MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 06 November 2018 12:57
Peluang Jadi Negara Produsen

Semua Wajib Ikut Menanggulangi Peredaran Narkotika

CEGAH NARKOBA: Badan Narkotika Kabupaten Tana Tidung saat menggelar kegiatan advokasi mencegah peredaran narkoba di wilayah Tana Tidung bersama BNNP Kaltara. RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG - Penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kaltara khususnya di Kabupaten Tana Tidung (KTT) telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan. Tidak hanya di kota-kota besar, tetapi narkoba  telah merambah sampai ke pelosok desa.

Itu dipaparkan pihak Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tana Tidung, di momen pelaksanaan terkait advokasi Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang digelar Sabtu (3/11).

Untuk menanggulangi bahaya tersebut, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tana Tidung, Sabtu (3/11) mengadakan Pelaksanaan terkait Advokasi Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tana Tidung yang digelar diruang Sekretaris Kabupaten Tana Tidung.

Ditegaskan Kepala BNK Tana Tidung, Markus, P4GN berperan serta dan ikut bertanggung jawab menanggulangi persoalan peredaran narkotika.  Dijelaskan Markus, Indonesia yang dulunya merupakan negara transit (lalu lintas) perdagangan gelap narkoba karena letak geografis negara Indonesia yang sangat strategis kini berubah menjadi negara produsen narkoba.

Hal ini dapat dilihat dengan terungkapnya beberapa laboratorium narkoba (clandenstin lab) yang ditemukan di Indonesia. “Era globalisasi yang ditandai dengan kemajuan teknologi komunikasi, liberalisasi perdagangan serta pesatnya kemajuan industri pariwisata telah menjadikan Indonesia sebagai negara potensial sebagai produsen narkoba”, ungkap Markus yang juga selaku Wakil Bupati KTT.

Posisi Indonesia yang sudah berkembang sebagai negara produsen narkoba kata Markus, telah menghadapkan Indonesia pada masalah yang sangat serius. Peredaran narkoba yang semakin “menggila” di samping berakibat sangat buruk bagi kehidupan masyarakat, bangsa dan negara, pada akhirnya dapat pula menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban nasional.

Untuk itu pihaknya mengharapkan seluruh masyarakat secara umum dan  instansi terkait termasuk BNK Tana Tidung secara khusus menggalakkan sosialisasi peraturan mengenai narkoba yang baru yaitu Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Sehingga dapat meningkatkan eksistensi BNN dan BNK bisa bersinergi bersama Polri meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dalam upaya P4GN,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara, AKBP Dadang Djoko Karyanto memaparkan, persoalan narkoba membutuhkan peran serta masyarakat untuk ikut menanggulangi peredarannya. Ditambahkannya, narkoba adalah zat atau obat yang sangat berbahaya yang jika disalahgunakan akan mengakibatkan ketergantungan, mengganggu sistem syaraf pusat dan dapat menyebabkan ganguan fisik, jiwa, sosial dan keamanan. Karena itu, pemerintah melalui aparat penegak hukum dan fungsi terkait wajib menanggulanginya.

 Sesuai amanat UU Nomor 35 tahun 2009,  penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia dan penyidik BNN dan BNK dapat melakukan kerja sama serta  koordinasi dalam melakukan penyidikan serta penyelidikan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika. Lebih lanjut Dadang Djoko mengatakan, dalam melaksanakan penanggulangan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, Polri bekerja sama dengan lembaga pemerintah kementerian dan non kementerian, seperti Dirjen Bea Cukai, Dirjen Imigrasi, Departemen Agama, Departemen Pariwisata Seni dan Budaya, Badan POM, Kejaksaan dan Kehakiman,” jelasnya. (*/rko/zia)


BACA JUGA

Rabu, 13 Februari 2019 13:45

Kelola Padi, Petani Masih Senang Cara Lama

TANA TIDUNG – Kebiasaan para petani menggarap lahannya dengan cara…

Senin, 11 Februari 2019 13:24

Siap-siap Pemadaman Bergilir Lagi

TANA TIDUNG – Lagi dan lagi. UPTD PLN Cabang Tideng…

Senin, 11 Februari 2019 13:23

Laris, Warga Berharap Ada Penambahan Bus

TANA TIDUNG – Akhir pekan, keberadaan bus Damri rute Desa…

Jumat, 08 Februari 2019 14:25

Pembangunan Masuk Tahap Land Clearing

TANA TIDUNG - Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) Bulungan 0903…

Jumat, 08 Februari 2019 14:20

415 Kotak Suara Dirakit KPU

TANA TIDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Tidung…

Kamis, 07 Februari 2019 14:44

Bawaslu Minta Bukti Akurat

TANA TIDUNG – Beberapa partai politik (parpol) melaporkan kepada Bawaslu…

Kamis, 07 Februari 2019 14:42

APMS Jarang Beroperasi, Warga Beralih ke Dispenser BBM Eceran

TANA TIDUNG – Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) Aryan…

Kamis, 07 Februari 2019 14:41

Pembuatan Sertifikat Tanah Rp 250 Ribu

TANA TIDUNG – Pemerintah Desa Tideng Pale Kecamatan Sesayap mempermudah…

Rabu, 06 Februari 2019 15:10

Perketat Pantauan di Media Sosial

TANA TIDUNG – Aturan terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN)…

Rabu, 06 Februari 2019 15:08

Sempat Kosong, LPG 3 Kg Banjir Lagi

TANA TIDUNG – Setelah sempat kosong beberapa hari dan dianggap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*