MANAGED BY:
RABU
19 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 29 Oktober 2018 16:11
Berpotensi Diperpanjang Kali Kedua
MASIH MINIM: Meski sudah diperpanjang, angka cakupan imunisasi MR di Kaltara tetap rendah. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Meski progam imunisasi measles rubella (MR), diperpanjang oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) hingga 31 oktober. Namun, cakupan imunisasi di Kalimantan Utara (Kaltara) hingga saat ini belum terpenuhi.

Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, cakupan MR kepada anak usia 9 bulan hingga 15 tahun hanya 62,33 persen.   “Artinya, kita di Kaltara masih kurang 33 persen untuk mencapai target Nasional sebanyak 95 persen,” ungkap Usman, Kepala Dinkes Kaltara kepada Radar Kaltara, Minggu (28/10).

Adapun waktu yang tersisa hanya tiga hari saja untuk mencapai target tersebut. Hal itu tentunya sangat sulit terjadi, karena sampai saat ini masih ada saja orang tua yang menolak anaknya mendapatkan vaksin. “Jadi saya rasa hal itu sangat sulit terjadi,” ujarnya.

Apakah nantinya ada perpanjangan lagi dari Kemenkes atau tidak, pihaknya belum berkomentar secara pasti. Yang jelas diakhir waktu yang sudah di tetapkan oleh Kemenkes cakupan itu akan terlebih dahulu dilakukan evaluasi. “Kita tunggu saja nanti seperti apa keputusan dari Kemenkes,” sebutnya.

Karena bukan hanya di Kaltara saja yang belum memenuhi cakupan itu, ada di beberapa provinsi lainya yang belum terpenuhi. “Yang jelas selama ini kita sudah berupaya, agar dapat memenuhi cakupan 95 persen,” kata Usman.

Adapun upaya yang dilakukan yaitu dengan aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat perihal bahaya penyakit campak dan rubella. “Tapi meskipun kami aktif mensosialisasikan kepada masyarakat masih ada saja orang tua yang menolak anaknya mendapatkan vaksin,” ujarnya.

Menurut Usman, dengan masih adanya anak yang belum mendapatkan imunisasi, bukan tidak mungkin anak itu akan menjadi sumber infeksius. “Penyakit ini juga sangat mudah menular melalui percikan besin atau batuk,” jelasnya.

Bahkan berdasarakan data laporan yang diterima Dinkes Kaltara pada tahun 2016, sebanyak 615 dinyatakan suspect (dicurigai) terkena penyakin campak dan rubella, dari jumlah itu sebanyak 48 jiwa dinyakan positif campak.

Kemudian di tahun 2017 pihaknya kembali menerima 626 jiwa suspect, sebanyak 33 jiwa dinyatakan positif campak  dan 14 jiwa positif rubella. Kalau di tahun 2018 ada 190 jiwa yang suspect 2  di antaranya dinyatakan positif campak sementara 8 jiwa positif rubella.  “Dari data itu kita bisa lihat kalau penyakit campak dan rubella ini ada, bukan hanya sekadar cerita saja,” ujarnya.

Usman menambahkan, dengan mendapatkan vaksin daya tahan tubuh anak akan lebih kuat dari anak yang belum mendapatkan vaksin, apalagi sejauh ini belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan penyaki ini.

“Hanya dengan vaksin ini saja anak mendapatkan kekebalan tubuh di massa mendatang,”pungkasnya. (*/jai/nri)


BACA JUGA

Selasa, 18 Juni 2019 12:15

Tidak Direspons, Warga Ancam Golput

TANJUNG SELOR – Warga Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah…

Selasa, 18 Juni 2019 12:11

Gubernur Instruksikan Beri 'Surat Cinta'

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto…

Selasa, 18 Juni 2019 12:10

Kapasitas Hanya Ratusan, Dihuni Ribuan Warga Binaan

TANJUNG SELOR – Sejak Januari, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan sudan…

Selasa, 18 Juni 2019 12:09

Jadikan Valentino Rossi Ikon di Spanduk Imbauan

Siapa yang tak mengenal Valentino Rossi. Ya, nyaris seluruh pecinta…

Selasa, 18 Juni 2019 11:53

KPU Usulkan Rp 35 M untuk Pilbup

TANJUNG SELOR – Menjelang tahapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada)…

Senin, 17 Juni 2019 12:21

Pemkab Diminta Aktif Atasi Persoalan BBM

TANJUNG SELOR – Persoalan pengetap di Tanjung Selor seperti tidak…

Senin, 17 Juni 2019 12:19

Arus Balik Berakhir, Pengawasan Tetap Ditingkatkan

TANJUNG SELOR - Meskipun puncak arus balik melalui Pelabuhan Kayan…

Senin, 17 Juni 2019 12:18

Disdikbud Buka Jalur Repatriasi untuk Anak TKI

TANJUNG SELOR - Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun…

Senin, 17 Juni 2019 12:17

Warga Inisiatif Tarik Iuran, Sehari Terkumpul Rp 3,2 Juta

Per 15 Juni lalu, setiap pengendara yang melintas di Jembatan…

Senin, 17 Juni 2019 12:14

Ombudsman Sarankan Pasang CCTV di Taman

TANJUNG SELOR – Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*