MANAGED BY:
RABU
20 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 05 November 2018 15:13
Tak Indahkan Aturan Kampanye, Bisa Dipidana
BERSIH APK: Salah satu fasilitas umum yang harus bersih dari atribut kampanye. JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Di masa-masa kampanye ini, setiap calon legislatif (caleg) diberikan peluang untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Namun dengan tetap mengindahkan aturannya. Seperti pemasangan alat peraga kampanye (APK) yang wajib mengikuti UU Pemilu. Lantas lokasi apa saja yang tidak dibolehkan memasang APK?

Kepada Radar Tarakan, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tarakan Sulaiman mengatakan, bahwa pada dasarnya setiap parpol diberikan kesempatan untuk mencetak baliho sebanyak 5 lembar. Ditempatkan di masing-masing sekretariat, posko pemenangan, rumah caleg dan sebagainya. Sementara itu, pemasangan APK dilarang jika berada di rumah sakit, rumah ibadah, sekolah, dan fasilitas pemerintah seperti pelabuhan dan bandara. “Termasuk halaman fasilitas umum pun dilarang,” terang Sulaiman.

Pemasangan baliho biasanya diidentikkan dengan foto, nomor urut, visi misi, dan logo parpol. Namun, jika dalam baliho tersebut hanya mencantumkan foto, dan terpampang di sejumlah lokasi yang dilarang, Sulaiman menegaskan bahwa hal tersebut merupakan citra diri caleg. Oleh sebab itu, jika menemukan foto caleg tanpa embel-embel, Bawaslu akan tetap melakukan penertiban.

Sulaiman membeberkan jika pihaknya telah melayangkan surat peringatan kepada RSUD Tarakan untuk menurunkan foto caleg yang berada di lingkungan fasilitas umum itu. “Kami beriktikad baik, jangan sampai kami main cabut saja tanpa koordinasi, karena semuanya sudah kami surati,” katanya.

Nah, jika kemudian hari surat peringatan tersebut tidak diindahkan, maka akan diproses Bawaslu, seperti melakukan penertiban pada pemasangan foto caleg tersebut. Namun jika di kemudian hari tindakan penertiban tidak diindahkan, maka Bawaslu bisa mengenakan sanksi pidana dengan alasan telah menghalang-halangi penyelenggara pemilu.

“Kalau masih terus dilakukan, calegnya bisa saja disanksi seperti tidak boleh berkampanye dalam waktu sebulan, atau didiskualifikasi dari caleg, tapi macam-macam sanksinya. Kalau dilepas (foto caleg), berarti ini benar-benar untuk kepentingan sosial,” tutupnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Tarakan Hasbi Hasyim mengatakan, bahwa usai menerima surat dari Bawaslu, pihaknya langsung mencopot foto caleg yang berada di RSUD, kemudian melaporkannya kepada Gubernur Kaltara. “Karena suratnya resmi, ya kami juga resmi mencabut,” bebernya.

Menurut Hasbi, masyarakat saat ini sulit membedakan antara politik dengan yang tidak berbau politik. “Kecuali kalau ada tulisannya pilih caleg ini, ya salah. Tapi itu sudah kami cabut sejak beberapa hari lalu,” urainya. (*/shy/lim)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 11:40

Gas PGN Normal, Kok Listrik PLN Ngga Nyala-Nyala...

TARAKAN - PT Medco EP menjamin pekerja yang menjadi korban…

Selasa, 19 Maret 2019 11:38

Tak Ada Jaminan PLN Sampai Kapan Padam

SEHUBUNGAN dengan adanya insiden ledakan di Stasiun Pengumpul Gas Utama…

Selasa, 19 Maret 2019 11:35

Terdengar Letupan Usai Genset Mati

TARAKAN - Diduga adanya arus pendek listrik, satu rumah di…

Selasa, 19 Maret 2019 11:30

Sukses Ungkap 10 Kg Narkoba, Kapolres Beri Target Baru

KAPOLRES Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan mengapresiasi terhadap kinerja Satreskoba Polres…

Selasa, 19 Maret 2019 10:39

Sebagian Ekspor Masih Singgah Surabaya

TARAKAN- Meski ekspor plywood di Bumi Paguntaka saat ini telah…

Selasa, 19 Maret 2019 10:37

TNI Siap Bantu Polri Mengamankan Pemilu

TARAKAN – Komandan Kodim (Dandim) 0907 Tarakan  Letkol Inf Eko…

Selasa, 19 Maret 2019 10:33

Warga di Sini Harap Banget Pengaspalan Tahun Ini

TARAKAN - Jalan yang masih bertekstur tanah dan pasir selalu…

Senin, 18 Maret 2019 11:00

BLARRRR...!! Satu Pekerja Tewas di Stasiun G-8 Medco E&P

TARAKAN – Sudarman (35) dan Boy (40) berada di sekitar…

Senin, 18 Maret 2019 10:58

KUMAT LAGI..!! Pemadaman Listrik Bergiliran 4 Jam

PEMADAMAN yang direncanakan selama 14 jam meleset jauh dari jadwal…

Senin, 18 Maret 2019 10:57

14 Jam Gas PGN Terhenti

KEPOLISIAN masih melakukan penyelidikan terhadap ledakan di area Stasiun Pengumpul…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*