MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 22 Oktober 2018 10:00
Politik Uang Ancaman Pemilu 2019
Ratna Dewi Pettalolo. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Kursi legislatif memang sedang dalam incaran banyak orang saat ini. Tak jarang, untuk mendapatkan simpati dan dukungan dari masyarakat, banyak bakal calon yang menggunakan kesempatan politik uang sebagai senjata yang dianggap ampuh. Hal inilah yang menyebabkan capaian politik uang bagi penyelenggara saat ini menjadi sulit.

Anggota Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu) Divisi Penindakan, Dr. Ratna Dewi Pettalolo, SH, MH mengatakan bahwa, pada dasarnya politik uang menjadi bahaya dalam pemilu 2019. Untuk itu, persoalan politik uang tak hanya menjadi bagian dari Bawaslu, namun juga menjadi perhatian masyarakat.

“Masyarakat harus terdorong untuk bisa menjadi bagian penting menyelamatkan pemilu,” ujarnya.

Untuk itu, demi menjaga jalannya pemilu yang jujur, setiap masyarakat wajib menolak adanya politik uang kemudian mengajak pemilih yang lain agar tidak terlibat dalam pelaksanaan politik uang.

Dalam menjalankan tugasnya, Bawaslu memiliki gerakan politik uang dengan mengajak masyarakat secara luas. Sebab, yang menjadi objek dalam pelaksanaan politik uang merupakan masyarakat. Sehingga jika masyarakat telah menutup ruang politik uang, maka pelaksanaan politik uang dapat diminimalisir. “Tapi kalau harapan kami agar politik uang tidak terjadi sama sekali, itu masih belum tercapai,” ungkapnya.

Meski begitu, pihaknya berharap agar di pemilu 2019 mendatang, setiap masyarakat yang akan melakukan pemilihan dapat semakin cerdas untuk melakukan pemilihan. Sebab pada prinsipnya proses pemilihan tidak dilandasi pada proses jual beli suara, tetapi berdasarkan keyakinan akan potensi kepemimpinan calon yang akan dipilih tersebut.

“Jadi salah satu strategi kami adalah mengajak masyarakat untuk melakukan penolakan terhadap politik uang,” tegasnya.

Gerakan politik uang sudah dilaksanakan pihaknya sejak proses pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018 lalu. Sehingga menurutnya pelaksanaan gerakan politik uang sudah lumrah dan dikenal masyarakat luas. (*/shy/eza)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 12:16

Adipura Lepas, TPA Over

TARAKAN – Kota Tarakan, satu dari empat kota lain di…

Rabu, 16 Januari 2019 12:14

Kasus Calon Anggota DPD Ditutup, ASN Dilanjutkan

TARAKAN - Sebanyak 3 anggota calon DPD RI dapil Kalimantan…

Rabu, 16 Januari 2019 12:12

Giliran Jasa Pengiriman Terdampak

TARAKAN – Tidak hanya tiket pesawat yang naik puluhan persen.…

Rabu, 16 Januari 2019 12:10

10-20 Perda Setiap Tahun

PRODUK hukum berupa peraturan daerah (perda) yang dibahas bersama, eksekutif…

Rabu, 16 Januari 2019 11:38

Sering Ancam Tetangga, AD Dijebloskan ke Penjara

TARAKAN – Akibat sering melakukan pemerasan dan pengancaman menggunakan pisau…

Rabu, 16 Januari 2019 11:32

Pompa Rusak, Bukit Tak Teraliri

TARAKAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam hingga…

Rabu, 16 Januari 2019 11:28

Berharap Miliki Drainase Lebar

TARAKAN - Kondisi jalan yang berada di RT 54 Kelurahan…

Rabu, 16 Januari 2019 11:18

Disangka Bom, Tim Gegana Amankan Tas Hitam

TARAKAN - Rabu pagi (16/1) sekitar pukul 07.00 WITA, Warga…

Selasa, 15 Januari 2019 19:20

Yos Sudarso Gugur Bersama Tiga KRI dengan Heroik

TARAKAN – Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) XIII Laksamana…

Selasa, 15 Januari 2019 14:04

Tiket Pesawat Mahal, Beralih ke Jalur Laut

TARAKAN - Kenaikan harga tiket pesawat membawa dampak luas kepada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*