MANAGED BY:
RABU
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 06 November 2018 12:48
Berkas AL Masuk Tahap Dua
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Berkas AL, tersangka kedua dari kasus dugaan korupsi rehabilitasi kapal patroli Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) KSOP Nunukan, akhirnya rampung dan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda.

Meski begitu, dua orang tersangka dalam kasus ini, AL dan NA, belum juga dilimpahkan ke PN Tipikor Samarinda. Hal ini disebabkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan akan menunggu satu orang tersangka lagi dari kasus korupsi berbeda yang juga akan menjalani sidang di PN Tipikor Samarinda.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Nunukan Rusli mengatakan, pelimpahan berkas AL sudah dilakukan pekan lalu. AL, sudah lama mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Nunukan bersama NA. Mereka ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangaka dalam kasus itu. “Ya, dua-duanya masih di lapas. Berkasnya sudah lengkap tapi kami belum limpahkan tersangkanya ke PN Tipikor karena menunggu seorang lagi dari kasus korupsi lain. Jadi sekalian bertiga saja nanti kami limpahkan mereka,” ungkap Rusli ketika diwawancarai kemarin.

Seseorang yang dimaksud yakni HJ, kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Sei Nyamuk, Sebatik, yang juga jadi tersangka atas kasus dugaan pungli di UPPT Sebatik tersebut. Sejauh ini, berkasnya sudah sampai di Kejari pasca tahap dua. HJ juga telah ditahan Kejari Nunukan dengan dititipkan di Lapas Kelas II Nunukan.

Dalam kasus ini, hakim sudah terlebih dahulu memenjarakan AA, pegawai honorernya yang terbukti melanggar pasal 368 ayat (1) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pemerasan. AA divonis hakim dengan pidana hukuman selama 10 bulan.

Rusli mengaku saat ini pihaknya sedang memeriksa berkas HJ guna segera dilimpahkan ke PN Tipikor Samarinda. Ia berharap nantinya tidak ada kekurangan berkas yang memicu lamanya pelimpahan atau tahap dua tersangka. “Ya, pastinya kami ingin supaya tidak ada lagi kekurangan berkasnya. Jadi langsung bisa kami limpahkan tersangkanya termasuk dua tersangka kasus korupsi KSOP,” beber Rusli. (raw/ash)


BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 10:11

Penumpang Keluhkan Keberadaan Anjing Pelacak

NUNUKAN – Penumpang tujuan Tarakan di Pelabuhan Lintas Batas Laut…

Rabu, 22 Mei 2019 10:09

ALHAMDULILLAH..!! 417 Warga Binaan Terima Remisi Idulfitri

NUNUKAN – Total 417 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas…

Rabu, 22 Mei 2019 10:08

SAYANG SEKALI..!! Bangunan Baru Tak Kunjung Digunakan

NUNUKAN – Gedung baru Pelabuhan Tunon Taka, hingga saat ini…

Rabu, 22 Mei 2019 10:06

Sita Sejumlah Senpi dan Sabu

NUNUKAN – Personel Satuan Reserse Narkoba (Sat Reskoba) Polres Nunukan…

Selasa, 21 Mei 2019 11:25

PLN Akui Sulit Alih Kelola PLTMG Sebaung

NUNUKAN – Kerusakan beberapa unit mesin di Pembangkit Listrik Tenaga…

Selasa, 21 Mei 2019 11:23

Tukin Reguler ASN Cair, THR Honorer Nihil

NUNUKAN – Selain gaji, tunjangan kinerja (tukin) reguler aparatur sipil…

Selasa, 21 Mei 2019 11:19

Dimangsa Buaya, WNI Ditemukan Tanpa Kepala

NUNUKAN – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) diketahui kesehariannya  sebagai…

Selasa, 21 Mei 2019 11:18

Modal Silaturahmi, Dapat Anggaran Rp 40 Miliar

NUNUKAN – Sekolah di perbatasan kembali mendapatkan anggaran dari Kementerian…

Selasa, 21 Mei 2019 11:17

Petugas PPK Sebatik Utara Terancam Pidana Pemilu

NUNUKAN – Seorang anggota atau petugas Panitia Pemungutan Suara Kecamatan…

Senin, 20 Mei 2019 13:05

Empat Mesin PLTMG Sebaung Tak Beroperasi

NUNUKAN – Kekurangan daya listrik selama Ramadan kembali terjadi. Kekurangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*