MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 05 November 2018 09:56
660 Miras Ilegal Gagal Beredar
TIDAK LOLOS: Ratusan miras gagal beredar setelah diamankan personel Satgas Marinir Balansiku, Kecamatan Sebatik, Kamis (1/11). LANAL NUNUKAN UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN –Personel Satuan Tugas Marinir(Satgasmar) Ambalat XXIII yang bertugas di Pos Balansiku, Kecamatan Sebatik mengamankan 660 botol minuman keras (miras), Kamis (1/11).

Komandan Lanal Nunukan, Letkol Laut (P) M. Machri Mokoagow, M. Tr. Hanla saat melakukan jumpa pers di Pos Satgasmar Ambalat XXIII, mengatakan, penangkapan 660 botol miras dilakukan oleh personel Satgasmar Ambalat yang betugas di Pos Balansiku, Kecamatan Sebatik.

“Pemilik miras tersebut adalah F, merupakan warga Kecamatan Sebatik Timur,” kata M. Machri Mokoagow, M. Tr. Hanla.

Dia menjelaskan, diduga miras yang diamankan didatangkan dari Tawau, Malaysia dan ingin dibawa ke Nunukan. Namun saat diangkut menggunakan truk, melawati depan pos Satgasmar Ambalat XXIII di Desa Balansiku dilakukan pemeriksaan, dan ditemukan miras yang tersimpan rapi dalam kardus.

Jumlah miras yang diamankan berbagai jenis, seperti merek black jack 23 kardus dengan jumlah 276 botol, merek labour 20 kardus sebanyak 240 botol. Red bull 12 kardus sebanyak 144 botol. Kendaraan yang digunakan dengan nomor polisi (nopol) KT 8000 FC.

Jumlah miras yang diamankan, sesuai harga dari Tawau, Malaysia sekira RM 40 ribu. Jika dirupiahkan sekiara Rp 70 juta hingga Rp 80 juta. Miras tersebut diduga ilegal dan tidak memiliki dokumen resmi, sehingga harus diamankan.

Miras yang didatangkan dari Tawau, Malaysia, jika berhasil lolos setidaknya merugikan negara hingga ratusan juta rupiah. Karena tidak dilengkapi pita cukai, PNN dan dokumen masuk pastinya menyebabkan kerugian negara.

Komitmen untuk memberantas peredaran miras di daerah perbatasan telah dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Nunukan. Mulai Kecamatan Nunukan, Nunukan Selatan, Sebuku, Sembangkung dan Lumbis, Lumbis Ogong, Tulin Onsoi, hingga ke Pulau Sebatik. Namu, tetap masih banyak cara orang yang tak bertanggung jawab ingin melakukan aktivitas ilegal tersebut.

“Peredaran miras ini harus diberentas dan butuh keseriusan, agar para pengedar miras akan semakin kesulitan untuk melakukan aktivitas,” kata Kepala Satpol PP Nunukan, Abdul Kadir. (nal/udn)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 11:56

Perdana, 63 Ton Menuju Korea Selatan

NUNUKAN – Budidaya rumput laut yang menjadi unggulan masyarakat Nunukan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:55

Dua WNI Dapat Tindakan Kekerasan

NUNUKAN – Dua WNI yang bekerja di Sabah, Malaysia, mendapatkan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:54

WNI Dipulangkan Dari Kota Kinabalu

NUNUKAN – Sebanyak 150 orang buruh migran Indonesia (BMI) yang…

Jumat, 18 Januari 2019 11:53

Pilkades Batal Dilaksanakan

NUNUKAN – Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Kades) terpaksa ditunda setelah…

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

Usulkan Rp 134 Miliar untuk Pembangunan Bandara Krayan

NUNUKAN – Sejumlah Bandar Udara (Bandara) perintis di Krayan bakal…

Jumat, 18 Januari 2019 09:38

Jalan Poros Sebatik Bisa Dilewati Kembali

NUNUKAN – Jalan Bukit Keramat di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik…

Jumat, 18 Januari 2019 09:36

Perlu Pertimbangan Tak Terima Guru Honorer

NUNUKAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah…

Rabu, 16 Januari 2019 12:01

PLBN Butuh Lahan Tujuh Hektare

NUNUKAN – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan dibangun di…

Rabu, 16 Januari 2019 11:59

DPUPRPKP Bertahap Lakukan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Jalan menuju Pantai Wisata Kayu Angin, Desa Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 11:58

Februari, Gedung Lama Puskesmas Nunukan Tutup

NUNUKAN – Akibat situasi dan kondisi yang tidak memadai lagi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*