MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 06 November 2018 13:43
Uniknya Masakan Legendaris Khas Nusantara
LISAWAN

PROKAL.CO, KULINER menjadi salah satu daya tarik tersendiri saat mengunjungi suatu daerah. Di Indonesia, setiap daerah pasti menonjolkan kuliner khasnya. Kulinernya pun beragam, baik dari cita rasanya, bentuknya yang unik maupun cara pengolahannya.

Tentu Indonesia memiliki masakan legendaris yang sudah ada sejak puluhan tahun. Cita rasanya yang khas pun selalu menjadi menu andalan, baik di rumah maupun di warung makan.

Dengan mudahnya siapa saja dapat mencoba mengolah masakan legendaris di negeri ini. Dengan bereksperimen bumbu dan rempah-rempah, khas nusantara ini pun mudah dikreasikan.

Seperti yang dikatakan Malince. Salah satu masakan khas asal Sulawesi Selatan yang kerap ia hidangkan adalah pare kambu. Termasuk sayur yang memiliki rasa pahit, pengolahannya pun cukup unik. Bagian dalamnya yang dibersihkan, diberi isian udang, sayur ini dimasak dengan santan. “Orang Sulawesi sering buat, di rumah juga sering masak pare kambu untuk kita makan,” tutur wanita berusia 42 tahun ini.

Menetap di Tarakan, ia pun kolaborasikan menu-menu dengan bahan pangan khas lokal. Salah satu penghasil pangan yang terkenal adalah kepiting dan bandeng.

Nah, kedua bahan ini mudah diolah. Tak melulu dimasak dengan bentuknya yang utuh. Dapat pula dagingnya dicincang, dan dikreasikan. Di antaranya, tomat kepiting dan otak-otak bandeng. Dari namanya saja sudah unik, bagaimana dengan bentuknya?

Daging kepiting yang dimasukkan ke dalam buah tomat, sedapnya luar biasa. Mengandung vitamin C, tomat ini bisa menetralisir rasa dari kepiting. “Karena tomat bisa menetralisir rasa dari kepiting. Belum coba buah yang lain, tapi memang waktu pertama kali buat menu ini langsung pakai tomat,” tukas wanita asli Enrekang ini. (*/one/fly)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 11:15

Kelalaian Warga, Lahan Kembali Terbakar

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi di RT 05 Kelurahan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:13

“WTP Bukanlah Tanda Kelulusan, tapi Kewajiban”

Dalam kaitan membangun Indonesia, masyarakat perlu memiliki pemahaman cukup untuk…

Rabu, 20 Maret 2019 11:12

Kampanyekan Heart of Borneo Jadi Wisata Dunia

JAKARTA - Tak hanya kekayaan sumber daya alam berupa minyak…

Rabu, 20 Maret 2019 11:11

PLTSa di Kunak, Kontribusi Rp 1 Miliar

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tarakan akhirnya memilih Kawasan Usaha Peternakan (Kunak)…

Rabu, 20 Maret 2019 11:11

Permen-KP 56, Bukan Pelarangan

TARAKAN- Terkait dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen-KP) Nomor…

Rabu, 20 Maret 2019 10:34

Dewi Yul Dituntut 18 Tahun Penjara

TARAKAN – Wanita cantik pengiriman sabu 1 kg yaitu Dewi…

Rabu, 20 Maret 2019 10:31

Putusan Inkrah, JPU Siap Lakukan Eksekusi

TARAKAN – Kasus perkara korupsi bahan mengajar dalam pelaksanaan Program…

Selasa, 19 Maret 2019 11:40

Gas PGN Normal, Kok Listrik PLN Ngga Nyala-Nyala...

TARAKAN - PT Medco EP menjamin pekerja yang menjadi korban…

Selasa, 19 Maret 2019 11:38

Tak Ada Jaminan PLN Sampai Kapan Padam

SEHUBUNGAN dengan adanya insiden ledakan di Stasiun Pengumpul Gas Utama…

Selasa, 19 Maret 2019 11:35

Terdengar Letupan Usai Genset Mati

TARAKAN - Diduga adanya arus pendek listrik, satu rumah di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*