Puspa Benuanta dengan tema memberdayakan orangtua dalam mengasuh dan membina tumbuh kembang anak secara optimal di RT 26 Kelurahan Selumit Pantai pada tanggal 20 hingga 21 Oktober lalu. Tujuan utamanya memberikan pemahaman terhadap pola asuh anak dalam lingkungan keluarga dan mengantisipasi aksi pelecehan terhadap anak yang bisa saja dilakukan oleh orang terdekat.

“Dalam kegiatan ini saya banyak membahas tentang perlindungan perempuan dan anak,” ungkapnya.

Karena belum lama ini, kata Hj. Syalmiah ditemukan kasus pelecehan terhadap anak dan balita di Kelurahan Selumit Pantai yang menjadi fokus kegiatan aksi Puspa Benuanta.

“Anak khususnya balita mereka tidak tahu bentuk pelecehan yang mereka alami. Sehingga sedini mungkin kita berikan pemahaman pada mereka anggota tubuh yang tidak boleh disentuh, termasuk apa itu pelecehan,”terangnya.

Menurutnya, bagian dada, bokong dan bagian sensitif lainnya tidak boleh dilihat dan disentuh walaupun orang terdekat dilingkungan keluarga terutama lawan jenis. “Alhamdulilah para ibu-ibu dan orangtua paham dengan sosilisasi kami,” singkatnya.

Hj. Syalmiah menambahkan, selama ini bukan hanya di wilayah Selumit Pantai saja orangtua yang kurang memahami potensi ancaman pelecehan seksual pada anak. Wilayah lain di Kota Tarakan juga masih banyak orangtua yang kurang memperhatikan anaknya sehingga menjadi korban pelecehan.

“Selama ini orangtua kurang memahami jika ada niat pencabulan, kita berikan penjelasan sejelas-jelasnya jangan sampai ada kasus pencabulan. Jangan terlalu percaya dengan orang terdekat karena beberapa kasus justru orang terdekat menjadi pelaku pelecehan terhadap anak,” tegasnya.

Berdasarkan data kasus pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak se-Kota Tarakan pada semester pertama tahun 2018 ditemukan 25 kasus. Dari angka tersebut menurut pihak P2PTP2A Tarakan masih didominasi wilayah Kelurahan Selumit Pantai dan Sebengkok. “Yang paling banyak ditemukan kasusnya Kelurahan Selumit Pantai dan Sebengkok, karena wilayah ini termasuk pemukiman padat,”ujarnya.

Meski demikian, kata Hj. Syalmiah, angka tersebut sudah mengalami penurunan cukup signifikan. Karena pada semester pertama di tahun 2017 ditemukan 34 kasus pelecehan terhadap perempuan dan anak, dan 9 kasus ditemukan pada semester berikutnya di tahun yang sama.

“Temuan kasus di tahun 2018 tergolong sedang dan Alhamdullilah sudah mengalami penurukan cukup signifikan,”ulasnya.

Dirinya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat merubah pola pikir para orangtua dalam menerapkan pola asuh anak khususnya wilayah yang tergolong dalam kategori zona merah.

“Saat ini banyak orang terpengaruh dengan konten negatif termasuk pornografi, sehingga para orangtua harus waspada dan meningkatkan kepedulian mereka terhadap anak. Jangan terlalu sibuk sehingga kurang perhatian terhadap anak,”katanya.

Selain memberikan materi tentang ancaman aksi pelecehan terhadap perempuan dan anak. Kegiatan tersebut juga memberikan edukasi tentang asupan gizi yang baik untuk anak. Termasuk bagaimana perhatian keluarga dari awak kehamilan sampai anak memasuki usia balita.

“Kita jelaskan semua, jika anak tumbuh kembangnya tidak sesuai dengan usia bisa dilaporkan ke Puskesmas, Posyandu dan lain sebagainya. Untuk mengantisipasi anak kekurangan gizi,”urainya.

“Di Tarakan Allhamdulilah untuk kasus anak kurang gizi tidak banyak ditemukan. Karena kader Posyandu aktif sehingga ketika ada indikasi anak kurang gizi segera dilaporkan dan segera ditangani oleh Puskesmas,”tambahnya.

Intinya, kata Hj. Syalmiah jangan sampai kita kecolongan ada anak-anak kita meninggal karena kekurangan gizi. Karena memang diakui wilayah Selumit Pantai merupakan pemukiman yang memiliki permasalahan yang cukup kompleks. “Kami harap ke depan wilayah Selumit Pantai menjadi lebih baik,” pungkasnya.(dsh/udn)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 12:16

Adipura Lepas, TPA Over

TARAKAN – Kota Tarakan, satu dari empat kota lain di…

Rabu, 16 Januari 2019 12:14

Kasus Calon Anggota DPD Ditutup, ASN Dilanjutkan

TARAKAN - Sebanyak 3 anggota calon DPD RI dapil Kalimantan…

Rabu, 16 Januari 2019 12:12

Giliran Jasa Pengiriman Terdampak

TARAKAN – Tidak hanya tiket pesawat yang naik puluhan persen.…

Rabu, 16 Januari 2019 12:10

10-20 Perda Setiap Tahun

PRODUK hukum berupa peraturan daerah (perda) yang dibahas bersama, eksekutif…

Rabu, 16 Januari 2019 11:38

Sering Ancam Tetangga, AD Dijebloskan ke Penjara

TARAKAN – Akibat sering melakukan pemerasan dan pengancaman menggunakan pisau…

Rabu, 16 Januari 2019 11:32

Pompa Rusak, Bukit Tak Teraliri

TARAKAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam hingga…

Rabu, 16 Januari 2019 11:28

Berharap Miliki Drainase Lebar

TARAKAN - Kondisi jalan yang berada di RT 54 Kelurahan…

Rabu, 16 Januari 2019 11:18

Disangka Bom, Tim Gegana Amankan Tas Hitam

TARAKAN - Rabu pagi (16/1) sekitar pukul 07.00 WITA, Warga…

Selasa, 15 Januari 2019 19:20

Yos Sudarso Gugur Bersama Tiga KRI dengan Heroik

TARAKAN – Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) XIII Laksamana…

Selasa, 15 Januari 2019 14:04

Tiket Pesawat Mahal, Beralih ke Jalur Laut

TARAKAN - Kenaikan harga tiket pesawat membawa dampak luas kepada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*