MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 06 November 2018 12:42
Utamakan Pencegahan Dini Potensi Pelanggaran
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TANA TIDUNG- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tana Tidung (KTT) mengutamakan upaya pencegahan dalam pengawasan pemilu 2018 mendatang. Pencegahan merupakan upaya mengantisipasi potensi pelanggaran. Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu Tana Tidung, Chaeril.

Ia membeberkan, pengawasan Bawaslu KTT lebih pada pencegahan dini potensi pelanggaran yang mengganggu integritas proses dan hasil pemilu.

"Jadi selain pengawasan, kami lakukan pencegahan dan bisa sampai pada penindakan," kata Chaeril, Senin (5/11).

Ia menyampaikan soal batas waktu penanganan pelanggaran, yakni Bawaslu mengkaji setiap temuan atau laporan yang diterima dan memutuskannya untuk ditindaklanjuti atau tidak menindaklanjuti paling lambat tiga hari setelah laporan diterima. Sedangkan soal rekomendasi pelanggaran dan tindak pidana pemilihan bisa ditempuh lanjut Chaeril, yakni apabila pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu, maka direkomendasikan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

"Pelanggaran administrasi direkomendasikan kepada KPU sesuai tingkatan. Untuk tindak pidana pemilu atau pilkada diteruskan kepada penyidik Polri. Bawaslu Tana Tidung masih terus melakukan imbauan secara persuasif kepada peserta pemilu untuk menertibkan sendiri alat peraga kampanye (APK) yang melanggar untuk dipasang sesuai  yang diatur dalam regulasi," jelasnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) KTT, Muchtar Bukoting, sangat menyanyangkan masih adanya pelanggaran pemasangan baliho, spanduk dan alat peraga lainnya dari tempat yang telah disediakan sampai pada ukuran yang telah ditentukan. Menurutnya pemasangan APK itu harusnya sudah diatur oleh KPU ketika sudah dimulainya masa kampanye per tanggal 23 September lalu.

“Setelah masuk masa kampanye APK sudah di lisensi oleh KPU, peserta tidak di perkenankan untuk membuat APK yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku apalagi merubah dan menambah ukuran,” ungkapnya.

Muchtar menegaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengambil langkah untuk bersama-sama mengambil tindakan.

“Tergantung pemasangannya, kalau APK itu di pasang di pohon artinya itu melanggarp, tentunya kami akan koordinasi dengan pihak Satpol PP.  Yang jelas kami akan segera melakukan tindakan mengenai hal itu,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini Muchtar juga  mengimbau kepada para peserta pemilu untuk berkampanye dengan baik dan taat aturan.“Silakan berkampanye, tapi tetap taati aturan dan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya. (*/rko/zia)


BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 15:28

Lebih Langsing dengan Berenang

<p>Berenang termasuk olahraga yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan orang lebih menganggap olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*