MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 30 Oktober 2018 14:32
Urgen, Kaltara Butuh Rumah Sakit Jiwa..!!
DISKUSI: Acara Respons Kaltara yang dihadiri Kepala Dinkes Kaltara Usman, Dirut RSUD Tarakan dr. M. Hasbi Hasyim dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tarakan dr. Wahyudi Putra Pujianto di Tanjung Selor, Senin (29/10). IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Kondisi layanan kesehatan di Kalimantan Utara (Kaltara) hingga saat ini masih terbilang minim. Sejauh ini, fasilitas yang ada, hanya rumah sakit umum (RSU), sementara rumah sakit jiwa (RSJ) dan ketergantungan obat belum ada.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Usman mengatakan, keberadaan rumah sakit khusus penanganan masalah kejiwaan itu sangat mendesak serta sangat dibutuhkan di provinsi termuda Indonesia ini. 

"Itu (pembangunan RSJ) sudah kita rencanakan. Kalau bisa itu (RSJ) diadakan, mengingat RSJ ini menurut saya sangat mendesak," ujar Usman kepada Radar Kaltara saat menjadi salah satu narasumber di acara Respon Kaltara di Tanjung Selor, Senin (29/10).

Direktur Utama (Dirut) RSUD Tarakan, dr. M. Hasbi Hasyim menambahkan, soal kebutuhan RSJ itu sudah disampaikan ke Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie. Melihat kondisi saat ini, Kaltara sangat diharapkan dapat memikiki RSJ dan ketergantungan obat.

"Ini menjadi masalah buat kami sebagai layanan rumah sakit umum. Karena rumah sakit umum itu hanya fase akut tiga bulan pertama. Setelah itu sudah harus dialihkan ke rumah sakit jiwa," jelasnya.

Saat ini, RSUD Tarakan hanya memiliki kurang dari 30 bed (tempat tidur). Sementara pasien yang dirawat lebih dari 100 orang. Meskipun dari jumlah itu ada yang sudah sembuh dan bisa berkomunikasi serta sudah terkontrol.

"Namun, persoalan lain yang kita hadapi saat ini, adanya stigma di masyarakat kita yang mengangap hal itu (penyakit jiwa) sebagai aib, sehingga pihak keluarga tidak mau mengambil keluarganya kembali, meskipun sudah sembuh," katanya.

Jikapun ada yang sudah diambil keluarganya, biasanya seminggu atau sebulan kemudian masuk lagi. Memang Gubernur sempat memerintahkan untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa tidak bisa seperti itu. Tapi pihak RSUD juga serba salah, karena pasien yang masuk tidak boleh ditolak. 

"Kalau kami tolak, itu bisa jadi problem lagi ke depannya," tegas Hasbi.

Intinya, hal itu sudah disampaikan secara formal ke Gubernur dan Sekretaris Provinsi (Sekpro) Kaltara sebagai salah satu usulan. Hanya saja, untuk realisasinya tetap harus menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Artinya, jika melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kaltara tidak mampu, perencanaan itu dapat diusulkan ke pusat untuk ditindaklanjuti melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

"Pastinya yang harus dilakukan saat ini adalah penyaiapan lahan. Dan lahan itu harus dipastikan tidak bermasalah atau dalam kata lain sudah bersertifikat dan tidak dalam keadaan sengketa," pungkasnya. (iwk/nri)


BACA JUGA

Jumat, 24 Mei 2019 10:41

MN Tak Terima Status Tersangka

TANJUNG SELOR – MN, salah satu anggota DPRD Bulungan tak…

Jumat, 24 Mei 2019 10:39

Transportasi Laut Diprediksi Dipadati Pemudik

TANJUNG SELOR – Belakangan ini sejumlah masyarakat yang ingin pulang…

Jumat, 24 Mei 2019 10:37

Dugaan Pencemaran Sungai Tanjung Rumbia Tak Terbukti

TANJUNG SELOR – Hasil uji sampel air sungai yang diduga…

Jumat, 24 Mei 2019 10:36

Perkara Oknum Caleg Dilimpahkan ke Kejaksaan

TANJUNG SELOR – Proses tahapan pemilu 2019 yang sudah berlangsung…

Jumat, 24 Mei 2019 10:35

Kemiskinan Jadi Catatan BPK

TANJUNG SELOR – Meski memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),…

Kamis, 23 Mei 2019 13:53

Driver Dilarang Melebihi Kecepatan

TANJUNG SELOR – Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara), Brigjen Pol Indrajit…

Kamis, 23 Mei 2019 13:51

Tak Jalankan Inpres, Rapor Merah Menanti

TANJUNG SELOR - Percepatan pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung…

Kamis, 23 Mei 2019 13:50

Tanpa Papan Tulis, Ruang Belajar Tetap Menyenangkan Bagi Murid

DUNIA pendidikan awal bagi generasi penerus bangsa memang sangatlah penting.…

Kamis, 23 Mei 2019 13:49

Tak Ada Toleransi Pelaku Pencabulan Anak

TANJUNG SELOR – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk…

Kamis, 23 Mei 2019 13:47

Makam Kerap Dijadikan Tempat Mabuk-Mabukan

TANJUNG SELOR – Lokasi area tempat pemakaman umum (TPU) Tanjung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*